Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Picky Eating Pada Anak Usia 3-6 Tahun Di PAUD Tunas Harapan Batu Ampar Jakarta Timur Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16451/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Picky Eating Pada Anak Usia 3-6 Tahun Di PAUD Tunas Harapan Batu Ampar Jakarta Timur Tahun 2019

Amalia, Ayu

Picky Eating merupakan perilaku penolakan terhadap makanan pada anak baik yang sudah dikenalnya maupun makanan yang baru ingin dicoba karena faktor tertentu. Picky Eating bisa terjadi pada anak usia pra sekolah yaitu anak usia 3-6 tahun atau mereka yang duduk di sekolah PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan picky eating pada anak-anak di PAUD Tunas Harapan Batu Ampar Jakarta Timur. Subjek penelitian ini adalah ibu atau pengasuh dari anak-anak di PAUD Tunas Harapan Batu Ampar Jakarta Timur yang berjumlah 88 orang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penentuan atau cara pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling, sementara pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisioner serta analisis data menggunakan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penyakit infeksi dengan picky eating (p<0,05). Sedangkan riwayat ASI eksklusif, kelainan gigi, pola asuh makan, pekerjaan, pendidikan, dan pengetahuan ibu tidak terdapat hubungan dengan picky eating (p>0,05). Berdasarkan penelitian ini, supaya anak tidak terkena penyakit infeksi disarankan kepada ibu atau pengasuh untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar, kebersihan diri anak dengan menerapkan cuci tangan sebelum dan sesudah makan maupun sehabis bermain dari luar rumah serta berikan makanan yang bergizi untuk anak-anak.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16451/1/FIKES_GIZI_1505025030_%20AYU%20AMALIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Persepsi Bentuk Tubuh, Gangguan Makan, Pengetahuan Gizi Dan Asupan Makanan Dengan Status Gizi Pada Penari Remaja Putri Di Sanggar Ayodya Pala

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16462/

Hubungan Persepsi Bentuk Tubuh, Gangguan Makan, Pengetahuan Gizi Dan Asupan Makanan Dengan Status Gizi Pada Penari Remaja Putri Di Sanggar Ayodya Pala

Ismayanti, Digahayu

Penelitian Pada Kelompok Remaja Yang Berprofesi Sebagai Penari Rentan Mengalami Gizi Kurang. Pada Penelitian Di Turki 72,2% Penari Remaja Memiliki IMT <18,5 Kg/M2. Selain Itu, Di Cina IMT Penari Ballet Sebesar 18,3 Kg/M2 Dengan Asupan Energi Harian Sebesar 1700 Kalori. Penari Cenderung Membatasi Asupan Makan Agar Dapat Mencapai Bentuk Tubuh Ideal. Sebuah Studi Yang Dilakukan Oleh Burckhardt, Ditemukan 70% Dari Penari Memiliki Rata-Rata Tingkat Asupan Zat Gizi Sehari-Hari Di Bawah 85% Angka Kecukupan Gizi, Penari Cenderung Memiliki Persepsi Bentuk Tubuh Yang Negatif Sehingga Beresiko Untuk Terkena Gangguan Makan Jika Tidak Memiliki Pengetahuan Gizi Yang Baik. Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Hubungan Persepsi Bentuk Tubuh, Gangguan Makan, Pengetahuan Gizi, Dan Asupan Makanan Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Di Sanggar Ayodya Pala. Penelitian Ini Dilakukan Pada Bulan Juni 2019 Di Sanggar Ayodya Pala. Metode Penelitian Adalah Cross Sectional Study. Penelitian Ini Menggunakan Teknik Total Sampling Yang Berarti Seluruh Total Populasi Merupakan Subjek Penelitian. Penelitian Ini Menyimpulkan Bahwa Terdapat Hubungan Yang Signifikan Antara Persepsi Bentuk Tubuh, Gangguan Makan, Pengetahuan Gizi Dan Asupan Makanan Dengan Status Gizi. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16462/1/FIKES_GIZI_%201505025044_%20DIGAHAYU%20ISMAYANTI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kecukupan Modal dan Pembiayaan Bermasalah terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Syariah Tahun 2014-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16448/

Pengaruh Kecukupan Modal dan Pembiayaan Bermasalah terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Syariah Tahun 2014-2018

Annida, Annida

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16448/1/FEB_MNJ_1602025132_Annida.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Leverage, Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Audit Fee, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan Terhadap Tax Avoidance

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16437/

Pengaruh Leverage, Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Audit Fee, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan Terhadap Tax Avoidance

Febriyana C P, Fijri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage, likuiditas, pertumbuhan penjualan, kualitas audit, audit fee, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah leverage, likuiditas, pertumbuhan penjualan, kualitas audit, audit fee, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan. Sedangkan variable dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance yang diukur menggunakan ukuran cash effective tax rate (CETR). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 7 perusahaan yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling dengan 35 data observasi yang merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan tahun 2014-2018. Metode penelitian ini menggunakan metode eksplanasi dengan metode Analisa yang digunakan adalah Analisa regresi linear berganda.
Hasil penelitian menggunakan SPSS Versi 20 diperoleh persamaan regresi linear berganda CETR = 366,246 + 1,313X1 + 0,540X2 – 0,180X3 – 70,625X4 – 15,402X5 – 1,557X6 – 5,269X7. Hasil menunjukan bahwa rasio Leverage secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,020 < 0,05, Likuiditas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05, Pertumbuhan Penjualan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikanterhadap tax avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,276 > 0.05, Kualitas Audit secara parsial berpengaruh negatif secara signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,030 < 0.05, Audit Fee secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,270 > 0.05, Ukuran Perusahaan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,906 > 0.05, Umur Listing Perusahaan secara parsial berpengaruh negative secara signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0.05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variable terikat dapat dilihat berdasarkan nilai Adjusted R Square (R2) sebesar 0,479 yang dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel independen (Rasio Leverage, Rasio Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Fee Audit, Ukuran Perusahaan, Umur List Perusahaan) unt uk menjelaskan variasi pada variabel dependen (Tax Avoidance) sebesar 47,9% sedangkan sisanya 52,1% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ini penulis memberikan beberapa saran bagi peneliti selanjutnya yaitu menambah sampel yang lebih banyak, memperluas variabel, memperpanjang rentang waktu, sehingga dapat memperkuat hasil kesimpulan yang telah dilakukan oleh penelitian-penelitian terdahulu. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16437/1/FEB_AKT_1602015190_FIJRI%20FEBRIYANA%20CP.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pajak, Mekanisme Bonus, Intangible Assets, dan Tunneling Incentive pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16438/

Pengaruh Pajak, Mekanisme Bonus, Intangible Assets, dan Tunneling Incentive pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

Subrata, Bebby Bimantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive pada keputusan transfer pricing perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel dalam penelitian ini adalah pajak (X1), mekanisme bonus (X2), intangible assets (X3), tunneling incentive (X4) dan transfer pricing (Y). Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 9 (sembilan) perusahaan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu menelusuri laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi tahun 2014-2018 melalui situs BEI (www.idx.co.id). Data diolah dengan menggunakan analisis akuntansi, analisis deskriptif, analisis regresi logistik, uji kelayakan model regresi, uji keseluruhan model regresi, uji koefisien determinasi model, dan omnibus test of model coefficient.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Pajak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,041 < 0,05. Mekanisme Bonus tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilaisignifikansi Kompensasi Bonus 0,694 < 0,05. Intangible Assets berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,035 < 0,05. Tunneling Incentive tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,999 < 0,05. Hasil nilai Chisquare menunjukkan bahwa secara simultan variabel pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,750 hal ini berarti pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive menjelaskan 75% sedangkan sisanya 25% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini seperti tingkat profitabilitas, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan variabel lainnya dan menggunakan sampel perusahaan lebih banyak sehingga memungkinkan hasilnya lebih baik dari penelitian ini dan memperoleh hasil yang lebih maksimal. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16438/2/FEB_AKT_1602019010_BEBBY%20BIMANTARA%20SUBRATA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan dan Financial Technology terhadap Keputusan Investasi Generasi Millenial

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16441/

Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan dan Financial Technology terhadap Keputusan Investasi Generasi Millenial

Nabilah, Fildzah

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana pengaruh antara literasi keuangan dan financial technology terhadap keputusan investasi yang diuji pada generasi millennial.
Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi and adjusted R square dan uji hipotesis.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara stimultan variabel literasi keuangan dan financial technology berpengaruh terhadap keputusan investasi. Secara parsial variabel Literasi Keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Investasi Generasi Millenial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan literasi keuangan berdasarkan dari indikator pernyataan, memiliki pengaruh terhadap keputusan investasi karena generasi millennial sudah sadar akan manfaat menabung dalam pengelolaan keuangan pribadi mereka. Secara parsial variabel Financial Technology memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan investasi karena kemudahan dari aplikasi fintech yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16441/1/FEB_MNJ_1602025262_Fildzah%20Nabilah.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan dalam Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan Tahunan terhadap Penerimaan Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Jakarta Cilandak

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16442/

Pengaruh Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan dalam Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan Tahunan terhadap Penerimaan Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Jakarta Cilandak

Sinaga, Chandra Ardiansyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kepatuhan wajib pajak orang pribadi dan badan dalam pelaporan SPT pajak penghasilan tahunan terhadap penerimaan pajak. Variabel yang diteliti adalah kepatuhan wajib orang pribadi dan badan dalam pelaporan SPT pajak penghasilan tahunan sebagai variabel independen dan penerimaan pajak sebagai variabel dependen. Populasi penelitian ini adalah Kantor Pelayanan Pajak Cilandak. Data penelitian ini bersifat primer yang dikumpulkan dengan cara menyebar kuesioner. Dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Dengan bantuan SPSS 17.0. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Accidental Sampling yaitu wajib pajak yang membayar dan melaporkan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Cilandak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepatuhan wajib pajak orang pribadi dalam pelaporan SPT pajak penghasilan tahunan tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak dengan tingkat signifikansi sebesar 0,923 > 0,05 Sedangkan variabel kepatuhan wajib pajak orang badan dalam pelaporan SPT pajak penghasilan tahunan berpengaruh signifikan terhadap penerimaanpajak dengan tingkat signifikansi sebesar 0,00 < 0,05. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak orang pribadi dan badan dalam pelaporan SPT pajak penghasilan tahunan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Berdasarkan hasil total adjust R square menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kepatuhan wajib pajak orang pribadi dan badan dalam pelaporan SPT pajak penghasilan tahunan terhadap penerimaan pajak, yaitu sebesar 14%. Dan sisanya sebesar 86% dipengaruhi variabel lain seperti faktor individu, budaya organisasi dan motivasi. Oleh sebab itu, disarankan kepada kantor pelayanan pajak untuk meningkatkan penerimaan pajak harus lebih banyak melakukan sosialisasi perpajakan yang lebih inovatif dan tidak kaku sehingga wajib pajak lebih sadar dan peduli untuk membayarkan pajaknya. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16442/1/FEB_AKT_1702019007_CHANDRA%20ARDIANSYAH%20SINAGA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Penerimaan Pajak di KPP Jakarta Kebayoran Baru Tiga Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16435/

Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Penerimaan Pajak di KPP Jakarta Kebayoran Baru Tiga Tahun 2020

Leoni, Fitri Junia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemeriksaan, penagihan, dan sanksi pajak terhadap penerimaan pajak. Sampel yang terpilih sebanyak 50 responnden dengan teknik survei menggunakan instrument kuesioner di wilayah KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Tiga.
Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Penelitian ini menggunakan SPSS Versi 26.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemeriksaan pajak secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung -0,510 < ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,613 > 0,05. Penagihan pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung 7,013 > ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sanksi pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung 2,415 > ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,020 < 0,05. Adapun secara simultan, menunjukkan bahwa variabel pemeriksaan pajak, penagihan pajak, dan sanksi pajak secara bersama-sama berpengaruh positif serta signifikan terhadap penerimaan pajak. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai Fhitungyaitu 51,722 > Ftabel 2,81 dengan tingkat nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Adjusted R Square sebesar 75,6% variabel dependen penerimaan pajak dijelaskan oleh variabel independen pemeriksaan pajak, penagihan pajak, dan sanksi pajak, dan sisanya sebesar 24,4% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah sampel atau tempat penelitian, sehingga diperoleh hasil yang lebih akurat. Kemudian dapat menambah variabel lain yang mungkin dapat berpengaruh terhadap penerimaan pajak. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16435/1/FEB_AKT_1602015172_FITRI%20JUNIA%20LEONI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, dan Ukuran Perusahaan Klien terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Sektor Keuangan pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI 2015-2019)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16436/

Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, dan Ukuran Perusahaan Klien terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Sektor Keuangan pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI 2015-2019)

Pramono, Maulana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara audit fee, audit tenure dan ukuran perusahaan klien terhadap kualitas audit. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah audit fee, audit tenure dan ukuran perusahaan klien sebagai variabel independen dan kualitas audit sebagai variabel dependen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 data yang terdiri dari 12 perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2019 dan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor keuangan. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi logistik.
Hasil penelitian diperoleh berdasarkan pengolahan data menggunakan SPSS 20 dan menghasilkan persamaan regresi Logitka = -65,460 + 5,453 X1 + 0,560 X2 – 1,590 X3. Hasil pengujian menunjukan bahwa audit fee secara parsial berpengaruh positif terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,009 > 0,05. Audit tenure secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,513 < 0,05 dan ukuran perusahaan klien secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,077 > 0,05. Variabel audit fee, audit tenure, dan ukuran perusahaan klien secara simultan berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dilihat pada nilai Nagelkerke R Squaresebesar 0,882 atau 88,2% yang artinya 88,2% menunjukan derajat hubungan yang sangat kuat. Sedangkan sisanya 11,8% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memberikan beberapa saran bagi peneliti selanjutnya yaitu diharapkan dapat menggunakan variabel lain yang lebih erat kaitannya dengan kualitas audit dan meneliti sektor lain agar mendapatkan hasil yang lebih baik. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16436/1/FEB_AKT_1602015181_MAULANA%20PRAMONO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Motivasi Instrinsik dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Inmed Teknotama Cemerlang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16439/

Pengaruh Motivasi Instrinsik dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Inmed Teknotama Cemerlang

Anggraini, Anggi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Motivasi
Instrinsik dan Lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Inmed
Teknotama Cemerlang. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei.
Populasi yang digunakan pada penelitian ini di PT. Inmed Teknotama Cemerlang
sebanyak 74 karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran
kuesioner dengan menggunakan pengukuran skala likert, survey, wawancara dan
studi pustaka. Teknik pengolahan dan analisis data yang di gunakan adalah
analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien
korelasi parsial, analisis koefisien korelasi berganda dan uji hipotesis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Motivasim Instrinsik memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan hal ini dapat dilihat
dari hasil perhitungan menggunakan SPSS 20.0 dengan nilai thitung sebesar 2,133
> ttabel 1,9993. Untuk variabel Lingkungan Kerja secara parsial berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan karena thitung sebesar 8,241 >
ttabel 1,9993. Sedangkan secara simultan variabel Motivasi Instrinsik dan
Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan
dengan nilai Fhitung 61,670 > F tabel 3,12.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16439/1/FEB_MNJ_1602025254_Anggi%20Anggraini.pdf

Unduh!