Categories
Repo

Pengaruh Inovasi Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Motor Merek Honda Scoopy di Dealer Kartika Abadi Pasar Baru Jakarta Pusat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16106/

Pengaruh Inovasi Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Motor Merek Honda Scoopy di Dealer Kartika Abadi Pasar Baru Jakarta Pusat

Sirojul, Yodi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara Inovasi
Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian di dealer kartika berkat abadi.
Terdapat tiga variabel yang diteliti pada penelitian ini, yaitu dua variabel bebas
dan satu variabel terikat. Variabel yang diteliti adalah Inovasi Produk dan Harga
yaitu variabel bebas serta Keputusan Pembelian sebagai variabel terikat.
Penelitian ini penulis menggunakan metode survey, yaitu pengumpulan data yang
dilakukan dengan cara peninjauan secara langsung pada Konsumen di dealer
kartika berkat abadi pasar baru Jakarta Pusat, dengan melalui kuesioner. Tempat
penelitian yang di ambil penulis adalah di dealer kartika berkat abadi pasar baru
Jakarta Pusat. Adapun waktu penelitian selama satu bulan. Teknik Pengumpulan
data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer, dengan cara meninjau
langsung kantin yang menjadi objek penelitian dan teknik yang digunakan adalah
observasi, dan kuesioner. Teknik Pengelolahan dan analisis data yang digunakan
adalah uji validitas, reabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda,
uji hipotesis, koefesien korelasi (r), dan Determinasi (R2). Pengolahan data
menggunakan software pengolahan data dan statistik yaitu IBM SPSS Statistic.
Berdasarkan analisis regresi berganda menunjukan bahwa Ŷ = 22,642 + 0,557 X1
+ 0,019 X2. Hasil Uji f menunjukan tingkat signifikansi (sig) adalah 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima dengan fhitung > ftabel yaitu 21,089 > 3,07, dengan
demikian menyatakan bahwa secara simultan terdapat pengaruh signifikansi
Inovasi Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian. Hasil koefesien
determinasi dalam penelitian ini menunjukan R Square sebesaar 0,233 atau
sebesar 23,3 %.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16106/1/FEB_MNJ_1302015204_Yodi%20Sirojul.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompensasi dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Direktorat Keuangan Karyawan PT Pertamina Retail

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16093/

Pengaruh Kompensasi dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Direktorat Keuangan Karyawan PT Pertamina Retail

Supriatno, Asep

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kompensasi dan kepuasan kerja terhadap turnover intention. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah direktorat keuangan karyawan PT Pertamina Retail dengan jumlah populasi sebanyak 69. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil uji hipotesis, dalam uji parsial (uji t) dapat dinyatakan bahwa secara parsial variabel kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap turnover intention direktorat keuangan karyawan PT Pertamina Retail. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi Kompensasi dengan nilai sebesar 0,001 < 0,05 dan kepuasan kerja dengan nilai sebesar 0,000 < 0,005. Sedangkan, secara simultan dapat dinyatakan bahwa variabel kompensasi maupun variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT Pertamina Retail. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 67,353 dan Ftabel = 3,14. Angka 3,14 diperoleh dari Ftabel dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) n-k-1 = 66. Jika Fhitung> Ftabel yaitu 67,353 > 3,14 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kompensasi maupun variabel kepuasan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Hasil pengolahan data dan analisis model regresi linier berganda di peroleh persamaan : Ŷ=8,729 + 0,150×1 + 0,318×2. Hasil persamaan ini dapat diketahui bahwa nilai konstanta sebesar 8,729 artinya jika variable Kompensasi dan variable Kepuasan Kerja bernilai 0, maka Turnover Intention karyawan sebesar 8,729. Jika variable X1 (Kompensasi) dinaikan 1 score dan variable X2 (Kepuasan Kerja) tetap atau tidak berubah maka Y (Turnover Intention) akan naik 0,150 pada konstanta 8,729. Jika variable X2 (Kepuasan Kerja) dinaikan 1 score dan variable X1 (Kompensasi) tetap atau tidak berubah maka Y (Turnover Intention) akan naik 0,318 pada konstanta 8,729. Oleh sebab itu, peneliti memberikan saran kepada PT Pertamina Retail selalu menjaga turnover intention secara sustainable atau berkelanjutan salah satunya yaitu dengan memeberikan kompensasi yang lebih baik kepada karyawan agar tercipatanya rasa kepuasan terhadap imbalan yang didapatkan sehingga tingkat tingginya turnover intention dapat diturunkan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16093/1/FEB_MNJ_1502025042_ASEP%20SUPRIATNO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Produk Richeese Factory di ITC BSD Food Court, Tangerang Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16109/

Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Produk Richeese Factory di ITC BSD Food Court, Tangerang Selatan

Lina, Dinda Nurul

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian. Penelitian ini menggunakan metode survey. Sumber data penelitian yang digunakan yaitu data primer yang berasal dari sampel berjumlah 107 responden dan data sekunder yang diperoleh melalui buku-buku atau literature yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert.
Dari hasil perhitungan uji t secara parsial pada Kualitas Produk, menunjukkan t hitung (2,990) > nilai t tabel (1.983), maka H01 ditolak dan H11 diterima. Kemudian hasil perhitungan uji t secara parsial pada Komunikasi Pemasaran Terpadu, menunjukkan t hitung (2,004) > nilai t tabel (1.983), maka H02 ditolak dan H12 diterima. Sedangkan hasil koefisien determinasi (R2) menunjukan angka R square sebesar 0,486 atau variabel bebas yang digunakan dalam model mampu mempengaruhi sebesar 48,6%. Hal ini menunjukan bahwa besarnya kontribusi pengaruh variabel Komunikasi Pemasaran Terpadu (X1) dan Kualitas Produk (X2) terhadap Keputusan Pembelian (Y). Sedangkan sisanya sebesar 51,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16109/1/FEB_MNJ_1502025067_DINDA%20NURUL%20LINA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian pada Ramayana Departement Store Ciputat, Tangerang Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16097/

Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian pada Ramayana Departement Store Ciputat, Tangerang Selatan

Rustami, Della

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Sumber data penelitian yang digunakan yaitu data primer yang berasal dari sampel berjumlah 108 responden dan data sekunder yang diperoleh melalui buku-buku atau literature yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan metode Accidental sampling. Teknik pengolahan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis koerfisien determinasi dan uji hipotesis. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linier berganda dengan diolah menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5% menemukan bahwa: (1) nilai (1,994) > nilai (1,982), dan nilai signifikan (0,000) < nilai α (0,05) maka terdapat pengaruh signifikan antara komnsunikasi pemasaran terpadu ( ) terhadap keputusan pembelian (Y) berpengaruh positif. (2) nilai (16,323) > nilai (1,982) dan nilai signifikan (0,000) < α (0,05) maka kualitas pelayanan( )berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y), dan (3) berdasarkan cara pengambilan keputusan uji simultan dalam analisis regresi dapat disimpulkan bahwa komunikasi pemasaran terpadu dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16097/1/FEB_MNJ_1502025059_DELLA%20RUSTAMI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Makanan dan Minuman Industri di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16094/

Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Makanan dan Minuman Industri di Indonesia

Puspitasari, Aulia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilika saham dan leverage terhadap nilai perusahaan secara parsial dan simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplanasi yaitu untuk menjelaskan hubungan antar variabel dependen dan variabel independen. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013 sampai dengan 2017 yaitu sebanya 18 perusahaan. Teknik penelitian sampel dengan menggunakan purpose sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan terdapat 10 perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini dengan total pengamatan sebanyak 50 data. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis deskripsi keuangan, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel struktur kepemilikan saham dan leverage berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial struktur kepemilikan saham berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16094/1/FEB_MNJ_1502025044_AULIA%20DINI%20PUSPITASARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan PT PLN (Persero) Puslitbang Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16096/

Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan PT PLN (Persero) Puslitbang Jakarta Selatan

Prastiwi, Capriyati Aninggar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan (Studi Kasus pada PT PLN (Persero) Puslitbang Jakarta Selatan).
Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan variabel yang diteliti yaitu, Pelatihan, Pengembangan Karir dan Kinerja Karyawan. Sampel Penelitaan ini berjumlah 110 karyawan, dengan teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pernyataan tertutup 5 pilihan jawaban dan diukur menggunakan skala likert. Teknik pengolaan data menggunakan SPSS Versi 20 .
Hasil uji t Pelatihan secara thitung sebesar 5,737 lebih besar dari ttabel sebesar 1.659219 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. bahwa Pelatihan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Karyawan, dengan demikian H1 diterima. Sedangkan Pengembangan Karir 1,732 lebih besar dari ttabel sebesar 1.659219 dan nilai signifikan 0,003< 0,05, bahwa Pengembangan Karir memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Karyawan, dengan demikian H2diterima. Berdasrkan hasil uji f secara simultan dapat diketahui bahwa tingkat sigmifikansi sebesar 101,255 lebih besar dari ftabel sebesar 3.081193 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Pelatihan dan Pengembangan Karir secara bersama-sama berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16096/1/FEB_MNJ_1502025051_CAPRIYATI%20ANINGGAR%20PRASTIWI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16095/

Pengaruh Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia

Cahyana, Cahyana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia dengan jumlah populasi sebanyak 80.Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert.
Berdasarkan hasil uji hipotesis, dalam uji parsial (uji t) dapat dinyatakan bahwa secara parsial variabel stres kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi stres kerja dan kepuasan kerja sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan, secara simultan dapat dinyatakan bahwa variabel stres kerja maupun variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 99,138 dan Ftabel = 3,12. Angka 3,12 diperoleh dari Ftabel dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) n-k-1 =77. Jika Fhitung> Ftabel yaitu 99,138 > 3,12 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel stres kerja maupun variabel kepuasan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil pengolahan data dan analisis model regresi linier berganda di peroleh persamaan : Ŷ=8,594 + 0,368×1 + 0.345×2+ e. Hasil persamaan ini dapat diketahui bahwa nilai konstanta sebesar 8,594 artinya jika variable stres kerja dan variable kepuasan kerja bernilai 0, maka kinerja karyawan sebesar 8,594. Jika variable X1 (stres kerja) dinaikan 1 score dan variable X2 (kepuasan kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,368 pada konstanta 8,594. Jika variable X2(kepuasan kerja) dinaikan 1 score dan variable X1 (stres kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,345 pada konstanta 8,594.
Oleh sebab itu, peneliti memberikan saran kepada manajemen atau bagian terkait departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia agar selalu mengelola dan mengembangkan karyawannya serta memberikan pelatihan, penghargaan kepada setiap karyawan yang berprestasi supaya menjadi motivasi bagi karyawan lain, sehingga karyawan tidak menjadi stres dan menimbulkan kepuasan dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya serta dapat memenuhi kinerja yang diharapkan perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16095/1/FEB_MNJ_1502025050_CAHYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kualitas Produkdan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian pada Produk Sepeda Motor Suzuki di Cv. Global Mayestik Jakartaselatan (Studi Kasus pada Mahasiswa Manajemen FEB Uhamka Tahun Akademik 2013)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16100/

Pengaruh Kualitas Produkdan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian pada Produk Sepeda Motor Suzuki di Cv. Global Mayestik Jakartaselatan (Studi Kasus pada Mahasiswa Manajemen FEB Uhamka Tahun Akademik 2013)

Saleh, Malikus

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Produk dan Citra Merek terhadap keputusan pembelian pada produk sepeda motor suzuki di CV. Global Mayesik Jakarta Selatan studi kasus pada Mahasiswa Manajamen FEB Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Tahun Akademik 2013 Jakarta.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei, yaitu dengan memilih sampel dari populasi konsumen dan ingin diketahui dan dijelaskan pengaruh antara 1 (satu) variabel terhadap variabel lain. Adapun variabel yang diteliti terdiri dari Kualitas Produk dan citra merek sebagai variabel independen, serta Keputusan Pembelian sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa dan mahasiswi manajemen Feb Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Tahun Akdemik 2013 Jakarta. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampling aksidental,
Hasil uji statistik t menunjukkan bahwa nilai thitung variabel X1 yaitu Kualitas Produk yang diukur berdasarkan thitung2,062< ttabel 1,656 dengan nilai signifikan sebesar 0,041< 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Kualitas Produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dan H1 diterima, dan nilai thitung variabel X2 yaitu cita merek yang diukur berdasarkan thitung-4,978> ttabel 1,656 dengan nilai signifikan sebesar 0,000< 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa citra merek secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dan H2 ditolak, sedangkan uji statistik F menunjukkan bahwa Fhitung83814,048, >Ftabel 3,06 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Kualkitas Produk dan Citra Merek secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dan H3 diterima. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16100/1/FEB_MNJ_1302015101_Malikus%20Saleh.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. Sucofindo (Persero) Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16110/

Pengaruh Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. Sucofindo (Persero) Jakarta Selatan

Insani, Galih Halimah Mutiara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. Sucofindo (Persero) Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Motivasi Kerja dan Kompensasi sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan di PT. Sucofindo (Persero) Jakarta Selatan, yang berjumlah 70 orang. Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ŷ = 4,179 + 0,617 X1 – 0,666 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual tidak berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator). Hasil perhitungan uji statistik t variabel yaitu motivasi kerja diperoleh thitung sebesar 1,774 dengan nilai signifikan 0,081 > 0,05 dan derajad kebebasan atau degree of freedom (df) dengan ketentuan df = n – k atau DK = 60 – 3 = 57 Dari ketentuan tersebut diperoleh angka thitung > ttabel (1,774 < 2,0024), maka tolak H0 dan terima H1 yang berarti tidak berpengaruh positif signifikan antara Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan Hasil perhitungan Kompensasi diperoleh thitung sebesar -1,855 dengan nilai signifikan 0,069 > 0,05 dan derajad kebebasan atau degree of freedom (df) dengan ketentuan df = n – k atau DK = 60 – 3 = 57. Dari ketentuan tersebut diperoleh angka thitung < ttabel (-1,855 < 2,0024), maka terima H0 dan tolak H2 yang berarti tidak berpengaruh yang signifikan antara Kompensasi terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan nilai Fhitung lebih besar dari pada nilai Ftabel (1,722 < 3,16) dengan tingkat signifikansi 0,188 > 0,05. Berdasarkan cara pengambilan keputusan uji simultan (F) dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi Kerja (X1), Kompensasi (X2) secara simultan atau bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) maka H3 ditolak.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16110/1/FEB_MNJ_1402015071_Galih%20Halimah%20Mutiara%20Insani.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Ketidakamanan Kerja dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan pada PT. Wahana Insani

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16103/

Pengaruh Ketidakamanan Kerja dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan pada PT. Wahana Insani

Marsilla, Dewi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara ketidakamanan kerja dan stres kerja terhadap turnover intention.
Kualitas terbaik Sumber Daya Manusia salah satunya dapat dibuktikan dengan rendahnya tingkat turnover intention yang dimiliki karyawan terhadap perusahaan. Namun diketahui terdapat permasalahan yaitu cukup tingginya tingkat turnover intention karyawan yang disebabkan oleh rasa tertekan atau desakan masalah waktu, beban kerja yang berlebihan, ketidakjelasan pada posisi kerja. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah Ketidakamanan Kerja dan Stres Kerja sebagai variabel independen dan variabel turnover intention sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner yang dilakukan kepada pegawai PT. Wahana Insani dan diukur menggunakan skala likert. Variabel yang diteliti adalah ketidakamanan kerja, stres kerja sebagai variabel independen dan turnover intention sebagai variabel dependen. Sampel yang diambil sebanyak 85 responden dengan teknik pengambilan non probability sampling. Teknik pengolahan dengan menggunakan bantuan software SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 22.
Teknik pengelolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi parsial,analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu Variabel Ketidakamanan Kerja (X1) memiliki jawaban responden rata-rata (mean) sebesar 39,32 dengan standard deviasi sebesar 4,462. Variabel Stres Kerja (X2) memiliki jawaban responden rata-rata (mean) sebesar 39,35 dengan standart deviasi sebesar 5,193. Variabel Turnover Intention (Y) memiliki jawaban responden rata-rata (mean) sebesar 39,02 dengan standart deviasi sebesar 4,763.
Hasil model regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Ŷ = 0,096+ 0,234 X1+ 0,733X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokolerasi.
Nilai koefisien korelasi variabel parsial variabel Ketidakamanan Kerja (X1) Dan Turnover Intention (Y) sebesar 0,474 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat diinterprestasikan bahwa secara parsial terdapat hubungan positif, sangat kuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Stres Kerja (X2) Dan Turnover Intention (Y) sebesar 0,891 dengan tingkat signifikansisebesar 0,000 < 0,05, maka dapat diinterprestasikan bahwa secara parsial terdapat hubungan positif, kuat dan signifikan. Nilai adjusted R2 pada penelitian memperoleh persentase sebesar 88,9% yang menunjukan bahwa kontribusi pengaruh ketidakamanan kerja dan stres kerja bersama-sama dapat mempengaruhi turnover intention. Sedangkan sisanya 11,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian. Hasil uji Statistik t variabel Ketidakamanan Kerja (X1) menunjukkan thitung (4,878) > nilai ttabel (1,663), dan nilai signifikan (0.000) < nilai α (0.05). Maka Ketidakamanan Kerja secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Turnover Intention. Selanjutnya variabel Stres Kerja (X2) menunjukkan thitung (17,757) > nilai ttabel (1,663), dan nilai signifikan (0.000) < nilai α (0.05). Maka Stres kerja secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Turnover Intention. Hasil uji F menunjukkan Fhitung sebesar 328,169, sedangkan derajat kebebasan (df) pembilang 2 dan penyebut 83 diperoleh nilai Ftabel sebesar 3.11. Hasil nilai Fhitung > Ftabel (328,169 > 3.11), sehingga dapat diinterprestasikan bahwa Ketidakamanan Kerja (X1) dan Stres Kerja (X2) secara simultan terdapat pengaruh signifikan terhadap Turnover Intention (Y).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16103/1/FEB_MNJ_1502025062_DEWI%20MARSILLA.pdf

Unduh!