Categories
Repo

Pembuatan Cookies Sagu Katori (Kacang Tolo dan Teri) Sumber Protein dan Tinggi Kalsium

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16123/

Pembuatan Cookies Sagu Katori (Kacang Tolo dan Teri) Sumber Protein dan Tinggi Kalsium

Farida, Ulfa Riyani

Stunting adalah bentuk dari proses pertumbuhan anak yang terhambat. Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis mengakibatkan kegagalan pertumbuhan Pemenuhan zat gizi yang optimal, baik gizi makro maupun gizi mikro sangat dibutuhkan untuk menghindari atau memperkecil risiko stunting. Pemberian makanan yang tinggi protein, kalsium, vitamin A, dan zinc dapat memacu tinggi anak. Pemanfaatan tepung kacang tunggak/tolo, dan ikan teri kering tawar menjadi Cookies Sagu Katori (Kacang Tolo Teri) merupakan alternatif makanan sumber protein dan tinggi kalsium untuk anak usia ≤5 tahun untuk memperbaiki gizi anak-anak yang sudah stunting dengan pemberian asupan yang bergizi. Terdapat 3 perlakuan penambahan tepung kacang tunggak/tolo dan tepung ikan teri kering tawar pada pembuatan menjadi Cookies Sagu Katori (Kacang Tolo Teri) yaitu (80%,10%,10%), (75%,15%,10%) dan (70%,20%,10%). Uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Ilmu Gizi UHAMKA oleh 30 panelis semi terlatih. Analisis data menggunakan uji Anova, bila p-value <0,05 dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung kacang tolo dan tepung teri kering tawar pada pembuatan cookies sagu katori di dapatkan formulasi terbaik pada F1 (80%,10%,10%). Cookies sagu katori terpilih dengan takaran saji 30 gram. Cookies sagu katori memiliki kandungan energi 136 kkal, lemak 6 gram, protein 3 gram, karbohidrat 17 gram, dan kalsium 125 mg. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16123/1/FIKES_GIZI_1505025159_ULFA%20RIYANI%20FARIDA.pdf Unduh!

Categories
Repo

THE DETECTING FRAUD FINANCIAL STATEMENT ON MINING COMPANIESI INDONESIA

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16124/

THE DETECTING FRAUD FINANCIAL STATEMENT ON MINING COMPANIESI INDONESIA

Budiandru, Budiandru

The purpose of this study was to examine the effect of the fraud triangle in explaining the phenomenon of financial statement fraud. This study consists of five (5) variables, namely Financial Stability as proxied by ACHANGE, External Pressure as proxied by Leverage, Nature of Industry as proxied by Receivable, Ineffective Monitoring as proxied by BDOUT, and Change in Auditor. From the results of logistic regression analysis, it was found that 22 companies committed fraud and 17 companies did not commit fraud from 2018 to 2020, and the financial stability variable and the fraud industry variable indicated the presence of accounting tampering. Accountancy. These results support the fraud triangle theory in explaining the phenomenon of financial statement fraud.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16124/1/THE%20DETECTING%20FRAUD%20FINANCIAL%20STATEMENT%20ON%20MINING.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pertumbuhan Penjualan dan Struktur Aktiva terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Tekstil dan Garmen

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16121/

Pengaruh Pertumbuhan Penjualan dan Struktur Aktiva terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Tekstil dan Garmen

Fadilah, Elisa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan penjualan dan struktur aktiva terhadap struktur modal pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2013-2018. Sebanyak 18 perusahaan diambil sebagai populasi penelitian ini. Menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang telah diaudit dan diterbitkan, dan setelah menerapkan kriteria seleksi, ditentukan satu sampel terdiri dari 12 perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis menggunakan t-statistik dan F-statistik dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan pertumbuhan penjualan secara parsial tidak berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal. Sedangkan variabel lain, struktur aktiva, secara parsial berpengaruh terhadap struktur modal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16121/1/FEB_MNJ_1502025086_ELISA%20FADILAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Karakteristik, Aktifitas Fisik dan Asupan Zat Gizi dengan Status Gizi Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16120/

Hubungan Karakteristik, Aktifitas Fisik dan Asupan Zat Gizi dengan Status Gizi Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan

Vianingsih, Vianingsih

Lanjut Usia (Lansia) Merupakan Proses Alamiah Yang Pasti Akan Dialami Oleh Semua Orang Yang Dikaruniai Usia Panjang. Struktur Anatomis Atau Proses Menjadi Tua Terlihat Sebagai Kemunduran Di Dalam Sel. Bersumber Dari Data Morbiditas SKRT (2001) Dan Data Kor-Susenas (2001) Menyatakan Bahwa Status Gizi Lansia Terdapat 31,0% Yang Berstatus Gizi Kurang, Terdapat Status Gizi Normal 67,1%, Sedangkan Yang Memiliki Status Gizi Lebih Terdapat 1,8%. Keberhasilan Pembangunan Antara Lain Ditandai Dengan Terjadinya Peningkatan Usia Harapan Hidup Yang Pada Akhirnya Mengakibatkan Peningkatan Jumlah Usia Lanjut (Depkes RI, 2005 Dalam Ratih Dkk, 2014). Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Pada Lansia Yaitu Karakteristik, Aktifitas Fisik Dan Asupan Zat Gizi. Tujuan Penelitian Adalah Untuk Mengidentifikasi Hubungan Karakteristik, Aktifitas Fisik Dan Asupan Zat Gizi Dengan Status Gizi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan. Metode Penelitian Ini Menggunakan Cross Sectional. Sampel Adalah Lansia Yang Ada Di PSTW Budi Mulia 3 Sebanyak 147 Orang Dengan Menggunakan Teknik Pengambilan Sampel Sistematic Random Sampling. Uji Chi Square Menunjukkan Terdapat Hubungan Signifikan Antara Asupan Energi (P=0,040) Dan Asupan Karbohidrat (P=0,002) Dengan Status Gizi Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan. Tidak Terdapat Hubungan Signifikan Antara Asupan Protein, Asupan Lemak, Karakteristik (Umur,Jenis Kelamin,Status Perkawinan Dan Tingkat Pendidikan) Dan Aktifitas Fisik Dengan Status Gizi Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan .

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16120/1/FIKES_GIZI_1405025101_VIANINGSIH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16119/

Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia

Aulia, Dyan Nur

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan makanan dan minuman di Indonesia.
Variabel yang diteliti adalah Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah data dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 dari setiap variabel dependen maupun variabel independen, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling diperoleh 45 data yang diambil setiap akhir bulan dari periode 2013 s/d 2017. Teknik pengolahan dengan menggunakan bantuan software SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 24. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan signifikan alpha 0,05. Dengan persamaan regresi yang diperoleh Ŷ = 1.275 – 0.019 X1 + 0.829 X2. Data dalam penelitiain ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui publikasi tiap variabel dari sumber terpercaya.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Struktur Modal dengan hasil (-0.395) < (2.01808) dengan nilai signifikan 0.695 > 0.05, sedangkan variabel Profitabilitas berpengaruh dan signifikan terhadap Struktur Modal dengan hasil (4.092) > (2.01808) dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05. Secara simultan, kedua variabel independen (Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Struktur Modal dengan hasil sebesar 16.848 > sebesar 4.07 pada tingkat signifikansi F sebesar 0.000 yang nilainya jauh lebih kecil dari 0.05. Nilai Koefisien dari kedua variabel independen ialah sebesar 41.9% sedangkan sisanya sebesar 58.1% dijelaskan variabel lain yang tidak dimasukkan atau dijelaskan dalam penelitian ini.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16119/1/FEB_MNJ_1502025080_DYAN%20NUR%20AULIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Celebrity Endorser dan Tagline terhadap Brand Awareness pada Produk Kosmetik Maybelline di Guardian Lippo Kramat Jati Jakarta Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16117/

Pengaruh Celebrity Endorser dan Tagline terhadap Brand Awareness pada Produk Kosmetik Maybelline di Guardian Lippo Kramat Jati Jakarta Timur

Nur Fitri, Dyah Ayu Artika

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16117/1/FEB_MNJ_1502025078_DYAH%20AYU%20ARTIKA%20NUR%20FITRI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Karyawan Direktorat Keuangan PT Pertamina Retail

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16116/

Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Karyawan Direktorat Keuangan PT Pertamina Retail

Wibowo, Dwi Ratno

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara tingkat pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Direktorat Keuangan PT Pertamina Retail dengan jumlah populasi sebanyak 69. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil uji hipotesis, dalam uji parsial (uji t) dapat dinyatakan bahwa secara parsial variabel tingkat pendidikan dan pengalaman kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Direktorat Keuangan PT Pertamina Retail. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi tingkat pendidikan dan pengalaman kerja sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan, secara simultan dapat dinyatakan bahwa variabel tingkat pendidikan maupun variabel pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Direktorat Keuangan PT Pertamina Retail. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 52,928 dan Ftabel = 3,14. Angka 3,14 diperoleh dari Ftabel dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) n-k-1 = 66. Jika Fhitung > Ftabel yaitu 52,928 > 3,14 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel tingkat pendidikan maupun variabel pengalaman kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil pengolahan data dan analisis model regresi linier berganda di peroleh persamaan: Y= 1,460 + 0.207×1 + 0.451×2+ e. Hasil persamaan ini dapat diketahui bahwa nilai konstanta sebesar 1,460 artinya jika variable tingkat pendidikan dan variable pengalaman kerja bernilai 0, maka kinerja karyawan sebesar 1,460. Jika variable X1 (tingkat pendidikan) dinaikan 1 score dan variable X2 (pengalaman kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja karyawan akan naik 0,207 pada konstanta 1.460. Jika variable X2 (pengalaman kerja) dinaikan 1 score dan variable X1 (tingkat pendidikan) tetap atau tidak berubah maka kinerja karyawan akan naik 0,451 pada konstanta 1.460. Oleh sebab itu, peneliti memberikan saran kepada Direktorat Keuangan PT Pertamina Retail agar selalu menjaga kinerja karyawannya secara sustainable atau berkelanjutan salah satunya yaitu dengan memperhatikan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja agar karyawan dapat meningkatkan kinerjanya.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16116/1/FEB_MNJ_1502025076_DWI%20RATNO%20WIBOWO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Struktur Modal dan Profitabilitas terhadap Harga Saham pada Sub Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16115/

Pengaruh Struktur Modal dan Profitabilitas terhadap Harga Saham pada Sub Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Utami, Dwi Rahayu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Struktur Modal dan Profitabilitas terhadap Harga Saham pada sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel yang diteliti adalah variabel bebas yaitu struktur modal dan harga saham sedangkan variabel terikat adalah harga saham. Populasi penelitian adalah sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) berjumlah 48 perusahaan, adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah judgment sampling dengan sampel yang terpilih sebanyak 11 perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan telaah dokumen, yaitu pengumpulan data dilakukan dengan menelaah laporan keuangan sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis manajemen keuangan, statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis manajemen keuangan, diperoleh hasil bahwa nilai maximum struktur modal sebesar 1,593, profitabilitas sebesar 0,210 dan harga saham sebesar Rp. 1650 per lembar. Nilai minimum variabel struktur modal sebesar 0,252, profitabilitas sebesar 0,008 dan harga saham Rp. 58 per lembar. Nilai mean variabel struktur modal sebesar 0,91421, profitabilitas sebesar 0,08276 dan harga saham sebesar Rp. 585 per lembar
Analisis regresi diperoleh persamaan linear berganda Ŷ = -297,334 + 695,459 X1 + 2766,284 X2. Berdasarkan uji asumsi klasik menunjukkan residual terdistribusi normal, tidak terdapat multikolinearitas, tidak terdapat heteroskedastisitas, dan tidak terdapat autokorelasi sehingga model regresi yang diperoleh Best, Linear, Unbiased, Estimator (BLUE).
Nilai Adjusted R Square sebesar 0,463, artinya 46,3% variasi variabel harga saham dapat dijelaskan oleh variabel struktur modal dan profitabilitas, sedangkan sisanya 54,7% secara teoritis dapat disebabkan oleh variabel lain seperti inflasi, tingkat dividen, kurs rupiah terhadap asing, dan kondisi fundamental.
Berdasarkan uji hipotesis secara parsial struktur modal berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 < 0,05, sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa struktur modal dan profitabilitas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dari hasil penelitian ini disarankan bagi perusahaan, diharapkan mampu menunjukkan kondisi perusahaan dengan baik, melalui informasi yang relevan dan informatif pada laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan, sehingga perusahaan dapat meningkatkan return harga saham. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16115/1/FEB_MNJ_1502025075_DWI%20RAHAYU%20UTAMI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Urban Service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16114/

Pengaruh Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Urban Service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta)

Octaliani, Dwi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Motivasi dan Pelatihan Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan urban service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta), dengan jumlah populasi 155. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample slovin, sehingga diperoleh sampel berjumlah 112 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Motivasi (X1) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,891 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pelatihan Kerja (X2) dan variabel kinerjakaryawan (Y) sebesar 0,743 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,914 berarti kedua variabel yaitu Motivasi dan Pelatihan Kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval (0,80- 1,00) dan positif terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,833 artinya penentu hubungan variabel independen Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap variabel dependen kinerja karyawan adalah sebesar 83,3% sedangkan sisanya sebesar 16,7% oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini. Hasil uji statistik t variabel yaitu Motivasi (X1) menunjukkan thitung sebesar 13,739 > 1,65895, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Motivasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Pelatihan Kerja (X2) menunjukkan thitung sebesar 5,296 > 1,65895, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Pelatihan Kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 278,042 > F 0.05 (3,08) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Motivasi dan Pelatihan Kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji analisis regresi linear berganda yang diperoleh yaitu = 0,382 + 0,661X1 + 0.246X2+ e. Nilai konstanta sebesar 0.382 artinya jika Motivasi dan Pelatihan kerja bernilai 0, maka kinerja karyawan sebesar 0.382. Jika X1 (Motivasi) dinaikan 1 score dan X2 (Pletihan kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0.661 pada konstanta 0.382. Jika X2 (Pelatihan kerja) dinaikan 1 score dan X1 (Motivasi) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,246 pada konstanta 0.382. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16114/1/FEB_MNJ_1502025074_DWI%20OCTALIANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16113/

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia

Fitriyana, Dwi Nur

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia. Variabel bebas yang diteliti adalah Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Variabel terikat yang digunakan adalah Penyaluran Kredit perbankan di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 Bank Umum Konvensional yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan terpilih sebanyak 6 bank yang sesuai dengan kriteria dan menjadi sampel penelitian. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif berupa analisis manajemen keuangan dengan bantuan Ms. Excel dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 24. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa DPK, NPL, dan CAR memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit di Indonesia. Secara simultan DPK, NPL, dan CAR berpengaruh terhadap penyaluran kredit perbankan di Indonesia. Hal tersebut menjelaskan bahwa variabel DPK, NPL, dan CAR mampu mempengaruhi kondisi penyaluran kredit perbankan di Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16113/1/FEB_MNJ_1502025073_DWI%20NUR%20FITRIYANA.pdf

Unduh!