Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15826/

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Tahun 2018

Rahmahdina, Anisa

Ibu Menyusui Digolongkan Ke Dalam Wanita Usia Subur (WUS) Yang Berusia Berkisar Antara 15-49 Tahun. Ibu Menyusui Tergolong Ke Dalam Kelompok Rentan Gizi Karena Air Susu Ibu (ASI) Yang Merupakan Makanan Utama Bayi Diperoleh Dari Sang Ibu. Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Apa Saja Yang Dapat Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui. Jenis Penelitian Ini Adalah Penelitian Deskriptif Dengan Menggunakan Desain Penelitian Cross-Sectional. Penelitian Ini Dilakukan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Dengan Melibatkan Ibu Menyusui Yang Memiliki Bayi Usia 6-24 Bulan Dengan Jumlah Sampel Sebanyak 90 Orang. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Status Gizi Ibu Menyusui, Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Antara Lain Pendidikan Ibu, Pengetahuan Gizi, Pendapatan Keluarga, Asupan Karbohidrat, Protein, Lemak, Energy Dan Pemberian ASI. Data Dikumpulkan Melalui Pengisian Kuesioner Secara Mandiri Wawancara. Analisis Data Bivariat Dilakukan Dengan Menggunakan Uji Statistik Chi-Square Untuk Melihat Hubungan Antar Variabel. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Responden Dalam Penelitian Ini Sebagian Memiliki Status Gizi Normal Yaitu Sebesar 53.3%. Asupan Karbohidrat Dan Protein Responden Sebagian Lebih Yaitu Sebesar 36.7% Dan 41.1%. Asupan Lemak Responden Sebagian Besar Kurang Yaitu Sebesar 46.7% Dan Asupan Energi Normal Yaitu Sebesar 41.1%. Pengetahuan Gizi Responden Baik Yaitu Sebesar 80%. Pendidikan Terakhir Responden SMA Yaitu Sebesar 86%. Pendapatan Keluarga >UMR Yaitu Sebesar 58.9% Dan Pemberian ASI Parsial Yaitu Sebesar 86%. Hasil Uji Statistik Menunjukkan Ada Hubungan Antara Pemberian ASI Dengan Status Gizi Ibu Menyusui (P-Value = 0,043) Dan Tidak Terdapat Hubungan Yang Signifikan Antara Pendidikan, Pengetahuan, Pendapatan Keluarga, Asupan Energi, Asupan Zat Gizi Makro Dan Pemberian ASI Terhadap Status Gizi Ibu Menyusui.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15826/1/FIKES_GIZI_1405025013_ANISA%20RAHMAHDINA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemilihan Jajanan Siswa di SDN larangan 6 Kota Tangerang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15825/

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemilihan Jajanan Siswa di SDN larangan 6 Kota Tangerang

Rafiko, Shufaira

Anak-anak pada usia sekolah merupakan salah satu yang banyak berperilaku memilih jajanan yang kurang baik, banyak opsi yang menyebabkan anak berperilaku memilih jajanan yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara karakteristik anak, karakteristik orang tua, pola makan, aktivitas fisik dan konsumsi makanan cepat saji dengan perilaku memilih jajanan pada siswa SDN Larangan 6 Kota Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan Desain penelitian Cross Sectional dimana variabel independen dan dependen di teliti secara bersamaan. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Larangan 6 Kota Tangerang, berjumlah 201 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Larangan 6 Kota Tangerang, berjumlah 201 siswa.. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil melalui kuesioner dan wawancara kepada responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil Univariat pada penelitian ini dimana sebagian besar adalah siswa laki – laki (50,7%), siswa yang sarapan dengan baik (53,7%), siswa yang tidak membawa bekal (76,1%), siswa dengan pengetahuan gizi yang rendah (95,5%), sikap siswa yang mendukung pemilihan jajanan yang baik (59,7%), siswa yang memilih jajanan di luar lingkungan sekolah (60,7%), siswa yang mendapat uang saku yang tinggi (63,7%), siswa yang terpengaruh media massa (863,7%), siswa terpengaruh teman sebaya saat memilih jajanan (51,7%), dukungan orang tua untuk berprilaku memilih jajan lebih baik (96,5%). Hasil uji Bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna pada perilaku pemilihan jajanan yaitu pada variabel uang saku (Pvalue 0,0047). Dari hasil (PR) Responden yang mendapat uang saku yang tinggi 1,534 kali lebih berisiko untuk berperilaku memilih jajanan yang baik. Saran penulis adalah agar sekolah dan orang tua bisa lebih giat dalam melakukan langkah preventif dengan melakukan pengawasan dan sosialisasi berkala tentang perilaku pemilihan jajanan yang baik terhadap siswa, dan juga memberikan pemahaman tentang dampak perilaku pemilihan jajanan yang kurang baik.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15825/1/FIKES_KESMAS_1305015138_SHUFAIRA%20RAFIKO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pemanfaatan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L) Dalam Pembuatan Mochi Sumber Zat Besi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15824/

Pemanfaatan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L) Dalam Pembuatan Mochi Sumber Zat Besi

Ramadhani, Anggita Ayu

Wanita mempunyai risiko terkena anemia paling tinggi terutama pada remaja putri usia 10-18 tahun sebesar 57,1% dan usia 19-45 tahun sebesar 39,5%. Tepung daun kelor memiliki kandungan zat besi sebesar 49,10 mg/100 gr dan kacang merah segar memiliki kandungan zat besi sebesar 3,7 mg/100 gr. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemanfaatan tepung daun kelor dan kacang merah untuk dijadikan olahan makanan yang disukai dan dapat memenuhi kebutuhan gizi remaja sebagai selingan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018 hingga Desember 2018 di Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka Dan SIG Laboratory Bogor. Penenlitian dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap penenlitian pendahuluan berupa pembuatan tepung daun kelor dan analisis zat gizi pada tepung daun kelor dan tahap penelitian utama berupa penentuan formulasi, pembuatan mochi, uji organoleptik dan analisis zat gizi pada mochi terpilih. Pengolahan dan analisis data pada penenlitian ini akan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan formulasi F0 0%, F1 10%, F2 15% dan F3 20%. Hasil data yang diperoleh akan di analisis dengan uji Kruskall Wallis bila p-value <0,05 dilanjutkan dengan uji Mann Whitne. Hasil penenlitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor terbaik adalah F2 15%. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter mutu (rasa, tekstur dan aroma) dan penilaian tingkat kesukaan (hedonik). http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15824/1/FIKES_GIZI_%201405025010_%20ANGGITA%20AYU%20RAMADHANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Analisis Konsumsi Jajanan Tinggi Gula Garam Lemak Pada Remaja Siswa SMAS Muhammadiyah di DKI Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15823/

Analisis Konsumsi Jajanan Tinggi Gula Garam Lemak Pada Remaja Siswa SMAS Muhammadiyah di DKI Jakarta

Rachmawati, Amelia Nur

Masa remaja terjadinya pertumbuhan dan perkembangan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa dengan berbagai perubahan fisik, psikologi, dan kognitif serta peralihan dari bentuk tubuh sehingga terjadi perubahan-perubahan fisik bagi remaja putra dan remaja putri. Pada keadaan ini, status gizi remaja umumnya dipengaruhi oleh pola konsumsi jajanan yang di beli. Berdasarkan Survei Konsumsi Makanan Individu 2014, gabungan asupan gula garam lemak, DKI Jakarta menepati posisi teratas yang setengah penduduknya mengonsumsi gula garam lemak melebih rekomendasi (29,7%). Dari hasil analisis di atas dan dikaitkan dengan kecenderungan beberapa PTM di Indonesia dari tahun 2007 ke tahun 2013 dapat dilihat terjadi kenaikan proporsi penduduk yang menderita obesitas, hipertensi, diabetes mellitus (DM) dan stroke yang cukup memprihatinkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui analisis konsumsi jajanan tinggi gula garam lemak pada remaja siswa SMAS Muhammadiyah di DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 183 orang. Responden penelitian ini merupakan siswa kelas 11 IPA SMAS Muhammadiyah yang aktif dan bersedia wawancara berusia 16-17 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata responden memiliki status gizi normal (44,3%), tingkat pengetahuan gizi cukup (78,1%), pola konsumsi jajanan tinggi gula garam lemak kategori sering (34,4%). Berdasarkan uji statistik, ter dapat hubungan antara pengetahuan gizi (p-value = 0,039) dan pola konsumsi jajanan tinggi gula garam lemak (p-value = 0,000) terhadap status gizi pada siswa SMAS Muhammadiyah di DKI Jakarta.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15823/1/FIKES_GIZI_%201405025008_%20AMELIA%20NUR%20RACHMAWATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Di PT Wijaya Karya Realty Tamansari Hive Office Jakarta Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15822/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Di PT Wijaya Karya Realty Tamansari Hive Office Jakarta Tahun 2016

Selviamelia, Deby

Kecelakaan Kerja disebabkan oleh dua penyebab utama yaitu unsafe action (factor manusia) dan unsafe condition (faktor lingkungan). Faktor manusia mempengaruhi tinggi seperti kelelahan kerja. Kelelahan kerja adalah kondisi menurunnya efisiensi dan ketahanan kerja yang dapat menurunkan kinerja fisik dan produktivitas kerja. Dari studi pendahuluan yang dilakukan diketahui bahwa sekitar 53,85 % pekerja mengalami kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan kerja sekitar 22,6 % di tahun 2015. Untuk itu, permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan, pengukuran kelelahan dan cara mengatasi kelelahan. Dalam penelitian ini metodologi yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif analitik non eksperimen. Penentuan informan dari teknik aksidental sampling, pengumpulan data dengan kuisioner yang mengacu pada IFRC (International Fatigue Research Committee). Teknik analisis data dengan pengujian chi square.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15822/1/FIKES_KESMAS_120505020_DEBY%20SELVIAMELIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Karakteristik, Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pencegahan Dengan Kejadian Skabies Pada Santri di Pondok Pesantren Modern Subulussalam Kandanggede Kabupaten Tangerang Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15821/

Hubungan Karakteristik, Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pencegahan Dengan Kejadian Skabies Pada Santri di Pondok Pesantren Modern Subulussalam Kandanggede Kabupaten Tangerang Tahun 2017

Fauziah, Ratu Syifa

Skabies merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat pada suatu komunitas yang tinggal bersama dalam jangka waktu yang relatif lama seperti pada pondok pesantren, panti asuhan, panti jompo, atau lembaga pemasyarakatan lainnya. Pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat terutama kebersihan perseorangan di pondok pesantren pada umumnya kurang baik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah santri di Pondok Pesantren Modern Subulussalam Kabupaten Tangerang, berjumlah 106 santri. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh santri di Pondok Pesantren Modern Subulussalam Kabupaten Tangerang, berjulah 106 santri. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil memalui kuesioner dan wawancara kepada responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil univariat pada penelitian ini santri yang mengalami skabies (17,0%), santri perempuan (50,9%), tingkat pendidikan SMP/MTs (67,0%), pengetahuan rendah (95%), sikap negatif (92%), dan perilaku kurang baik (91%). Hasil uji bivariat
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel perilaku pencegahan dan kejadian skabies (Pvalue 0,064). Tidak terdapat hubungan yang disignifikan pada variabel jenis kelamin (Pvalue 0,124), tingkat pendidikan (Pvalue 1,000), pengetahuan (Pvalue 1,000), dan sikap (Pvalue 1,000). Saran pada penelitan adalah hendaknya seluruh santri dan pihak pengurus melakukan dan meningkatkan upaya promotif, preventif, dan kuratif dalam pemberian informasi tentang kebersihan diri, pemeriksaan kesehatan, pencegahan penyakit menular khusunya penyakit skabies, dan pengobatan penyakit.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15821/1/FIKES_KESMAS_1305015130_RATU%20SYIFA%20FAUZIAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Kepatuhan Diet, Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan Puskkesmas Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15820/

Hubungan Kepatuhan Diet, Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan Puskkesmas Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tahun 2018

Rochmah, Ainoer

Pengendalian kadar gula darah adalah hal utama bagi penderita DM salah satunya dengan terapi diet/nutrisi. Terapi diet yang benar didasari dari aktivitas fisik dan status gizi pasien menggunakan indeks massa tubuh. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif, sampel sebanyak 83 pasien yang mempunyai riwayat diabetes melitus dan sudah pernah melalukan konseling gizi pasien diatas 40 tahun. penelitian ini menggunakan tekhnik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini diperoleh jenis kelamin perempuan sebanyak 69,9% yang mempunyai kadar gula darah tidak terkontrol 62,7%, ketidakpatuhan diet 75,9%, aktivitas fisik ringan 53,0% dan indeks massa tubuh obesitas (25,3%) + overweight (24,1%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan diet (p value = 0,000) dan tidak adanya hubungan antara aktivitas fisik (p value 0,650) dan indeks massa tubuh (p value = 1,000).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15820/1/FIKES_GIZI_%201405025005%20_%20AINOER%20ROCHMAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Perbandingan Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Antara Menggunakan Media Papan Pintar Multifungsi Dan Media Powerpoint: Penelitian mix method pada SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15819/

Perbandingan Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Antara Menggunakan Media Papan Pintar Multifungsi Dan Media Powerpoint: Penelitian mix method pada SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi

Wijayati, Eko Sri

Tesis ini bertujuan untuk merancang rencana pembelajaran yang efektif
meningkatkan kemampuan HOTS siswa dengan menggunakan media papan pintar
multifungsi serta membandingkannya dengan kelas yang menggunakan media powerpoint, di kelas 6 SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi. Hipotesis penelitian ini adalah Peningkatan kemampuan HOTS siswa yang melakukan pembelajaran IPA dengan menggunakan media papan pintar multifungsi lebih tinggi dibandingkan dengan yang melakukan pembelajaran IPA dengan menggunakan media powerpoint. Penelitian dilakukan dengan populasi siswa SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi sampel untuk design research ditentukan dengan teknik non probability sampling (non random sampling) yaitu dengan cara purposive sampling Untuk eksperimen sampel ditentukan dengan teknik Probability sampling (random sampling) yitu dengan dengan cara cluster sampling. Metode yang digunakan adalah gabungan design research dengan quasi eksperimental design desain penelitian Pre test-post test control grup design. Pengumpulan data menggunakan soal pre test dan post test, skala likert, lembar observasi dan wawancara. Independent Sample t-test dengan bantuan program SPSS 21 digunakan untuk menganalisis pre test kedua kelas, hasilnya nilai signifikansi (2-tailed) 0,973. Hasil terhadap gain diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,000. t-test sample related digunakan untuk menguji pre test dan post test, hasil uji untuk kelas eksperimen nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 dan kelas kontrol nilai signifikansi (2-tailed) 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Rancangan pembelajaran berbantuan papan pintar multifungsi yang digunakan dalam penelitian ini dapat lebih baik meningkatkan keseluruhan aspek kemampuan HOTS siswa dibandingkan dengan pembelajaran berbantuan media powerpoint. Siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran. Pemilihan media yang tepat menjadi sebuah langkah startegis yang menentukan keberhasilan suatu rancangan pembelajaran berbasis HOTS

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15819/1/SPS_PENDAS_1609087005_EKO%20SRI%20WIJAYATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

Amalia, Ade

Anemia Merupakan Masalah Medis Yang Paling Sering Dijumpai Di Seluruh Dunia, Di Samping Sebagai Masalah Kesehatan Utama Masyarakat, Terutama Di Negara Berkembang. Tujuan Penelitian Untuk Menilai Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar Hb Untuk Remaja Usia 15-17 Tahun Di SMAS Pelita Tiga Rawamangun. Penelitian Ini Dilakukan Di SMA Pelita Tiga Rawamangun Dengan Melibatkan Siswa Putri Usia 15 – 17 Tahun Dengan Jumlah Sampel 30 Orang Yang Telah Dilakukan Skrinning Terlebih Dahulu. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Peningkatan Kadar Hemoglobin, Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Yaitu Pemberian Mie Bayam Merah, Asupan Zat Gizi Makro, Dan Asupan Zat Besi,. Jenis Penelitian Ini Adalah Kuasi Eksperimen Dengan Teknik Pengambilan Sampel Menggunakan Purposive Sampling. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Sebagian Besar Responden Memiliki Kadar Hemoglobin Yang Rendah Sebelum Diberikan Intervensi Dan Ada Peningkatan Kadar Hemoglobin Setelah Diberikan Intervensi, Terdapat Perbedaan Bermakna Antara Asupan Protein, Dan Asupan Fe Pada Responden Sebelum Dan Sesudah Pemberian Mie Bayam Merah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/1/FIKES_GIZI_1405025001_ADE%20AMALIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

Tias, Putri Pangesti Siamining

Kegiatan pengolahan ikan selalu menghasilkan limbah karena yang diambil umumnya hanya dagingnya saja, sementara kepala, jeroan (isi perut), duri dan kulitnya dibuang begitu saja. Permasalahan ini tidak hanya berdampak bagi lingkungan namun juga akan berdampak langsung pada kesehatan manusia itu sendiri. Untuk itu perlu dirancang suatu upaya untuk meminimalisir permasalahan sampah dengan waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi, salah satunya yaitu dengan biogas. Limbah ikan kaya akan lemak dan dapat berfungsi sebagai substrat.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian (ekperimen) yaitu dengan mencampurkan limbah ikan dan sludge kotoran sapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi dari limbah ikan dengan campuran sludge dari kotoran sapi sebagai substrat tambahan biogas dengan komposisi yang berbeda pada tiap fermentornya (A perbandingan limbah ikan dan sludge kotoran
sapi 30:70, B 50:50 dan C 70:30). Fermentasi dilakukan selama 21 hari dan dilakukan pengukuran parameter fermentasi yaitu rasio C/N, suhu, dan pH, serta produksi gas metana. Hasil yang didapat ialah rasio C/N limbah ikan 9 dan sludge kotoran sapi 21; pH berkisar 6,34-8,16; produksi gas metana pada fermentor A hari ke-7 menghasilkan gas sebesar 4,40%, hari ke-14 sebesar 10,38%, hari ke-21 sebesar 21,94%, pada fermentor B hari ke-7 menghasilkan 4,32%, hari ke-14 sebesar 5,32%, hari ke-21 sebesar 12,65%, pada fermentor C pada hari ke-7 menghasilkan 1,49%, hari ke-14 sebesar 2,83% dan hari ke-21 sebesar 12,59%. Hasil menunjukkan bahwa fermentor A dengan perbandingan (30:70) memiliki potensi lebih baik untuk dijadikan sebagai bahan campuran dalam produksi biogas.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/1/FIKES_KESMAS_1305015121_PUTRI%20PANGESTI%20S.pdf

Unduh!