http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15730/
18. IJNAA_Volume 13_Issue 1_Pages 975-982 peer review
Trisna Roy Pradipta, TRP
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15730/1/18.2021.1.1%20m.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15730/
18. IJNAA_Volume 13_Issue 1_Pages 975-982 peer review
Trisna Roy Pradipta, TRP
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15730/1/18.2021.1.1%20m.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15728/
17. 2021.8.10 Jurnal Cendekia 5 peer review
Trisna Roy Pradipta, TRP
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15728/1/17.%202021.8.10%20m.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15727/
16. 2021.8.6 Jurnal Cendekia 4 peer review
Trisna Roy Pradipta, TRP
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15727/1/16.%202021.8.6%20m.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15726/
15. 2021.7.23 Jurnal Cendekia 3 peer review
Trisna Roy Pradipta, TRP
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15726/1/15.%202021.7.23%20m.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15725/
14. 2021.06.28 Jurnal Daya Matematis Peer Review
Trisna Roy Pradipta, TRP
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15725/1/14.%202021.06.28%20m.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15724/
Analisis Indikasi Pengaruh Moral Hazard dan Adverse Selection Terhadap Pembiayaan Bagi Hasil Bank Syariah di Indonesia (Periode 2012-2017)
Hasna, Ghinaeis Fazri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikasi pengaruh Moral Hazard dan Adverse Selection terhadap Pembiayaan Bagi Hasil Bank Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 10 BUS yang mempublikasi laporan keuangannya secara lengkap dalam data triwulan selama periode Januari 2012 – Desember 2017. Teknik analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel model efek acak (random effect).
Berdasarkan hasil regresi data panel dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Menyimpulkan bahwa 1) NPF berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Pembiayaan Bagi Hasil dengan signifikansi 0.2122 > 0.05 dan nilai koefisien -0.018615. 2) GDP berpengaruh negatif signifikan terhadap Pembiayaan Bagi Hasil dengan signifikansi 0.0000 > 0.05 dan nilai koefisien -0.660948. 3) TBH berpengaruh positif signifikan terhadap Pembiayaan Bagi Hasil dengan signifikansi 0.0000 > 0.05 dan nilai koefisien 0.277888. Secara parsial NPF tidak mengindikasikan adanya pengaruh moral hazard dan adverse selection. Secara Simultan NPF, GDP, TBH secara bersama sama berpengaruh terhadap Pembiayaan Bagi Hasil yang berarti mengindikasikan adanya pengaruh moral hazard dan adverse selection pada Pembiayaan Bagi Hasil Bank Syariah di Indonesia.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15724/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025051%20%20_%20GHINAEIS%20FAZRI%20HASNA.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15723/
Pengaruh Pembiayaan UMKM, Kecukupan Modal, Efisiensi Operasional dan Pembiayaan Bermasalah terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah di Indonesia (Periode 2013-2017)
Sabila, Ghaida Fathihatu
Penulis melakukan penelitian dalam ruang lingkup pengaruh pembiayaan UMKM, Kecukupan Modal, Efisiensi Operasional dan Pembiayaan Bermasalah terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah. Bagaimana pengaruh secara parsial dan secara simultan variabel bebas terhadap variabel terikat. Pertumbuhan laba yang positif pada bank syariah perlu dipertahankan sebab mampu mempengaruhi kelangsungan kinerja bank. Dari sisi lain, tingkat kepercayaan masyarakat juga dilihat dari kinerja bank syariah itu sendiri. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba bank syariah tersebut dengan menggunakan variabel Pembiayaan UMKM (PUMKM), Kecukupan Modal (CAR), Efisiensi Operasional (BOPO) dan Pembiayaan Bermasalah (NPF) terhadap rasio pertumbuhan laba (ROA). Variabel tersebut akan menjelaskan pengaruh terhadap pertumbuhan laba bank syariah yang naik tipis dan menjelaskan hubungan setiap variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pembiayaan UMKM (PUMKM), CAR, BOPO dan NPF secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0000 < 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Pembiayaan umkm (PUMKM) berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0276 < 0.05. CAR tidak berpengaruh terhadap ROA dengan nilai sig. 0.7759 > 0.05. BOPO secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0000 < 0.05. NPF secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai sig. 0.0001 < 0.05. Serta dengan nilai Adjusted R-Square sebesar 0.824742 mengartikan bahwa kemampuan model regresi yang terdiri dari Pembiayaan UMKM, CAR, BOPO dan NPF sebagai variabel independen mampu menjelaskan variasi perubahan ROA sebagai variabel dependen sebesar 82.47% dan sisanya 17.53% perubahan ROA dijelaskan oleh variabel lain diluar model yang digunakan penulis. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15723/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025050%20_%20GHAIDA%20FATHIHATU%20SABILA.pdf Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15722/
13. 2021.6.17 Jurnal Cendekia 2 Peer Review
Trisna Roy Pradipta, TRP
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15722/1/13.%202021.6.17%20m.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15719/
Gambaran Index Penilaian Kinerja Layanan Frontlinear Dengan Metode IMS (Internal Mystery Shopping) Pada PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Jabodetabek Tahun 2015-2017
Suryati, Fitri
Perkembangan bank syariah yang terbilang cepat, selain didorong oleh landasan hukum yang memayunginya, juga sangat ditentukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) pada bank-bank tersebut. Agar dapat bersaing dan terus berkembang secara orientasi jangka panjang perusahaan dapat terwujud, tentunya para pihak bank harus memberikan pelayanan yang baik kepada nasabah. Oleh karena itu dibutuhkan karyawan yang memiliki komitmen untuk bekerja sesuai dengan standarisasi bank, khususnya pada bagian frontlinear seperti customer service, teller dan satpam. Pendekatan metode yang digunakan untuk melihat kinerja layanan adalah mystery shopping dengan mengirimkan nasabah bayangan untuk mengukur kinerja layanan frontlinear.
Berdasarkan hasil penilaian dengan mystery shopping dapat dilihat masih ada kekurangan dalam kinerja layanan frontlinear pada aspek sikap, keterampilan dan ketelitian.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15719/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025049%20%20_FITRI%20SURYATI.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15718/
Analisis Terhadap Penyelesaian Wanprestasi Nasabah Dalam Akad Musyarakah Menurut Fatwa DSN MUI (Studi Kasus: PT. Bank BNI Syariah Pusat)
Pradana, Fikri
Kasus pembiayaan bermasalah nasabah banyak terjadi di berbagai bank, termasuk bank syariah. Timbulnya pembiayaan bermasalah tersebut dapat diakibatkan oleh berbagai kondisi dan keadaan. Diantara penyebabnya adalah kelalaian nasabah dalam menunaikan kewajibannya dalam hal pinjaman atau karena usaha mereka mengalami kegagalan. Wanprestasi nasabah tersebut perlu mendapat solusi dari persepektif syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyelesaian wanprestasi nasabah di bank syariah khususnya dalam akad musyarakah telah sesuai dengan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analisis, yaitu penelitian dengan mengumpulkan data mengenai penyelesaian wanprestasi dalam akad musyarakah di PT. Bank BNI Syariah Pusat ditinjau dari Fatwa DSN-MUI. Penelitian ini menggunakan dua sumber data, yaitu data primer berupa hasil dari wawancara yang diteliti dan data sekunder berupa buku, internet, jurnal dan dokumen lain yang berkaitan dengan penelitian.
Hasil penelitian ini menujukan ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya wanprestasi nasabah dalam akad musyarakah di PT. Bank BNI Syariah Pusat. Diantara penyebabnya adalah kondisi usaha nasabah yang tidak menguntungkan selain itu wanprestasi nasabah juga terjadi karena adanya itikad yang kurang baik dari pihak nasabah itu sendiri yang tidak mau menyelesaikan kewajibannya. Proses penyelasian wanprestasi dalam akad musyarakah, dilakukan dengan memberikan peringatan secara lisan dengan memberikan waktu sampai akhir bulan, pemberian surat peringatan, akad ulang melalui PT. Bank BNI Syariah Pusat. Proses penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh PT. Bank BNI Syariah Pusat sudah sesuai dengan fatwa DSN MUI No. 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15718/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025045%20%20_%20FIKRI%20PRADANA.pdf