Categories
Repo

Adaptasi Budaya Santri dan Santriwati Asal Jakarta Dalam Kehidupan Pondok Modern Arrisalah Slahung

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15607/

Adaptasi Budaya Santri dan Santriwati Asal Jakarta Dalam Kehidupan Pondok Modern Arrisalah Slahung

Hastiningsih, Anindyati Pramudya

Kehidupan di kota Jakarta mempengaruhi kehidupan remaja, pada masa ini mereka bisa melakukan hal apa saja tanpa terkecuali kehidupan negatif seperti pergaulan bebas, cenderung ingin tampil serba mewah dan sebagainya. Namun tidak bagi mereka yang melanjutkan hidup dan pendidikannya di pesantren. Mereka meninggalkan kehidupan kota untuk mempelajari ilmu agama, sikap dan perilaku mereka untuk membentuk karakter pribadi yang lebih baik. Bagaimana adaptasi budaya santri dan santriwati asal Jakarta dalam kehidupan Pondok Modern Arrisalah? Bagaimana perbandingan budaya antara santri dan santriwati asal Jakarta saat melakukan adaptasi di Pondok Modern Arrisalah? Penelitian ini menggunakan teori komunikasi lintas budaya, adaptasi budaya dan genderlect style. Keterkaitan penelitian dengan teori ialah adanya kegiatan yang dilakukan oleh santri dan santriwati, mempelajari hal-hal baru yang ada di pondok, kemudian adaptasi budaya yang ada di pondok serta perbandingan santri dan santriwati dalam adaptasi di pondok. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode wawancara serta jenis penelitian deskriptif. Penentuan subyek penelitian dengan snowball sampling dengan mencari key person. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi nonpartisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi data berupa teori, sumber, dan waktu. Hasil dari penelitian adalah santri dan santriwati melakukan adaptasi budaya kurva-U dalam empat tahap yakni fase optimistik, fase saat mereka sangat senang saat pertama kali masuk pondok. Fase masalah kultural masa saat mereka memiliki hambatan, kekhawatiran dan kecemasan. Fase recovery masa saat santri dan santriwati mulai mencoba untuk menghadapi hambatan tersebut. Fase penyesuaian saat mereka mulai terbiasa dan menikmati dengan segala rutinitas yang ada di pondok. Perbandingan adaptasi budaya yang dilihat yakni santri memiliki kelompok Konsulat Jakarta, dalam menyelesaikan masalah mereka melakukan sharing/berbagi kepada teman terdekat dan melakukan kegiatan pondok. Dalam interaksi keseharian pada teman yang berbeda daerah mereka mencoba untuk mengikuti gaya berkomunikasi. Sedangkan santriwati mereka berkumpul dalam Konsulat Jakarta saat pergantian pengurus, dalam menyelesaikan masalah mereka memilih untuk diam. Dalam interaksi keseharian mereka tetap menggunakan Bahasa Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15607/1/FISIP_ILKOM_%20ANINDYATI%20PRAMUDYA%20HASTININGSIH_1406015014.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Isi Pelanggaran Etika Penyiaran (P3SPS) pada Tayangan Program Sinetron Jodoh Wasiat Bapak di ANTV

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15606/

Analisis Isi Pelanggaran Etika Penyiaran (P3SPS) pada Tayangan Program Sinetron Jodoh Wasiat Bapak di ANTV

Perwira, Andhika Gangga

Sinetron Jodoh Wasiat Bapak ditayangkan di ANTV pada waktu prime time. Sinetron ini menceritakan tentang kehidupan seorang pengantar jenazah yang dikemas dengan suasana drama religi, komedi, serta horor. Penelitian ini menemukan bentuk-bentuk pelanggaran etika penyiaran yang terdapat dalam tayangan sinetron Jodoh Wasiat Bapak pada episode 497, 554, 669, 771, dan 802. Selain itu ditemukan juga faktor apa saja yang mempengaruhi pelanggaran etika penyiaran yang terdapat faktor dalam sinetron tersebut. Paradigma penelitian ini adalah konstruktivisme. Teori yang digunakan adalah pengaruh isi media (hierarchy of influence) dan tanggung jawab sosial. Teori pengaruh isi media memperhitungkan beberapa dorongan yang menimpa media secara berkala dan memperlihatkan bagaimana pengaruh pada suatu tingkat dapat berinteraksi dengan pengaruh di tingkat lain. Sedangkan teori tanggung jawab sosial berasumsi bahwa kebebasan mengandung suatu tanggung jawab bahwa pers harus bertanggung jawab kepada masyarakat dalam menjalankan fungsi-fungsi penting komunikasi massa dalam masyarakat modern. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi kualitatif serta jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sinetron Jodoh Wasiat Bapak. Unit pengamatannya pada adegan, dialog atau narasi, dan efek suara yang mengandung unsur mistis. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, wawancara mendalam (depth interview), dan studi pustaka. Hasil penelitian menemukan sinetron Jodoh Wasiat Bapak pada episode 497, 554, 669, 771, dan 802 melakukan pelanggaran etika penyiaran karena tidak sesuai dengan Undang-Undang Penyiaran No.32 Tahun 2002 tentang isi tayangan yang mengandung unsur kekerasan dan unsur mistik atau supranatural yang intensitasnya berlebihan serta diluar nalar logika. Bentuk kekerasan tersebut berupa memukul, mencekik, memasung, menusuk, dan menjambak. Sedangkan bentuk mistik yang berlebihannya adalah penampakan hantu yang menyeramkan secara berulang-ulang, kuburan terbakar, dan jenazah yang terbakar. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan menggunakan teori konstruksi realitas media guna melihat bagaimana penulis skenario dan sutradara mengkonstruksikan realitas dalam sinetron khususnya yang ber-genre religi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15606/1/FISIP_ILKOM_%20ANDHIKA%20GANGGA%20PERWIRA_1206015009.pdf

Unduh!

Categories
Repo

The Effect of Direct Reading Thinking Activity (DRTA) and Reading Attitude toward Reading on Students’Reading Comprehension

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15605/

The Effect of Direct Reading Thinking Activity (DRTA) and Reading Attitude toward Reading on Students’Reading Comprehension

purwandari, diah

The aim of this thesis is to find out the effect of Direct Reading Thinking Activity (DRTA) and Reading Attitude toward Reading on Students’ Reading Comprehension. Four classes of management classes are chosen randomly and assigned as the experimental class and the control class. The samples are 61 students for the experimental class and 60 students in the control class.
This study applied quantitative method for reading comprehension test and ASRA (Adult Survey Reading Attitude) as the instruments. It is assumed that DRTA and Reading
give positive effect on students’ reading comprehension. After setting into experimental class and control class, experimental were taught using DRTA and control class were taught using regular method. By the end of the 10 sessions, those students were assigned to take a Reading Comprehension Test and fill in the ASRA questionnaire.
The result of the data analysis indicates that there was not statistically significant difference effect between high and low attitude on students’ reading comprehension.
Students who were taught by DRTA got the average value higher than Conventional method.
The result indicated that there was a positive, linear relationship among the three variables.
The R square value which was 0.316 represented the proportion of variation in the dependent
variable that was explained by the independents variables. This meant about 31.6 % of the variance in the dependent variable or reading comprehension was explained by the
independent variables method (DRTA and conventional ) and reading attitude and 68.4 % was explained by other factors. The students who were taught using DRTA show a
significant effect on students’ reading comprehension

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15605/1/The%20Effect%20of%20Direct%20Reading%20Thinking%20Activity%20%28DRTA%29%20and%20Reading%20Attitude.pdf

Unduh!

Categories
Repo

KEBIASAAN MENONTON VLOG DIARI DAN KORELASI TERHADAP KETERAMPILAN RETORIKA MAHASISWA

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15604/

KEBIASAAN MENONTON VLOG DIARI DAN KORELASI TERHADAP KETERAMPILAN RETORIKA MAHASISWA

Ibrahim, Nini

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15604/1/Kebiasaan%20Menonton%20Vlog%20%28S2%29.pdf

Unduh!

Categories
Repo

7. 2020.7.30 Jurnal Elemen Peer review

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15603/

7. 2020.7.30 Jurnal Elemen Peer review

Trisna Roy Pradipta, TRP

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15603/1/7.%202020.7.30%20peer%20review_merged.pdf

Unduh!

Categories
Repo

6. 2020.03.30 JNPM peer review_merged

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15602/

6. 2020.03.30 JNPM peer review_merged

Trisna Roy Pradipta, TRP

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15602/1/6.%20%28done%29%202020.03.30%20peer%20review_merged.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15600/

Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Tahun 2017

Nurista, Esti

Dalam menyelenggarakan suatu upaya kesehatan, rumah sakit harus memiliki suatu organisasi yang membutuhkan keunggulan kompetitif. Interaksi setiap orang dalam sebuah organisasi menggambarkan budaya pada organisasi tersebut. Budaya organisasi yang positif diperlukan untuk membangun komitmen yang tinggi di rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dengan kinerja perawat yang dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto. Populasi pada penelitian ini sebanyak 1134 perawat dengan sampel seluruh perawat sebanyak 110. Metode peneltian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel Propotional Stratified Random Sampling, serta menggunakan data primer yang diambil dengan uji kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini adalah (51.8%) responden menyatakan budaya organisasi yang baik. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sistem imbalan dengan kinerja perawat (Pvalue: 0.015) dan tidak ada hubungan bermakna antara inisiatif individual (Pvalue 1.000), toleransi terhadap tindakan berisiko (Pvalue 0.752), integrasi (Pvalue 0.142), dukungan manajemen (Pvalue 0.115), kontrol (Pvalue 0.846), identitas (Pvalue 0.189), toleransi terhadap konflik (Pvalue 0.726), pola komunikasi (Pvalue 0.089) dengan kinerja perawat. Dengan demikian, diharapkan pimpinan dapat meningkatkan pengawasan terhadap perawat, memberikan motivasi, penghargaan kepada perawat yang berprestasi serta sangsi yang tegas kepada perawat yang melanggar peraturan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15600/1/FIKES_KESMAS_1405015045_ESTI%20NURISTA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Asupan Energi, Zat Gizi Makro dan Pola Konsumsi Singkong dengan Status Gizi pada Masyarakat Kampung Adat Cireundeu, Cimahi Selatan Jawa Barat Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15599/

Hubungan Asupan Energi, Zat Gizi Makro dan Pola Konsumsi Singkong dengan Status Gizi pada
Masyarakat Kampung Adat Cireundeu, Cimahi Selatan Jawa Barat Tahun 2016

Hanifah, Shelly

Singkong merupakan komoditas hasil pertanian yang banyak ditanam di Indonesia dan merupakan sumber karbohidrat yang penting setelah beras, dengan kandungan karbohidrat sebanyak 34,7%. Penelitian ini bertujuan untuk menghubungkan asupan energi, zat gizi makro dan dan pola konsumsi singkong dengan status gizi pada masyarakat Kampung Adat Cireundeu. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara dengan 80 responden di RT 002 RW 10 Kampung Adat Cireunde pada tanggal 24– 26 Juli 2016. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 59% responden berjenis kelamin perempuan, 56% responden berpendidikan hanya tamat SD, 43% responden tidak memiliki pekerjaan, 56% responden memiliki tingkat pengetahuan gizi kurang
baik. Berdasarkan pola konsumsi singkong sebanyak 61% responden mengkonsumsi singkong ≥ 3 kali/hari sebanyak ≥ 400 gram/hari. Rata-rata kontribusi singkong terhadap asupan makan yaitu energi 44% dan karnohidrat 72%. Asupan energi dan zat gizi makro responden memilki defisit berat. 73,75% responden memiliki status gizi normal. Hasil uji statistik, asupan energi, zat gizi makro dan pola konsumsi singkong tidak ada hubungan yang signifikan dengan status gizi sedangkan jumlah konsumsi singkong terdapat hubungan yang signifikan dengan status gizi dengan p-value 0,03.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15599/1/FIKES_GIZI_1205025074_SHELLY%20HANIFAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Implementasi Kesesuaian Bacaan Hukum Tajwid Siswa Dalam Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Kelas IX SMP Ash-Sholihin Jakarta Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15598/

Implementasi Kesesuaian Bacaan Hukum Tajwid Siswa Dalam Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Kelas IX SMP Ash-Sholihin Jakarta Barat

Rizaldi, Mohamad

Penelitian Ini Dilaksanakan Di SMP Ash-Sholihin Jakarta, Jakarta Barat. Penelitian Ini Merupakan Jenis Penelitian Kualitatif. Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Ini Menggunakan Metode Analisis Kualitatif Deskriptif Dengan Menggunakan Triangulasi Sumber Dan Triangulasi Teknik. Hasil Dari Penelitian Ini Bahwa SMP Ash-Sholihin Menerapkan Hukum Bacaan Ilmu Tajwid Dalam Membaca Al-Qur’an. SMP Ash-Sholihin Jakarta Barat Mengalami Kendala-Kendala Dalam Implementasi Kesesuaian Bacaan Hukum Tajwid Dalam Membaca Al-Qur’an. Kendala-Kendala Dalam Implementasi Kesesuaian Bacaan Tajwid Ini Tergolong Banyak Terutama Dari Peserta Didik Yang Masih Banyak Mendapatkan Kesulitan Dalam Memahami Ilmu Tajwid Yang Disampaikan, Hal Ini Disebabkan Rendahnya Tingkat Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik, Selain Itu Penyampaian Guru Yang Kurang Menarik Membuat Peserta Didik Kurang Tertarik Untuk Mempelajari Ilmu Tajwid. Maka Dari Keseluruhan Peserta Didik Yang Diujikan Yaitu Sebanyak 27 Siswa, Dengan Demikian Siswa Yang Membaca Al-Qur’an Sesuai Dengan Ilmu Tajwid Nun Sukun/Tanwin Dipersentasekan Sebannyak 18,51%, Dan 40,74% Siswa Membaca Al-Qur’an Sesuai Dengan Hukum Tajwid Alif-Lam, Serta 33,33% Siswa Membaca Al-Qur’an Sesuai Dengan Hukum Tajwid Qalqalah, Berdasarkan Data Tersebut Dapat Di Interprestasikan Bahwa Yang Membaca Al-Qur’an Sesuai Dengan Hukum Tajwid Yang Dipelajari Tergolong Dalam Kategori Rendah. Hal Sebagaian Disebabkan Oleh Beberapa Kendala Seperti Rendahnya Kemampuan Baca Al-Qur’an Peserta Didik, Kurangnya Minat Peserta Didik Untuk Mempelajari Al-Qur’an Serta Ilmu Tajwid, Dan Kesulitan Peserta Didik Untuk Memahami Iilmu Tajwid Tersebut. Walau Demikian, Sekolah Telah Berupaya Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik Serta Telah Berupaya Untuk Membantu Peserta Didik Untuk Memahami Ilmu Tajwid, Salah Satunya Sekolah Telah Mengadakan Pelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) Dengan Harapan Dapat Membantu Peserta Didik Untuk Belajar Membaca Al-Qur’an Dan Memahami Ilmu Tajwid.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15598/1/FAI_PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM_%201307015028%20_%20MOHAMAD%20RIZALDI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Kebiasaan Minum, Asupan Cairan, Suhu Tempat Kerja, Dan Pengetahuan Dengan Status Hidrasi Pada Pekerja Industri Pt. Indofood Fritolay Makmur Tangerang Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15597/

Hubungan Kebiasaan Minum, Asupan Cairan, Suhu Tempat Kerja, Dan Pengetahuan Dengan Status Hidrasi Pada Pekerja Industri Pt. Indofood Fritolay Makmur Tangerang Tahun 2016

Fitri, Sagita Dwi Hamarsa

Dehidrasi adalah kehilangan cairan tubuh dalam jumlah banyak. Apabila terjadi ketidakseimbangan cairan dalam tubuh, akan timbul dehidrasi atau kehilangan air secara berlebihan. Dehidrasi bila dibiarkan akan berdampak buruk bagi tubuh. Pekerja industri merupakan populasi yang paling sering melakukan kegiatan fisik di lingkungan panas dalam waktu yang lama sehingga berpotensi mengalami dehidrasi yang disebabkan oleh hilangnya cairan akibat peningkatan pengeluaran air melalui keringat dan pernapasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan minum, asupan cairan, suhu tempat kerja, dan pengetahuan dengan status hidrasi pada pekerja industri di PT. Indofood Fritolay Makmur Tanggerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diambil 110 orang pekerja. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik subjek, kebiasaan minum, suhu tempat kerja, dan pengetahuan yang diperoleh dari kuesioner dan formulir
recall 2 × 24 jam. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi-square dan koreasi pearson. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden sebanyak 11.1% memiliki gangguan kesehatan, 3.7% memiliki kebiasaan minum kurang, 60.2% memiliki asupan cairan kurang, 32.4% bekerja pada suhu tinggi, 96.3% memiliki pengetahuan rendah, 44.4% mengalami dehidrasi ringan, 26.9% mengalami dehidrasi sedang, dan 1.9% mengalami dehidrasi berat. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan signifikan antara status hidrasi dengan asupan cairan dan suhu tempat kerja pada pekerja industri PT. Indofood Fritolay Makmur Tangerang.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15597/1/FIKES_GIZI_1205025073_SAGITA%20DWI%20HAMARSA%20FITRI.pdf

Unduh!