Categories
Repo

Tindak Tutur Ilokusi Haris Azhar

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16746/

Tindak Tutur Ilokusi Haris Azhar

Abdul Rahman, Jupri

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16746/1/Tindak%20Tutur%20Ilokusi%20Haris%20Azhar.pdf

Unduh!

Categories
Repo

SK-BAP-Hadir-Nilai-Prakt Steril E2

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16772/

SK-BAP-Hadir-Nilai-Prakt Steril E2

Gusmayadi, Inding

Bukti kinerja pengajaran semester genap 2021-2022

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16772/1/SK-BAP-Hadir-Nilai-Prakt%20Steril%20E2.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16747/

Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk

Hendrastiani, Seli

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Budaya Organisasi,
Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu
Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja sebagai variabel
independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan PT Telekomunikasi
Indonesia, Tbk yang berjumlah 140 karyawan. Teknik pemilihan sampel
menggunakan slovin, diperoleh berjumlah 103 orang sebagai responden. Teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan
skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis
deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji
normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi,
pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien
korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y)
mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38.35 dengan standar deviasi sebesar
3.882. Variabel Budaya Organisasi (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar
40.75 dengan standar deviasi sebesar 4.445. Variabel Motivasi Kerja (X2)mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 35.96 dengan standar deviasi sebesar
4.589. Variabel Kepuasan Kerja (X3) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar
38.23 dengan standar deviasi sebesar 3.991.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu ̂ = 0.403 + 0.191
X1 + 0.323 X2 + 0.390 X3. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual
berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi
heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan
model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0.627 artinya variabel independen budaya
organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja mampu mempengaruhi variabel
dependen kinerja karyawan adalah sebesar 62.7% sedangkan sisanya sebesar
37.3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji statistik t variabel yaitu budaya organisasi (X1) menunjukkan thitung
sebesar 3.365 > 1.660, tingkat signifikansi 0.001 < 0.05 maka Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Motivasi Kerja (X2) menunjukkan thitung sebesar 4.977 > 1.660, tingkat signifikansi 0.000 < 0.05 maka Motivasi Kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Kepuasan Kerja (X3) menunjukkan thitung sebesar 4.954 > 1.660, tingkat signifikansi 0.000 < 0.05 maka Kepuasan Kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan Fhitung sebesar 58.164 > F 0.05 (3:99) = 2.70 dengan tingkat
signifikansi 0.000 < 0.05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Budaya Organisasi (X1) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0.320 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.001 < 0.05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif rendah dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Motivasi Kerja (X2) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0.447 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Kepuasan Kerja (X3) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0.446 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) = 0.799 berarti ketiga variabel yaitu Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang kuat (berada pada interval 0.60-0.799) dan positif terhadap kinerja karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16747/1/FEB_MNJ_1402015158_Seli%20Hendrastiani.pdf Unduh!

Categories
Repo

SK-BAP-Hadir-Nilai-Prakt Steril F1

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16773/

SK-BAP-Hadir-Nilai-Prakt Steril F1

Gusmayadi, Inding

Bukti kinerja pengajaran semester genap 2021-2022

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16773/1/SK-BAP-Hadir-Nilai-Prakt%20Steril%20F1.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pelatihan Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada Departemen Painting Piano PT. Yamaha Music Manufacturing Pulogadung Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16748/

Pengaruh Pelatihan Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada Departemen Painting Piano PT. Yamaha Music Manufacturing Pulogadung Jakarta

Muthia, Siti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja dan
motivasi terhadap kinerja karyawan pada departemen painting piano PT Yamaha
Music Manufacturing Pulogadung Jakarta. Variabel yang di teliti adalah pelatihan
kerja dan motivasi sebagai variabel bebas dan kinerja karyawan sebagai variabel
terikat pada departemen painting piano PT Yamaha Music Manufacturing
Pulogadung Jakarta. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan departemen
painting piano PT Yamaha Music Manufacturing Pulogadung Jakarta. Data
penelitian ini bersifat primer yang di kumpulkan dengan cara menyebar kuesioner.
Dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden. Pengambilan sampel dilakukan
dengan teknik random sampling yaitu karyawan departemen painting piano PT
Yamaha Music Manufacturing Pulogadung Jakarta. Teknik pengumpulan data
menggunakan pengolahan dan analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas,
analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji koefisien
determinasi dan koefisien korelasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelatihan kerja berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan pelatihan kerja dan motivasi
berpengaruh terhadap kinerja karyawan departemen painting piano PT Yamaha
Music Manufacturing Pulogadung Jakarta.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16748/1/FEB_MNJ_1402015168_Siti%20Muthia.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Surat Kontrak penelitian hibah 2022

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16728/

Surat Kontrak penelitian hibah 2022

Bambang, Dwi Hartono

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16728/1/Surat%20Kontrak%20penelitian%202022.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hasil Uji Kompetensi kewirausahaan kadin BDH

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16729/

Hasil Uji Kompetensi kewirausahaan kadin BDH

Bambang, Dwi Hartono

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16729/1/Hasil%20Uji%20Kompetensi%20kadin%20BDH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

sertifikat Kongres Halal Internasional 2022 BDH

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16730/

sertifikat Kongres Halal Internasional 2022 BDH

Bambang, Dwi Hartono

Bambang, Dwi Hartono sertifikat Kongres Halal Internasional 2022 BDH. Documentation. MM UHAMKA. (Unpublished)

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Di Bagian Desking Di PT. Young Industri Indonesia Cileungsi, Bogor Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16732/

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Di Bagian Desking Di PT. Young Industri Indonesia Cileungsi, Bogor Tahun 2019

Juliant, Denys

Kelelahan kerja merupakan suatu pola yang timbul pada suatu keadaan yang secara umum terjadi pada pekerja, dimana pekerja tidak sanggup lagi untuk melakukan pekerjaan sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan produktivitas kerja akibat faktor pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di bagian desking di PT. Young Industri Indonesia Tahun 2019. Dalam penelitian ini metodologi yang digunakan adalah dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling sebanyak 50 responden. Hasil penelitian univariat didapatkan risiko kelelahan kerja tinggi sebanyak 72%. Prevalensi Umur >30 tahun sebanyak 60%. Prevalensi durasi kerja >8 jam sebanyak 80%. Prevalensi masa kerja >2 tahun 62%. Prevalensi waktu istirahat kurang sebanyak 34%. Prevalensi waktu tidur >8 jam sebanyak 50%. Berdasarkan hasil penelitian bivariat yang berhubungan didapatkan pada variabel durasi kerja (p-value 0,001) dan variabel masa kerja (p-value 0,000). Sedangkan yang tidak berhubungan pada variabel umur (p-value 0,304), variabel waktu istirahat (p-value 0,873), dan variabel waktu tidur (p-value 0,208). Perusahaan diharapkan dapat memperhatikan pekerja terkait dengan kelelahan kerja dan mengatur waktu disela-sela jam istirahat agar para pekerja dapat melakukkan peregangan otot guna menghindari kelelahan kerja akibat dari kegiatan dan aktifitas yang menoton saat bekerja.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16732/1/FIKES_KM_1405015032_DENYS%20JULIANT.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri di SMAN 2 Bekasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16734/

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri di SMAN 2 Bekasi

Rahmanisa, Riska

Kanker payudara merupakan jenis tumor ganas yang hingga kini masih menjadi pembunuh nomor satu bagi perempuan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Tingginya tingkat kematian akibat kanker payudara disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya, tanda – tanda dini, faktor resiko, cara penanggulangan yang benar dan penerapan pola hidup sehat. Salah satu metode deteksi dini kanker payudara adalah SADARI yang dapat dilakukan wanita semenjak masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku SADARI pada remaja putri di SMAN 2 Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dengan populasi yaitu seluruh remaja putri kelas XI yang ada di SMAN 2 Bekasi. Besar sampel pada penelitian ini adalah 86 responden. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengetahuan tentang SADARI, sikap terhadap SADARI, keterpaparan media massa, dukungan orang tua dan dukunagn teman sebaya. Sedangkan variabel terikat adalah perilaku SADARI. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil melalui angket yang diisi oleh responden menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil univariat menunjukkan sebanyak 60,2% siswi berperilaku SADARI baik, 72,1% siswi mempunyai pengetahuan SADARI yang tinggi, 64% siswi memiliki sikap mengenai SADARI yang positif, 62,8% siswi mendapatkan informasi tentang SADARI, 57,2% siswi mendapatkan dukungan orang tua yang cukup dan 51,2% siswi mendapatkan dukungan teman sebaya yang cukup. Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan SADARI (Pvalue = 0,007), sikap SADARI (Pvalue = 0,001), keterpaparan media massa (Pvalue = 0,000), dukungan orang tua (Pvalue = 0,017), dan dukungan teman sebaya (Pvalue = 0,000) dengan perilaku SADARI pada remaja putri di SMA N 2 Bekasi. Diharapkan kedepannya ada suatu kegiatan yang menambah wawasan dan ketertarikan siswi SMA N 2 Bekasi untuk melakukan SADARI serta penelitian kepada siswi yang belum pernah mendengar SADARI.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16734/1/FIKES_KESMAS_1405015130_RISKA%20RAHMANISA.pdf

Unduh!