Categories
Repo

Pengaruh Kompensasi Bonus, Leverage dan Profitabilitas terhadap Earning Management pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16434/

Pengaruh Kompensasi Bonus, Leverage dan Profitabilitas terhadap Earning Management pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

Marjani, Salsabila

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompensasi Bonus, Leverage dan Profitabilitas terhadap Earning Management pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Adapun variabel yang diteliti adalah kompensasi bonus, leverage dan profitabilitas sebagai variabel independen dan earning management sebagai variable dependen. Populasi dalam penelitian adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2018 sebanyak 47 perusahaan. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 6 perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode telaah dokumen yaitu menelaah laporan keuangan yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI) (www.idx.co.id). Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi), uji hipotesis, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial variabel kompensasi bonus berpengaruh positif signifikan terhadap earning management hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05 dan leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap earning management hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05. Sedangkan profitabilitas tidak berpengaruhterhadap earning management dengan nilai signifikansi sebesar 0,06 > 0,05. Hasil uji F menunjukan bahwa secara simultan variabel kompensasi bonus, leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap earning management dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Adjusted R Square sebesar 0,344, hal ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel kompensasi bonus, leverage dan profitabilitas untuk menjelaskan variasi pada variabel dependen earning management sebesar 34,4% sedangkan sisanya 65,6% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini seperti komite audit, audit eksternal, dan likuditas. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan menambahkan dan menguji variabel lain yang tidak berpengaruh pada penelitian ini dan diduga memiliki pengaruh terhadap earning management. Selain itu, diharapkan untuk memperluas periode dan objek penelitian untuk memberi gambaran lebih luas terkait objek yang diteliti. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16434/1/FEB_AKT_1602015168_SALSABILA%20MARJANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Penerimaan Pajak di KPP Jakarta Kebayoran Baru Tiga Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16435/

Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Penerimaan Pajak di KPP Jakarta Kebayoran Baru Tiga Tahun 2020

Leoni, Fitri Junia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemeriksaan, penagihan, dan sanksi pajak terhadap penerimaan pajak. Sampel yang terpilih sebanyak 50 responnden dengan teknik survei menggunakan instrument kuesioner di wilayah KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Tiga.
Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Penelitian ini menggunakan SPSS Versi 26.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemeriksaan pajak secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung -0,510 < ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,613 > 0,05. Penagihan pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung 7,013 > ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sanksi pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung 2,415 > ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,020 < 0,05. Adapun secara simultan, menunjukkan bahwa variabel pemeriksaan pajak, penagihan pajak, dan sanksi pajak secara bersama-sama berpengaruh positif serta signifikan terhadap penerimaan pajak. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai Fhitungyaitu 51,722 > Ftabel 2,81 dengan tingkat nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Adjusted R Square sebesar 75,6% variabel dependen penerimaan pajak dijelaskan oleh variabel independen pemeriksaan pajak, penagihan pajak, dan sanksi pajak, dan sisanya sebesar 24,4% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah sampel atau tempat penelitian, sehingga diperoleh hasil yang lebih akurat. Kemudian dapat menambah variabel lain yang mungkin dapat berpengaruh terhadap penerimaan pajak. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16435/1/FEB_AKT_1602015172_FITRI%20JUNIA%20LEONI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, dan Ukuran Perusahaan Klien terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Sektor Keuangan pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI 2015-2019)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16436/

Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, dan Ukuran Perusahaan Klien terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Sektor Keuangan pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI 2015-2019)

Pramono, Maulana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara audit fee, audit tenure dan ukuran perusahaan klien terhadap kualitas audit. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah audit fee, audit tenure dan ukuran perusahaan klien sebagai variabel independen dan kualitas audit sebagai variabel dependen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 data yang terdiri dari 12 perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2019 dan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor keuangan. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi logistik.
Hasil penelitian diperoleh berdasarkan pengolahan data menggunakan SPSS 20 dan menghasilkan persamaan regresi Logitka = -65,460 + 5,453 X1 + 0,560 X2 – 1,590 X3. Hasil pengujian menunjukan bahwa audit fee secara parsial berpengaruh positif terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,009 > 0,05. Audit tenure secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,513 < 0,05 dan ukuran perusahaan klien secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,077 > 0,05. Variabel audit fee, audit tenure, dan ukuran perusahaan klien secara simultan berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dilihat pada nilai Nagelkerke R Squaresebesar 0,882 atau 88,2% yang artinya 88,2% menunjukan derajat hubungan yang sangat kuat. Sedangkan sisanya 11,8% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memberikan beberapa saran bagi peneliti selanjutnya yaitu diharapkan dapat menggunakan variabel lain yang lebih erat kaitannya dengan kualitas audit dan meneliti sektor lain agar mendapatkan hasil yang lebih baik. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16436/1/FEB_AKT_1602015181_MAULANA%20PRAMONO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Leverage, Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Audit Fee, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan Terhadap Tax Avoidance

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16437/

Pengaruh Leverage, Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Audit Fee, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan Terhadap Tax Avoidance

Febriyana C P, Fijri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage, likuiditas, pertumbuhan penjualan, kualitas audit, audit fee, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah leverage, likuiditas, pertumbuhan penjualan, kualitas audit, audit fee, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan. Sedangkan variable dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance yang diukur menggunakan ukuran cash effective tax rate (CETR). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 7 perusahaan yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling dengan 35 data observasi yang merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan tahun 2014-2018. Metode penelitian ini menggunakan metode eksplanasi dengan metode Analisa yang digunakan adalah Analisa regresi linear berganda.
Hasil penelitian menggunakan SPSS Versi 20 diperoleh persamaan regresi linear berganda CETR = 366,246 + 1,313X1 + 0,540X2 – 0,180X3 – 70,625X4 – 15,402X5 – 1,557X6 – 5,269X7. Hasil menunjukan bahwa rasio Leverage secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,020 < 0,05, Likuiditas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05, Pertumbuhan Penjualan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikanterhadap tax avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,276 > 0.05, Kualitas Audit secara parsial berpengaruh negatif secara signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,030 < 0.05, Audit Fee secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,270 > 0.05, Ukuran Perusahaan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,906 > 0.05, Umur Listing Perusahaan secara parsial berpengaruh negative secara signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0.05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variable terikat dapat dilihat berdasarkan nilai Adjusted R Square (R2) sebesar 0,479 yang dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel independen (Rasio Leverage, Rasio Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Fee Audit, Ukuran Perusahaan, Umur List Perusahaan) unt uk menjelaskan variasi pada variabel dependen (Tax Avoidance) sebesar 47,9% sedangkan sisanya 52,1% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ini penulis memberikan beberapa saran bagi peneliti selanjutnya yaitu menambah sampel yang lebih banyak, memperluas variabel, memperpanjang rentang waktu, sehingga dapat memperkuat hasil kesimpulan yang telah dilakukan oleh penelitian-penelitian terdahulu. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16437/1/FEB_AKT_1602015190_FIJRI%20FEBRIYANA%20CP.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pajak, Mekanisme Bonus, Intangible Assets, dan Tunneling Incentive pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16438/

Pengaruh Pajak, Mekanisme Bonus, Intangible Assets, dan Tunneling Incentive pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

Subrata, Bebby Bimantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive pada keputusan transfer pricing perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel dalam penelitian ini adalah pajak (X1), mekanisme bonus (X2), intangible assets (X3), tunneling incentive (X4) dan transfer pricing (Y). Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 9 (sembilan) perusahaan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu menelusuri laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi tahun 2014-2018 melalui situs BEI (www.idx.co.id). Data diolah dengan menggunakan analisis akuntansi, analisis deskriptif, analisis regresi logistik, uji kelayakan model regresi, uji keseluruhan model regresi, uji koefisien determinasi model, dan omnibus test of model coefficient.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Pajak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,041 < 0,05. Mekanisme Bonus tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilaisignifikansi Kompensasi Bonus 0,694 < 0,05. Intangible Assets berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,035 < 0,05. Tunneling Incentive tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,999 < 0,05. Hasil nilai Chisquare menunjukkan bahwa secara simultan variabel pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,750 hal ini berarti pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive menjelaskan 75% sedangkan sisanya 25% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini seperti tingkat profitabilitas, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan variabel lainnya dan menggunakan sampel perusahaan lebih banyak sehingga memungkinkan hasilnya lebih baik dari penelitian ini dan memperoleh hasil yang lebih maksimal. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16438/2/FEB_AKT_1602019010_BEBBY%20BIMANTARA%20SUBRATA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Motivasi Instrinsik dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Inmed Teknotama Cemerlang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16439/

Pengaruh Motivasi Instrinsik dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Inmed Teknotama Cemerlang

Anggraini, Anggi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Motivasi
Instrinsik dan Lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Inmed
Teknotama Cemerlang. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei.
Populasi yang digunakan pada penelitian ini di PT. Inmed Teknotama Cemerlang
sebanyak 74 karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran
kuesioner dengan menggunakan pengukuran skala likert, survey, wawancara dan
studi pustaka. Teknik pengolahan dan analisis data yang di gunakan adalah
analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien
korelasi parsial, analisis koefisien korelasi berganda dan uji hipotesis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Motivasim Instrinsik memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan hal ini dapat dilihat
dari hasil perhitungan menggunakan SPSS 20.0 dengan nilai thitung sebesar 2,133
> ttabel 1,9993. Untuk variabel Lingkungan Kerja secara parsial berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan karena thitung sebesar 8,241 >
ttabel 1,9993. Sedangkan secara simultan variabel Motivasi Instrinsik dan
Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan
dengan nilai Fhitung 61,670 > F tabel 3,12.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16439/1/FEB_MNJ_1602025254_Anggi%20Anggraini.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Debt Default, Opini Audit Tahun Sebelumnya dan Opinion Shopping terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16424/

Pengaruh Debt Default, Opini Audit Tahun Sebelumnya dan Opinion Shopping terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern

Chairunisa, Mia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh debt default, opini audit tahun tahun sebelumnya dan opinion shopping terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penelitian ini menggunakan metode eksplanasi dengan variabel yang diteliti adalah debt default, opini audit tahun sebelumnya dan opinion shopping sebagai variabel independen dan variabel penerimaan opini audit going concern sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017 sebanyak 71 (tujuh puluh satu) perusahaan. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan tertentu (judgment sampling) dan diperoleh sebanyak 9 (sembilan) perusahaan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah telaah dokumen, yaitu menelaah laporan keuangan dan laporan auditor independen perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis regresi logistik, uji kelayakan model regresi, uji koefisien determinasi dan uji koefisien regresi.Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa variabel debt default, opini audit tahun sebelumnya dan opinion shopping berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern berdasarkan hasil uji Omnibus Test of Model Coefficients yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai Nagelkerke R Square adalah sebesar 62,8% dapat dijelaskan oleh variabel independen sedangkan sisanya sebesar 37,2% dijelaskan oleh variabel lain seperti likuiditas, reputasi KAP, dan audit lag. Berdasarkan tabel Variables in the Equation, variabel debt default secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern dengan koefisien regresi sebesar 2,819 dengan tingkat signifikansi 0,048 < 0,05. Variabel opini audit tahun sebelumnya secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern dengan koefisien regresi sebesar 3,444 dengan tingkat signifikansi 0,009 < 0,05. Kemudian variabel opinion shopping secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern dengan koefisien regresi sebesar 0,950 dengan tingkat signifikansi 0,470 > 0,05.
Dari hasil penelitian ini disarankan kepada perusahaan agar dapat mengenali tanda-tanda kebangkrutan lebih awal sehingga dapat sesegera mungkin mengambil kebijakan agar terhindar dari penerimaan opini going concern. Serta sebaiknya auditor berhati-hati dalam memberikan opini audit going concern, karena kesalahan dalam pemberian opini audit dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16424/1/FEB_AKT_1502015122_MIA%20CHAIRUNISA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Arus Kas Operasi dan Nilai Perusahaan terhadap Return Saham pada Perusahaan Sektor Trade, Services & Investment Sub Sektor Perhotelan yang Terdaftar di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16440/

Pengaruh Arus Kas Operasi dan Nilai Perusahaan terhadap Return Saham pada Perusahaan Sektor Trade, Services & Investment Sub Sektor Perhotelan yang Terdaftar di Indonesia

Adawiyah, Robiatul

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Arus Kas Operasi dan Nilai Perusahaan terhadap Return Saham pada perusahaan sektor Trade, Services & Investment sub sektor perhotelan yang terdaftar di indonesia tahun 2014-2018. Penelitian ini menggunakan metode eksplanasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor Trade, Services & Investment sub sektor perhotelan yang terdaftar di indonesia tahun 2014-2018. Terdapat 6 perusahaan dalam penelitian ini yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian selama 5 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dokumentasi, dokumentasi merupakan pengumpulan data atau informasi yang terkait dalam penelitian ini seperti laporan keuangan yang telah dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia. Jurnal penelitian terdahulu dan literature lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis manajemen keuangan, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji koefisien korelasi berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Arus Kas Operasi berpengaruh positif signifikan terhadap Return Saham. Nilai Perusahaan berpengaruh positif terhadap Return Saham perusahaan manufaktur Indonesia di sub sektor perhotelan. Namun demikian, hasil regresi penelitian telah menunjukkan bahwa secara simultan Arus Kas Operasi dan Nilai Perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap Return Saham pada perusahaan manufaktur Indonesia di sub sektor perhotelan pada tahun 2014-2018.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16440/1/FEB_MNJ_1602025258_Robiatul%20Adawiyah.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Audit Forensik dan Audit Investigasi terhadap Pendeteksian Fraud pada KAP Wilayah Jakarta Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16425/

Pengaruh Audit Forensik dan Audit Investigasi terhadap Pendeteksian Fraud pada KAP Wilayah Jakarta Timur

Novianti, Tiana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh audit forensik dan audit investigasi terhadap pendeteksian fraud pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Jakarta Timur.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang diteliti adalah Audit Forensik, Audit Investigasi sebagai variabel Independen dan Pendeteksian Fraud sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah Kantor Akuntan Publik di Jakarta Timur. Teknik pemilihan sampel menggunakan adjudment sampling dengan sampel 35 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada masing-masing responden. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data (uji validitas dan reliabilitas), analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedasitas, dan uji autokorelasi), analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis.
Hasil analisis akuntansi untuk variabel audit forensik menghasilkan 90% poin yang berarti sangat baik, untuk variabel audit investigasi 88% poin yang berarti sangat baik, dan untuk variabel pendeteksian fraud menghasilkan 86% poin yangberarti sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa variabel audit forensik, audit investigasi, dan pendeteksian fraud memiliki kategori sangat baik pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Timur.
Dari pengolahan data menggunakan SPSS 25.0 dan diperoleh persamaan regresi linear berganda Ŷ = 0,358 + 0,351X1 + 0,579X2. Uji asumsi klasik menunjukkan residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi, maka model regresi memenuhi Best Linear Unbiased Estimator (BLUE).
Nilai Adjusted R Square sebesar 0,655 yang berarti variabel pendeteksian fraud (Y) dapat dijelaskan oleh variabel audit forensik (X1) dan audit investigasi (X2) sebesar 65,5% sedangkan sisanya sebesar 34,5% dijelaskan oleh variabel independen lain yang tidak diteliti.
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Audit Forensik berpengaruh terhadap pendeteksian fraud dengan nilai thitung sebesar 2,307 > t(0,05;32) = 2,037 dan signifikansi t sebesar 0,028 < 0,05. Varibael audit forensik berpengaruh terhadap pendeteksian fraud dengan nilai thitung sebesar 3,292 > t(0,05;32) = 2,037 dan signifikansi t sebesar 0,002 < 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) kedua variabel independen audit forensik dsn audit investigasi berpengaruh teradap pendeteksian fraud dengan nilai Fhitung 33,229 > F0,05 (2 ; 32) = 3,29 dan tingkat signifikansi F sebeasar 0,000 < 0,05. Berdasarkan penjelasan di atas peneliti memberikan saran-saran kepada auditor agar lebih sering mengiuti pelatihan (training) baik dalam bidang akuntansi maupun dalam bidang auditing agar lebih terlatih/mahir dalam pelaksanaan penugasa. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16425/1/FEB_AKT_1502015202_TIANA%20NOVIANTI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan dan Financial Technology terhadap Keputusan Investasi Generasi Millenial

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16441/

Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan dan Financial Technology terhadap Keputusan Investasi Generasi Millenial

Nabilah, Fildzah

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana pengaruh antara literasi keuangan dan financial technology terhadap keputusan investasi yang diuji pada generasi millennial.
Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi and adjusted R square dan uji hipotesis.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara stimultan variabel literasi keuangan dan financial technology berpengaruh terhadap keputusan investasi. Secara parsial variabel Literasi Keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Investasi Generasi Millenial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan literasi keuangan berdasarkan dari indikator pernyataan, memiliki pengaruh terhadap keputusan investasi karena generasi millennial sudah sadar akan manfaat menabung dalam pengelolaan keuangan pribadi mereka. Secara parsial variabel Financial Technology memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan investasi karena kemudahan dari aplikasi fintech yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16441/1/FEB_MNJ_1602025262_Fildzah%20Nabilah.pdf

Unduh!