Categories
Repo

Pengaruh Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan PT. Angkasa Pura Ii Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16426/

Pengaruh Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan PT. Angkasa Pura Ii Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma

Anggraeni, Maudi Ayu

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan. Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif sebagai cara untuk menganalisis hubungan antar variabel dalam sebuah populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma yang berjumlah 60 orang sebagai respondenya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran keuesioner dan melakukan pengukuran menggunakan skala likert. Model test menggunakan IBM SPSS versi 23. Hasil yang didapat penulis dalam penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi dan kinerja karyawan secara silmutan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembngan karir karyawan di PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Dan secara parsial, kompetensi dan kinerja karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan karir karyawan PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi sangat berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan di perusahaan sehingga dapat memberikan efek positif bagi pengembangan karir karyawan, dan kinerja karyawan berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan di perusahaan terlihat dari kerjasama antar karyawan di perusahaan yang memberikan efek baik terhadap engembangan karir karyawan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16426/1/FEB_MNJ_1602025234_Maudi%20Ayu%20Anggraeni.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Audit Forensik dan Audit Investigasi terhadap Pendeteksian Fraud pada KAP Wilayah Jakarta Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16425/

Pengaruh Audit Forensik dan Audit Investigasi terhadap Pendeteksian Fraud pada KAP Wilayah Jakarta Timur

Novianti, Tiana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh audit forensik dan audit investigasi terhadap pendeteksian fraud pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Jakarta Timur.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang diteliti adalah Audit Forensik, Audit Investigasi sebagai variabel Independen dan Pendeteksian Fraud sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah Kantor Akuntan Publik di Jakarta Timur. Teknik pemilihan sampel menggunakan adjudment sampling dengan sampel 35 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada masing-masing responden. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data (uji validitas dan reliabilitas), analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedasitas, dan uji autokorelasi), analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis.
Hasil analisis akuntansi untuk variabel audit forensik menghasilkan 90% poin yang berarti sangat baik, untuk variabel audit investigasi 88% poin yang berarti sangat baik, dan untuk variabel pendeteksian fraud menghasilkan 86% poin yangberarti sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa variabel audit forensik, audit investigasi, dan pendeteksian fraud memiliki kategori sangat baik pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Timur.
Dari pengolahan data menggunakan SPSS 25.0 dan diperoleh persamaan regresi linear berganda Ŷ = 0,358 + 0,351X1 + 0,579X2. Uji asumsi klasik menunjukkan residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi, maka model regresi memenuhi Best Linear Unbiased Estimator (BLUE).
Nilai Adjusted R Square sebesar 0,655 yang berarti variabel pendeteksian fraud (Y) dapat dijelaskan oleh variabel audit forensik (X1) dan audit investigasi (X2) sebesar 65,5% sedangkan sisanya sebesar 34,5% dijelaskan oleh variabel independen lain yang tidak diteliti.
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Audit Forensik berpengaruh terhadap pendeteksian fraud dengan nilai thitung sebesar 2,307 > t(0,05;32) = 2,037 dan signifikansi t sebesar 0,028 < 0,05. Varibael audit forensik berpengaruh terhadap pendeteksian fraud dengan nilai thitung sebesar 3,292 > t(0,05;32) = 2,037 dan signifikansi t sebesar 0,002 < 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) kedua variabel independen audit forensik dsn audit investigasi berpengaruh teradap pendeteksian fraud dengan nilai Fhitung 33,229 > F0,05 (2 ; 32) = 3,29 dan tingkat signifikansi F sebeasar 0,000 < 0,05. Berdasarkan penjelasan di atas peneliti memberikan saran-saran kepada auditor agar lebih sering mengiuti pelatihan (training) baik dalam bidang akuntansi maupun dalam bidang auditing agar lebih terlatih/mahir dalam pelaksanaan penugasa. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16425/1/FEB_AKT_1502015202_TIANA%20NOVIANTI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Debt Default, Opini Audit Tahun Sebelumnya dan Opinion Shopping terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16424/

Pengaruh Debt Default, Opini Audit Tahun Sebelumnya dan Opinion Shopping terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern

Chairunisa, Mia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh debt default, opini audit tahun tahun sebelumnya dan opinion shopping terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penelitian ini menggunakan metode eksplanasi dengan variabel yang diteliti adalah debt default, opini audit tahun sebelumnya dan opinion shopping sebagai variabel independen dan variabel penerimaan opini audit going concern sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017 sebanyak 71 (tujuh puluh satu) perusahaan. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan tertentu (judgment sampling) dan diperoleh sebanyak 9 (sembilan) perusahaan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah telaah dokumen, yaitu menelaah laporan keuangan dan laporan auditor independen perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis regresi logistik, uji kelayakan model regresi, uji koefisien determinasi dan uji koefisien regresi.Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa variabel debt default, opini audit tahun sebelumnya dan opinion shopping berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern berdasarkan hasil uji Omnibus Test of Model Coefficients yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai Nagelkerke R Square adalah sebesar 62,8% dapat dijelaskan oleh variabel independen sedangkan sisanya sebesar 37,2% dijelaskan oleh variabel lain seperti likuiditas, reputasi KAP, dan audit lag. Berdasarkan tabel Variables in the Equation, variabel debt default secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern dengan koefisien regresi sebesar 2,819 dengan tingkat signifikansi 0,048 < 0,05. Variabel opini audit tahun sebelumnya secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern dengan koefisien regresi sebesar 3,444 dengan tingkat signifikansi 0,009 < 0,05. Kemudian variabel opinion shopping secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern dengan koefisien regresi sebesar 0,950 dengan tingkat signifikansi 0,470 > 0,05.
Dari hasil penelitian ini disarankan kepada perusahaan agar dapat mengenali tanda-tanda kebangkrutan lebih awal sehingga dapat sesegera mungkin mengambil kebijakan agar terhindar dari penerimaan opini going concern. Serta sebaiknya auditor berhati-hati dalam memberikan opini audit going concern, karena kesalahan dalam pemberian opini audit dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16424/1/FEB_AKT_1502015122_MIA%20CHAIRUNISA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

“Pengaruh Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Tekstil dan Garmen di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16423/

“Pengaruh Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Tekstil dan Garmen di Indonesia

Maulana, Febby Mayustri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap niai perusahaan.
Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan industri tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI periode 2013-2018. Sampel penelitian ini dikosentrasikan pada 6 perusahaan, diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan (Annual Report) yang dipublis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengolahan dan analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan uji Chow dan uji Hausman.
Hasil penelitian menunjukkan struktur modal memiliki hubungan positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan pada nilai perusahaan. Sedangkan struktur modal dan ukuran perusahaan secara bersama-sama memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16423/1/FEB_MNJ_1602025232_Febby%20Mayustri%20Maulana.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Biaya Produksi dan Perputaran Persediaan Barang Jadi terhadap Laba Kotor pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2011-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16422/

Pengaruh Biaya Produksi dan Perputaran Persediaan Barang Jadi terhadap Laba Kotor pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2011-2018

Murtiningsih, Dewi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh biaya produksi dan perputaran persediaan barang jadi terhadap laba kotor pada perusahaan manufaktur sub sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2018.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel dalam penelitian ini adalah biaya produksi (X1), perputaran persediaan barang jadi (X2), dan laba kotor (Y). Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 6 (enam) perusahaan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu menelusuri laporan keuangan perusahaan manufaktur sub sektor otomotif dan komponen tahun 2011-2018 melalui situs BEI (www.idx.co.id). Data diolah dengan menggunakan analisis akuntansi, analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil persamaan regresi linier berganda Y = 189,012 + 0,147 X1 + 0,912 X2. Hasil uji hipotesis (t) menunjukkan bahwa secara parsial biaya produksi berpengaruh signifikan terhadap laba kotor dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan variabel perputaranpersediaan barang jadi berpengaruh signifikan terhadap laba kotor dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukan bahwa secara simultan (F) variabel biaya produksi dan perputaran persediaan barang jadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba kotor dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi dapat disimpulkan bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,559 atau 55,9%. Hal ini berarti setiap perubahan laba kotor dijelaskan oleh variabel biaya produksi dan perputaran persediaan barang jadi sebesar 55,9%, sedangkan sisanya 44,1% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak masuk dalam penelitian ini seperti volume produksi, harga pokok penjualan, dan modal kerja. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengganti maupun menambahkan variabel bebas yang dapat mempengaruhi laba kotor seperti volume penjualan agar memberikan pengaruh yang signifikan, menambah tahun pengamatan penelitian dalam hal ini lebih dari 8 (delapan) tahun, dan menggunakan sampel data dari industri selain otomotif dan komponen. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16422/1/FEB_AKT_1502015053_DEWI%20MURTININGSIH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Inovasi Produk dan Media Sosial Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Honda Motor Vario (Studi Kasus pada Masyarakat Kebayoran Lama Utara

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16421/

Pengaruh Inovasi Produk dan Media Sosial Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Honda Motor Vario (Studi Kasus pada Masyarakat Kebayoran Lama Utara

Fahrurrozi, Fahrurrozi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara Inovasi Produk dan Media Sosial Marketing terhadap Keputusan Pembelian.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Penelitian ini dilakukan terhadap Masyarakat Kebayoran Lama Utara yang menggunakan sepededa motor Honda Vario. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan diantaranya, analisis statistik deskriptif, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien korelasi berganda, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Inovasi Produk berpengaruh posistif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dan secara parsial Media Sosial Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan kedua variabel bebas, yaitu Inovasi Produk dan Media Sosial Marketing secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat, yaitu Keputusan Pembelian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16421/1/FEB_MNJ_1602025229_Fahrurrozi.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Internal, dan Sistem Pelaporan terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Kecamatan Wilayah Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16420/

Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Internal, dan Sistem Pelaporan terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Kecamatan Wilayah Jakarta Selatan

Aprilianti, Dewi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Kejelasan Sasaran Anggran, Pengendalian Internal, dan Sistem Pelaporan terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Di Kecamatan Wilayah Jakarta Selatan.
Variabel yang diteliti adalah Kejelasan Sasaran Anggran, Pengendalian Internal, dan Sistem Pelaporan sebagai variabel independen dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala sub bagian dan staf karyawan bagian perencanaan dan keuangan pada Kecamatan Wilayah Jakarta Selatan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, analisis akuntansi, analisis linear berganda, analisis asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi dengan menggunakan Software Program Service Solution (SPSS) versi 25.
Hasil analisis regresi linear bergdanda yang diperoleh persamaan Ŷ=0.621−0,094(X1)+0,367(X2)+0,600(X3). Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi, sehingga model regresi linear yang diperoleh telah memenuhi persyaratan Best Liniear Unbiased Estimator(BLUE) atau model regresi dengan estimasi yang tidak bias dan layak untuk memprediksi variabel dependen.
Hasil uji t menujukkan bahwa variabel Kejelasan Sasaran Anggaran berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap akuntabilitas kinerja intansi pemerintah, hal tersebut dibuktikan dengan nilai -thitung −0,724 < 2,02 dan tidak signifikansi sebesar 0,474 dimana nilai signifikansi 0,474 > 0,05. Variabel Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah, hal tersebut dibuktikan dengan nilai thitung 3,940 > 2,028 dan signifikansi sebesar 0,000 dimana nilai signifikansi 0,000 > 0,05. Variabel Sistem Pelaporan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah dengan nilai thitung 4,852 > 2,028 dan signifikansi sebesar 0,000 dimana nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Adapun secara simultan (uji F) menujukkan bahwa Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Internal, dan Sistem Pelaporan secara bersama sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah, hal tersebut dibuktikan dengan nilai Fhitung 60,780 > 2,85 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) nilai Adjusted R Square sebesar 0,825 artinya 82,5% variabel akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dapat dijelaskan oleh variabel Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Internal, dan Sistem Pelaporan sedangkan sisanya 17,5% dijelaskan oleh faktor variabel lainnya seperti ketaatan pada peraturan perundangan, penyajian laporan keuangan, penerapan akuntabilitas keuangan, motivasi dispilin kerja dan partisipasi anggaran yang tidak ada dalam model penelitian ini. Berdasarkan penjelasaan di atas peneliti memberikan saran-saran kepada peneliti selanjutnya agar dapat menambah sampel penelitian yang digunakan serta dapat meneliti variabel lain dan memperluas sampelnya sehingga hasil penelitian dapat lebih maksimal. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16420/1/FEB_AKT_1502015051_DEWI%20APRILIANTI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Ihsg pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16419/

Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Ihsg pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Safitri, Refera Bella

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inflasi, Suku Bunga SBI, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap IHSG Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengolah data yang telah yang telah dipublikasikan oleh Bank Indonesia, BPS. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan diantaranya, analisis statistik deskriptif, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien korelasi berganda, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung < ttabel (-2.265190 < -1.993) dan nilai signifikansi < (α) (0.0265 < 0.05) sehingga H11 diterima. Variabel Suku Bunga SBI tidak berpengaruh terhadap IHSG. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung < ttabel (1.801611 < 1.993) dan nilai signifikansi > (α) (0.0758 > 0.05) sehingga H02 di tolak. Variabel Nilai Tukar Rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (3.520699 >1.993) dan nilai signifikansi < (α) (0.0008 < 0.05) sehingga H13 di terima. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa Adjusted R-squared sebesar 0.282205. Hal ini berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen adalah sebesar 28,22% , sedangkan 71,78% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan atau dijelaskan dalam penelitian ini. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16419/1/FEB_MNJ_1602025226_Refera%20Bella%20Safitri.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Aset Tetap, Hutang Jangka Panjang, dan Ekuitas terhadap Laba Bersih pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2011-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16418/

Pengaruh Aset Tetap, Hutang Jangka Panjang, dan Ekuitas terhadap Laba Bersih pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2011-2018

Sopyan, Adi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aset tetap, hutang jangka panjang, dan ekuitas terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2018.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel dalam penelitian ini adalah aset tetap (X1), hutang jangka panjang (X2), ekuitas (X3), dan laba bersih (Y). Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 4 (empat) perusahaan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu menelusuri laporan keuangan perusahaan manufaktur sub sektor farmasi tahun 2011-2018 melalui situs BEI (www.idx.co.id). Data diolah dengan menggunakan analisis akuntansi, analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil persamaan regresi linier berganda Y = -577,050 + 21,173 X1 – 4512,024 X2 + 1,134 X3. Hasil uji hipotesis (t) menunjukkan bahwa secara parsial aset tetap tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan tingkat signifikansi sebesar 0,828 > 0,025. Variabel hutang jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,025. Sedangkan variabel ekuitas berpengaruhsignifikan terhadap laba bersih dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,025. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa secara simultan (F) variabel aset tetap, hutang jangka panjang, dan ekuitas terhadap laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,025. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi dapat disimpulkan bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,720 atau 72%. Hal ini berarti setiap perubahan laba bersih dijelaskan oleh variabel aset tetap, hutang jangka panjang, dan ekuitas sebesar 72%, sedangkan sisanya 28% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak masuk dalam penelitian ini seperti volume produksi, beban bunga, dan biaya produksi. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengganti maupun menambahkan variabel bebas yang dapat mempengaruhi laba bersih seperti volume produksi, beban bunga, dan biaya produksi agar memberikan pengaruh yang signifikan, menambah tahun pengamatan penelitian dalam hal ini lebih dari 8 (delapan) tahun, dan menggunakan sampel data dari industri selain farmasi. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16418/1/FEB_AKT_1502015006_ADI%20SOPYAN.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Flash Sale dan Instagram terhadap Keputusan Pembelian Aksesoris Handphone pada E-Commerce Shopee Konsumen Generasi Millennial

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16417/

Pengaruh Flash Sale dan Instagram terhadap Keputusan Pembelian Aksesoris Handphone pada E-Commerce Shopee Konsumen Generasi Millennial

Labony M, Mukhryanta

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengarauh Flash Sale dan Instagram terhadap Keputusan Pembelian Aksesoris Handphone Pada E-Commerce Shopee Konsumen Generasi Millennial.
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengumpulkan data secara langsung, berupa penyebaran kuesioner yang di ambil dari satu sampel, sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa manajemen generasi millennial di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Hamka tahun 2016 semester VIII yang melakukan pembelian belanja online di e-commerce Shopee sebanyak 155 responden.
Berdasarkan dari hasil pengolahan data, model regresi linier berganda penelitian ini adalah Ŷ = 10.328+ 0.584 X1 + 0.257 X2 + e kemudian hasil pengolahan data uji t dapat dilihat Flash Sale diperoleh nilai signifikansi 0.000 < 0.05 dengan nilai thitung sebesar 5.163 > ttabel (152) = 1.65494, kemudian Instagram diperoleh nilai signifikansi 0.015 < 0.05 dengan nilai 2.462 > ttabel(152) = 1.65494. Serta hasil dari uji F maka terdapat nilai signifikansi 0.000 < 0.05 dengan nilai Fhitung = 47.158 > F 0.05 (152) = 3.06 Ftabel. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Flash Sale berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, dan Instagram berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Kemudian Flash Sale dan Instagram berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16417/1/FEB_MNJ_1602025225_Mukhryanta%20Labony%20M.pdf

Unduh!