Categories
Repo

Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16061/

Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Hidayat, Imam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan Food and Beverage Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi berupa laporan keuangan tahunan dari perusahaan yang diteliti oleh penulis. Populasi dalam penelitian ini adalah 18 perusahaan pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan 2012-2016. Metode pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel menggunakan 11 perusahaan. Penelitian ini diuji dengan aplikasi SPSS. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif berupa analisis regresi linier berganda, analisis manajemen keuangan dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi serta pengujian hipotesis terdiri dari uji T (Parsial) dan uji F (Simultan), kemudian terdapat koefisien determinasi (R2). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Profitabilitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16061/1/FEB_MNJ_1402015079_IMAM%20HIDAYAT.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Merek Converse di Sports Station BSD Plaza Serpong Tangerang Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16060/

Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Merek Converse di Sports Station BSD Plaza Serpong Tangerang Selatan

Ridha, Ahmad Naufal

Dalam penelitian ini digunakan metode survey, yaitu untuk menjelaskan pengaruh antara variabel bebas yaitu kualitas produk, harga dan desain produk terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian dan menjelaskan hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli sepatu merek Converse di Sports Station BSD Plaza Serpong Tangerang Selatan. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik aksidental, yaitu pengambilan sampel dengan secara acak terhadap sampel yang bertemu pada hari itu. Bedasarkan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah uji kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data dengan mengajukan beberapa pernyataan langsung kepada sampel. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis korelasi, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi. Hasil uji statistik T menunjukkan bahwa Kualitas Produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, Harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, Desain Produk berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, sedangkan uji statistik F menunjukkan kualitas kualitas produk, harga dan desain produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16060/1/FEB_MNJ_1402015020_AHMAD%20NAUFAL%20RIDHA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada PT Bhakti Karya Distributor Indonesia Cabang Depok)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16059/

Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan
(Studi Kasus pada PT Bhakti Karya Distributor Indonesia Cabang Depok)

Sadono, Ahmad Dwi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan (Studi Kasus Pada PT Bhakti Karya Distributor Indonesia).
Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan variabel yang diteliti yaitu Pelatihan, Kompensasi dan Kinerja Karyawan. Sampel penelitian ini berjumlah 85 karyawan, dengan teknik pengambilan non probability sampling dengan teknik convenience sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan pernyataan tertutup 5 pilihan jawaban dan diukur menggunakan skala likert. Teknik pengolahan data mengunakan SPSS versi 20 dan teknik analisis data meliputi uji kualitas data (Uji Validitas dan Uji Reliabilitas), anilisis regresi linier berganda Model Regresi Linier Berganda dan uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, uji hipotesis, uji t, uji F dan analisis koefisien determinasi.
Model regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y = -0,006+ 0,464 X1 – 0,544 X2 – e, hasil uji asumsi klasi menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinieritas, tidak terjadi heteroskedastisitas dan tidak terjadi autokorelasi sehingga model regresi dengan metode kuadrat terkecil (Ordinary Least Square) merupakan BLUE (Best, Linier, Unbiased and Estimated).
Hasil analisis koefisien korelasi berganda antara variabel Pelatihan dan variabel Kompensasi dengan Kinerja Karyawan sebesar 0,967 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0.05, berarti terdapat hubungan kuat dan signifikan dan koefisienkolerasi parsial antara variable Pelatihan dan variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,557 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, berarti terdapat hubungan positif, sedang, dan signifikan. sedangkan koefisien kolerasi parsial antara variabel Pelatihan dan variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,444 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, berarti terdapat hubungan positif, sedang, dan signifikan. Jika variabel Kompensasi naik dengan asumsi variabel Pelatihan tetap maka variabel Kinerja Karyawan naik. Hasil uji statistik t dapat diketahui Pelatihan memiliki thitung sebesar 4.688 > t ( : 82) = 1.98932 dan signifikansi 0.000 < 0.05, berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan, dengan demikian H1 diterima. Sedangkan Kompensasi memiliki thitung sebesar 5,687 < t ( : 82) = 1.98932 dan signifikansi 0.000 < 0.05, berarti terdapat pengaruh positif antara Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan, dengan demikian H2 diterima. Berdasarkan hasil uji F secara simultan dapat diketahui bahwa tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 591.475 > F 0.05 (2:82) = 3.11, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa Pelatihan dan Kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Dengan demikian H3 diterima.
Hasil analisis koefisien Determinasi (R2) pada tabel 65 diatas, menunjukkan bahwa Adjusted (R2) adalah 0.935 yang artinya variabel Pelatihan dan variabel Kompensasi secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi Kinerja Karyawan sebesar 93.5%, sedangkan sisanya (100% – 93.5% = 6.5%) dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain diluar model.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh baik pelatihan maupun kompensasi adalah berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. BHAKTI KARYA, sehingga dapat di pertahankan bahkan harus lebih ditingkatkan dalam penerapan pelatihan dan pemberian kompensasi guna menghasilkan kinerja karyawan yang baik.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16059/1/FEB_MNJ_1402015016_AHMAD%20DWI%20SADONO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan PT. Angkasa Pura Ii Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16058/

Pengaruh Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan PT. Angkasa Pura Ii Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma

Anggraeni, Maudi Ayu

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan. Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif sebagai cara untuk menganalisis hubungan antar variabel dalam sebuah populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma yang berjumlah 60 orang sebagai respondenya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran keuesioner dan melakukan pengukuran menggunakan skala likert. Model test menggunakan IBM SPSS versi 23. Hasil yang didapat penulis dalam penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi dan kinerja karyawan secara silmutan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembngan karir karyawan di PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Dan secara parsial, kompetensi dan kinerja karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan karir karyawan PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi sangat berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan di perusahaan sehingga dapat memberikan efek positif bagi pengembangan karir karyawan, dan kinerja karyawan berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan di perusahaan terlihat dari kerjasama antar karyawan di perusahaan yang memberikan efek baik terhadap engembangan karir karyawan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16058/1/_FEB_MNJ_1602025234_Maudi%20Ayu%20Anggraeni.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Martha Beauty Gallery

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16057/

Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Martha Beauty Gallery

Nurrani, Adisti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Martha Beauty Gallery. Hipotesis penelitian ini yaitu 1).Untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Emosional secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Martha Beauty. Gallery 2). Untuk mengetahui pengaruh Komunikasi secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Martha Beauty Gallery. 3). Untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi secara simultan terhadap Kinerja Kryawan pada PT Martha Beauty Gallery..
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berhubungan dengan pengalaman kerja dan disiplin kerja. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, sedangkan jenis penelitiannya deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 89 responden. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi linier berganda dengan melakukan uji t dan uji F.
Variabel yang diteliti adalah Kecerdasan Emosional dan Komunikasi sebagai variabel independen dan variabel dependen adalah Produtivitas Kerja Karyawan. pada PT. Martha Beauty Gallery.
Hasil penelitian dengan menggunakan software SPSS 24.0 menunjukkan bahwa 1). Kecerdasan Emosional berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. 2). Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. 3). Kecerdasan Emosional dan Komunkasi berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan. Karena nilai t hitung Kecerdasan Emosional (3,494) lebih besar dari pada t tabel (1,662), dan Komunikasi (9,079) lebih besar dari pada t tabel (1,662) Dan f hitung variable independen (128,123) lebih besar dari f table (3,10). Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) diperoleh nilai sebesar 74,3% menunjukkan bahwa kontribusi pengaruh kecerdasan empsiona dan komunikasi secara bersama-sama dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 25,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar penelitian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16057/1/FEB_MNJ_1402015008_ADISTI%20NURRANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok Tahun 2014

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16056/

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok Tahun 2014

Sunarya, Riry Rachma Putri

Isu seksualitas yang tabu untuk dibicarakan menjadikan remaja cenderung mencoba-coba sehingga remaja beresiko pada perilaku seks yang beresiko dan berdampak pada kehamilan tidak diinginkan, married by accident, infeksi menular seksual, HIV dan AIDS serta masih banyak lagi. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok Tahun 2014. Penelitian dilakukan dengan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan oktober 2014 dengan responden sebanyak 189 responden. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan chi square. Dari hasil penelitian sebanyak (96,3%) responden berprilaku beresiko. Hasil uji Univariat yang didapa tmenurut perilaku beresiko dari pengetahuaan tinggi (61,3%), sikap positif (50,3%), yang memeiliki peluang tidak beresiko (68,8%), relasi lawan jenis yang tidak memiliki pasangan (58,2%), yang sedikit mendapatkan sumber informasi (62,4%), yang sedikit mengakses media pornografi (84,7%), dukungan teman yang tidak mendukung (86,2%), dukungan yang mendukung dari orang tua (83,1%). Hasil uji bivariate menyatakan bahwa variabel (Pvalue0,031), relasi lawan jenis (Pvalue 0,003), informasi seksualitas (Pvalue 0,002) merupakan variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan perilaku seks pranikah. Saran yang diberikan peneliti untuk Remaja di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok yaitu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku positif tentang kesehatan reproduksi melalui keterlibatan remaja dalam pelayanan kesehatan peduli
remaja (PKRR) sehingga mendapatkan informasi yang jelas tentang adanya pelayanan dan memanfaatkan serta menyebarluaskan keberadannya pada teman sebaya.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16056/1/FIKES_KESMAS_1005015076_RIRY%20RACHMA%20PUTRI%20SUNARYA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Aston Rasuna Hotel Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16055/

Pengaruh Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Aston Rasuna Hotel Jakarta

Ismail, Yogo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Aston Rasuna Hotel Jakarta, yang berjumlah 67 orang. Teknik dalam pemilihan sampel dilakukan dengan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel yang berjumlah 67 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 60,69 dengan standar deviasi sebesar 4,710. Variabel Kompetensi (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 45,90 dengan standar deviasi sebesar 4,440. Variabel Pelayanan Prima (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 49,41 dengan standar deviasi sebesar 5,496.Variabel Budaya Organisasi (X3) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 55,92 dengan standar deviasi sebesar 7,086.
Hasil model regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y = 0,883 + 0,357X1 + 0,340X2 + 0,141X3. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan residual berdistribusi normal, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak ada autokorelasi dan tidak terjadi masalah multikolinearitas, sehingga dapat diinterpretasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linier Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,665 artinya variabel independen Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi mampu mempengaruhi variabel dependen Kinerja Karyawan sebesar 66,5% sedangkan sisanya 33,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 39,374 > F 0.05 (3;55) = 2,77, maka dapat diinterpretasikan bahwa Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil uji statistik t yaitu variabel Kompetensi (X1) menunjukkan t hitung sebesar 4,820 > 2,004, maka Kompetensi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Selanjutnya nilai t hitung dari variabel Pelayanan Prima (X2) menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,371 > 2,004, maka Pelayanan Prima secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Serta nilai t hitung dari variabel Budaya Organisasi (X3) menunjukkan nilai sebesar 2,136 > 2,004, maka Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Kompetensi (X1) dengan Kinerja Karyawan sebesar 0,602 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pelayanan Prima (X2) dengan variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,622 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Budaya Organisasi (X3) dengan variabel Kinerja Karyawansebesar 0,643 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Analisis koefisen korelasi berganda diketahui bahwa nilai (R) = 0,826 berarti ketiga variabel yaitu Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang Sangat Kuat (berada pada interval 0,80 - 1,000) dan Positif terhadap Kinerja Karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16055/1/FEB_MNJ_1302015205_YOGO%20ISMAIL.pdf Unduh!

Categories
Repo

Studi Pembuatan Minuman Jeli Rosella Ungu (Hibiscus Sabdariffa) Sebagai Minuman Fungsional

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16054/

Studi Pembuatan Minuman Jeli Rosella Ungu (Hibiscus Sabdariffa) Sebagai Minuman Fungsional

Utomo, Reza Putra

Rosella Adalah Tanaman Bunga Yang Digunakan Untuk Kesehatan Yang Pemanfaatannya Masih Belum Optimal. Rosella Ungu Kaya Akan Kandungan Antosianin Dibandingkan Bunga Rosella Lainnya. Kandungan Antosianin Bunga Rosella Mencapai 70,78 Mg/Kg. Antosianin Adalah Senyawa Flavonoid Yang Berguna Untuk Beberapa Penyakit. Salah Satu Usaha Yang Dilakukan Dengan Diversifikasi Produk Olahan Minuman. Tujuan Penelitian Ini Adalah Menghasilkan Minuman Jeli Rosella Ungu Sebagai Minuman Yang Baik Untuk Kesehatan. Penelitian Ini Menggunakan Rancangan Percobaan Acak Lengkap Dengan 2 Kali Pengulangan. Perbandingan Ekstrak Rosella Dengan Air Yaitu F1 (2%), F2 (2,5%) Dan F3 (3%). Analisis Terhadap Minuman Jeli Rosella Ungu Meliputi Pengukuran Kadar Air, Kadar Abu, Karbohidrat, Protein, Lemak Dan Antosianin. Penentuan Minuman Jeli Rosella Ungu Terbaik Menggunakan Uji Hedonik Dengan Panelis Cukup Terlatih. Analisis Data Menggunakan Uji Anova , Bila P-Value <0,05 Dilanjutkan Dengan Uji Duncan Multiple Range Test. Hasil Uji Sidik Ragam Untuk Uji Mutu Hedonik Dan Hedonik Penggunaan Ekstrak Rosella Ungu Memiliki Perbedaan Bermakna Terhadap Daya Hisap, Rasa, Warna Dan Aroma. Formula Terbaik Minuman Jeli Rosella Ungu Adalah Formula 3 (3%) Dengan Takaran Saji 200 Ml Memiliki Kadar Antosianin 166,18 Mg/Kg Per Takaran Saji. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16054/1/FIKES_GIZI_%201405025085_%20REZA%20PUTRA%20UTOMO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16053/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Tahun 2018

Adimahsyar, Agita

Menarche (menstruasi pertama) merupakan menstruasi yang pertama kali terjadi pada dinding rahim yang dikenal dengan istilah darah haid, haid pertama tanda kesiapan biologis, dan tanda siklus masa subur telah mulai. Kesiapan menghadapi menarche adalah keadaan yang menujukkan bahwa seseorang siap untuk mencapai salah satu kematangan fisik yaitu datangnya menarche, hal ini ditandai dengan adanya pemahaman pengetahuan yang mendalam tentang proses menstruasi sehingga siap menerima dan mengalami menarche sebagai proses yang normal. Ketidaktahuan anak tentang menstruasi dapat mengakibatkan anak sulit untuk menerima menarche. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan menghadapi menarche penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatf analitik dengan desain studi cross sectional (study potong lintang). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 5 dan 6 SDN Pakujaya 02 Tangerang sebanyak 273 orang dengan sampel sebanyak 73 orang dengan menggunakan metode non probability dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan Chi Square. Hasil uji univariat kesiapan menghadapi menarche, responden yang siap menghadapi menarche (78,1%), responden yang berpengetahuan baik (68,5%), responden yang memiliki pola komunikasi yang positif (54,8%), responden yang terpapar informasi (74,0%). Hasil uji bivariat menunjukkan variabel yang tidak berhubungan Pvalue ≤ 0,05 dengan kesiapan menghadapi menarche yaitu pengetahuan (Pvalue=0,134), pola komunikasi (Pvalue=0,197) keterpaparan informasi (Pvalue=0,132). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan sebagai bahan pertimbangan untuk memasukkan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi kedalam muatan lokal atau mata pelajaran tambahan yang sesuai, agar responden lebih mengerti dalam memahami pengetahuan tentang menarche.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16053/1/FIKES_KESMAS_%201405015004_%20AGITA%20ADIMAHSYAR.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16052/

Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A

Wibowo, Satryo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Beban Kerja dan stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu
Beban Kerja dan Stress Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A, yang berjumlah 53 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 53 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 35,21 dengan standar deviasi sebesar 4,655. Variabel Beban Kerja (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,85 dengan standar deviasi sebesar 5,436. Variabel Stress Kerja(X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 35,32 dengan standar deviasi sebesar 4,424. Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ŷ
=-0,059 + 0,412X1
+ 0,604X2.Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak
terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai
sifat BLUE (Best Linear UnbiasedEstimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,939 artinya variabel independen Beban Kerja dan
Stress Kerja mampu mempengaruhi variabel dependen kinerja karyawan adalah
sebesar 93,9% sedangkan sisanya sebesar 6,1% dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 403,704 > F 0.05 (2;50) = 3,18,
maka dapat diinterpretasikan bahwa Beban Kerja dan Stress Kerja secara simultan
atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji
statistik t variabel yaitu Beban Kerja (X1) menunjukkan thitung sebesar 6,752 >
2,009, maka Beban Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitungvariabel yaitu Stress Kerja (X2)
menunjukkan thitungsebesar 8,938 > 2,009, maka Stress Kerja secara parsial
berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Beban Kerja (X1) dan variabel kinerja
karyawan (Y) sebesar 0,921 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000< 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif, SangatKuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Stress Kerja (X2) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,943 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif, sangat kuat dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) = 0,970 berarti kedua variabel yaitu Beban Kerja dan Stress Kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap kinerja karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16052/1/FEB_MNJ_1302015172_SATRYO%20WIBOWO.pdf Unduh!