http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16645/
peerrepiu2
Luthpi, Safahi
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16645/1/Artikel-motivasi%20dan%20hasil%20belajar%20siswa%20IPA%20studi%20metaanalisis.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16645/
peerrepiu2
Luthpi, Safahi
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16645/1/Artikel-motivasi%20dan%20hasil%20belajar%20siswa%20IPA%20studi%20metaanalisis.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16650/
Berita Acara Perkuliahan (BAP), Daftar Hadir Mahasiswa dan Daftar Nilai MK Sejarah Amerika Latin Kelas 5B
nelsusmena, nelsusmena
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16650/1/Pendidikan%20Sejarah_Sejarah%20Amerika%20Latin_5B.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16627/
Pengaruh Perilaku Karyawan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Prana Sakti Tmii
Fernanda, Regina Widya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Perilaku Karyawan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Perilaku Karyawan dan Kepuasan Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan PT PRANA SAKTI TMII, yang berjumlah 80 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 80 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,91 dengan standar deviasi sebesar 5,217. Variabel Perilaku Karyawan (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 39,21 dengan standar deviasi sebesar 4,425. Variabel Perilaku Karyawan (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,72 dengan standar deviasi sebesar 5,285.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ῡ=0,263 + 0,248 X1 + 0,680 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear UnbiasedEstimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,899 artinya variabel independen perilaku karyawan dan kepuasan kerja mampu mempengaruhi variabel dependen kinerja karyawan adalah sebesar 89,9% sedangkan sisanya sebesar 10,1% dijelaskan oleh variabel lain.
Hasil uji statistik t variabel yaitu perilaku karyawan (X1) menunjukkan thitung sebesar 4,069>1,991, tingkat signifikansi 0,000< 0,05 maka perilaku karyawan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu kepuasan kerja (X2) menunjukkan thitung sebesar 9,454<1,991, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka kepuasan kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 350,931> F 0.05 (2:77) = 3,12 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa perilaku karyawan dan kepuasan kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel perilaku karyawan (X1) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,418 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000< 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel kepuasan kerja (X2) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,733 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan.
Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,949 berarti kedua variabel yaitu perilaku karyawan (X1) dan kepuasan kerja (X2) bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap kinerja karyawan.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16627/1/FEB_MNJ_1402015137_Regina%20Widya%20Fernanda.pdf
Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16626/
Pengaruh Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, Kantor Cabang CTC
Fauziah, Pepi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir terhadap Keuasan Kerja. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir sebagai variabel independen dan variabel Kepuasan Kerja karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan PT JASA MARGA (Persero) Kantor Cabang CTC, yang berjumlah 87 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 87 orang sebagai responden.
Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kepuasan Kerja (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,86. dengan standar deviasi sebesar 5,279. Variabel Pemberian Kompensasi (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 31,07 dengan standar deviasi sebesar 4,297. Variabel Pengembangan Karir (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,49 dengan standar deviasi sebesar 5,389.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ŷ = 0.197 + 0.597 X1+ 0.357 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,918 artinya variabel independen Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir mampu mempengaruhi variabel dependen Kepuasan Kerja Karyawan adalah sebesar 91,8% sedangkan sisanya sebesar 8,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji statistik t variabel yaitu Pemberian Kompensasi (X1) menunjukkan thitung sebesar 6,273 > 1,987, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Pemberian Kompensasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Pengembangan Karir (X2) menunjukkan thitung sebesar 3,764 > 1,987, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Pengembangan Karir secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 481.643 > F 0.05 (3;11) = 3,08 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Pembenrian Kompensasi dan Pengembangan Karir secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pemberian Kompensasi (X1) dan variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Y) sebesar 0,565 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif rendah dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pengembangan Karir (X2) dan variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Y) sebesar 0,380 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan.
Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,959 berarti kedua variabel yaitu Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap kinerja karyawan.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16626/1/FEB_MNJ_1402015128_Pepi%20Fauziah.pdf
Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16625/
Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Struktur Modal ( pada Perusahaan Food and Beverages di Indonesia)
Anisyah, Nur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Struktur Modal (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2012-2016)
Penelitian ini menggunakan metode eksplanasi yaitu untuk mengetahui hubungan kausal dan pengaruh antara variabel bebas terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2012-2016. Teknik pemilihan sampel penelitan ini menggunakan purposive sampling yaitu Teknik penentuan sampel penelitian dengan menggunakan kriteria tertentu. Berdasarkankriteria yang telah ditetapkan terdapat 12 perusahaan manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2012-2016 yang menjadi sampel dalam penelitian ini dengan total pengamatan sebanyak 60 data, Teknik pengolahan data meliputi analisis manajemen keuangan, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi (R Square).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan variabel Profitabilitas (Return On Assets) dan Ukuran Perusahaan (Ln TA) berpengaruh tidak signifikan terhadap Struktur Modal. Secara parsial variabel Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap Struktur Modal dan variabel Ukuran Perusahaan (Ln TA) berpengaruh positif terhadap Struktur Modal.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16625/1/FEB_MNJ_1402015125_Nur%20Anisyah.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16646/
Reepiw 3
Luthpi Safahi, Luthpi
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16646/1/Artikel-the%20effect%20of%20eggshell%20organic%20fertilizieron%20vegetative%20.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16655/
Dokumen Pengajaran Semester Genap 2021-2022
Bunyamin, Bunyamin
Terdiri dari (SK Mengajar Dekan FAI Uhamka, BAP, ABSENSI, DAFTAR NILAI)
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16655/1/01.%20SK%20MENGAJAR%20GABUNGAN%20tqm%206b.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16657/
MODUL TUTORIAL PENGGUNAAN QUIZALIZE
rahmanto, arifin
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16657/1/MODUL%20QUIZALIZE.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16653/
Pengaruh Perkembangan Pendidikan Islam dan Pendidikan
Muhammadiyah Abad 19 dan Abad 20 di Indonesia
nelsusmena, nelsusmena
Modernisasi Pendidikan di Indonesia lebih dikenal dengan istilah Reformasi. Kondisi Pendidikan Islam saat itu di Indonesia, juga menghadapi nasib yang sama dengan pendidikan nasional. Seperti; kualitas lembaga pendidikan Islam secara umum masih menyedihkan. Meskipun telah ada beberapa madrasah
yang sudah mampu mengungguli kualitas sekolah umum, tetapi secara umum,
telah ada kualitas madrasah dan Sekolah-sekolah serta Perguruan Tinggi Islam
masih belum memadai, maka penelitian ini akan membahas dari abad 19 dan
abad 20, baik dari segi “problematika, sistim pembelajaran, dan Muhammadiyah sebagai organisasi memperkenalkan sistim pendidikan Islam, dengan model pembelajaran yang modern (dari sumber – studi perpustakaan dari sumber
yang relevan dan buku-buku dan internet dan lain-lain).
Kehadiran pendidikan modern Muhammadiyah (th. 1911) menjadi
berdirinya organisasi modern atau Muhammadiyah (th. 1912), jauh sebelum
Indonesia merdeka. Muhammadiyah telah merumuskan tujuan pendidikan bagi
sekolah-sekolah yang diselenggarakannya.
Sejak awal berdiri pendidikan Muhammadiyah menghadapi beberapa kali perubahan-perubahan respons kreatif Muhammadiyah sebagai motivasi atas arus perubahan sosial, pergeseran orientasi kehidupan masyarakat dan seterusnya.
Pendidikan Islam abad 19 dan abad 20 Tokoh “Emil Salim” menekankan;
arti Reformasi untuk perubahan masa depan. Sejak awal abad 20; masyarakat
muslim Indonesia telah melakukan “Modernisasi Islam Indonesia” dan
masyarakat muslim yang telah merintis atau dirintis oleh Tokoh-tokoh pelopor pembaharuan pendidikan Islam Minangkabau seperti; Syekh Abdullah Ahmad, Zainudin Sabai’ El-Yunus dan lain-lain juga seperti; Jamiat Khair, Al-Irsyad,
Persyarikatan Ulama, Muhamadiyah, Persatuan Islam(Persis) dan NU (Nahdatul Ulama) di daerah lain (Harun Asrohah, 1991, 154-169). Kondisi pendidikan Islam Indonesia, juga menghadapi nasib yang sama dengan pendidikan nasional seperti; kelulusan Ujian Nasional (UN), madrasah
dan Sekolah – sekolah Islam umumnya berada pada urutan bawah sekolahsekolah negeri dan swasta lainnya (H.M. Bambang Pranowo, 2002, h. 36-37).
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16653/1/Pengaruh%20Perkembangan%20Pendidikan%20Islam%20dan%20Pendidikan%20Muhammadiyah%20Abad%2019%20dan%2020.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16647/
Jurnal Bu Emma Tahun 2021 (1 Jurnal) dan Jurnal Tahun 2022 (4 Jurnal)
Rachmawati, Emma
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16647/1/2022%20-%20Brain%20Mapping%20and%20Visual%20Attention%20on%20Cigarette%20Pack%20Based.pdf