Categories
Repo

Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Lancarjaya Mandiri Abadi Bekasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16071/

Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Lancarjaya Mandiri Abadi Bekasi

Pratiwi, Cahyani

Pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi bukan hal yang mudah, karena melibatkan berbagai elemen dalam organisasi yaitu karyawan, pimpinan maupun sistem itu sendiri karena hal tersebut adalah aset dari suatu perusahaan Namun diketahui bahwa terdapat satu masalah didalam perusahaan yaitu tingginya tingkat ketidakpuasan kerja karyawan disebabkan oleh kurangnya perhatian dan komunikasi yang baik dari pemimpin. Hipotesis penelitian ini yaitu 1).Untuk mengetahui pengaruh Budaya Organisasi secara parsial terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Lancarjaya Mandiri Abadi. 2). Untuk mengetahui pengaruh Motivasi secara parsial terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Lancarjaya Mandiri Abadi 3). Untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan secara parsial terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Lancarjaya Mandiri Abadi 4). Untuk mengetahui pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi dan Gaya Kepemimpinan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Lancarjaya Mandiri Abadi.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berhubungan dengan budaya organisasi, motivasi dan gaya kepemimpinan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, sedangkan jenis penelitiannya deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 responden. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi linier berganda dengan melakukan uji t dan uji F.
Variabel yang diteliti adalah budaya organisasi, motivasi dan gaya kepemimpinan sebagai variabel independen dan variabel dependen adalah kepuasan kerja karyawan pada PT. Lancarjaya Mandiri Abadi.
Hasil penelitian dengan menggunakan software SPSS 21.0 menunjukkan bahwa 1). Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. 2). Motivasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. 3). Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan tidak signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. 4). Budaya Organisasi, Motivasi dan Gaya Kepemimpinan berpengaruh secara simultan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan.Karena nilai t hitung budaya organisasi (4,510) lebih besar dari pada t tabel (1,66515), motivasi (3,614) lebih besar dari pada t tabel (1,66515) dan gaya kepemimpinan (0,577) lebih kecil dari pada t tabel (1,66515). Dan f hitung variable independen (71,730) lebih besar dari f table (2,72). Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) diperoleh nilai sebesar 72,9% menunjukkan bahwa kontribusi pengaruh budaya organisasi, motivasi dan gaya kepemimpinan secara bersama-sama dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 27,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar penelitian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16071/1/FEB_MNJ_1402017008_CAHYANI%20PRATIWI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16052/

Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A

Wibowo, Satryo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Beban Kerja dan stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu
Beban Kerja dan Stress Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A, yang berjumlah 53 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 53 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 35,21 dengan standar deviasi sebesar 4,655. Variabel Beban Kerja (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,85 dengan standar deviasi sebesar 5,436. Variabel Stress Kerja(X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 35,32 dengan standar deviasi sebesar 4,424. Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ŷ
=-0,059 + 0,412X1
+ 0,604X2.Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak
terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai
sifat BLUE (Best Linear UnbiasedEstimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,939 artinya variabel independen Beban Kerja dan
Stress Kerja mampu mempengaruhi variabel dependen kinerja karyawan adalah
sebesar 93,9% sedangkan sisanya sebesar 6,1% dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 403,704 > F 0.05 (2;50) = 3,18,
maka dapat diinterpretasikan bahwa Beban Kerja dan Stress Kerja secara simultan
atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji
statistik t variabel yaitu Beban Kerja (X1) menunjukkan thitung sebesar 6,752 >
2,009, maka Beban Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitungvariabel yaitu Stress Kerja (X2)
menunjukkan thitungsebesar 8,938 > 2,009, maka Stress Kerja secara parsial
berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Beban Kerja (X1) dan variabel kinerja
karyawan (Y) sebesar 0,921 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000< 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif, SangatKuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Stress Kerja (X2) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,943 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif, sangat kuat dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) = 0,970 berarti kedua variabel yaitu Beban Kerja dan Stress Kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap kinerja karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16052/1/FEB_MNJ_1302015172_SATRYO%20WIBOWO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan PT. Angkasa Pura Ii Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16058/

Pengaruh Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan PT. Angkasa Pura Ii Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma

Anggraeni, Maudi Ayu

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara Kompetensi dan Kinerja Karyawan terhadap Pengembangan Karir Karyawan. Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif sebagai cara untuk menganalisis hubungan antar variabel dalam sebuah populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma yang berjumlah 60 orang sebagai respondenya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran keuesioner dan melakukan pengukuran menggunakan skala likert. Model test menggunakan IBM SPSS versi 23. Hasil yang didapat penulis dalam penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi dan kinerja karyawan secara silmutan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembngan karir karyawan di PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Dan secara parsial, kompetensi dan kinerja karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan karir karyawan PT Angkasa Pura II Cabang Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi sangat berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan di perusahaan sehingga dapat memberikan efek positif bagi pengembangan karir karyawan, dan kinerja karyawan berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan di perusahaan terlihat dari kerjasama antar karyawan di perusahaan yang memberikan efek baik terhadap engembangan karir karyawan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16058/1/_FEB_MNJ_1602025234_Maudi%20Ayu%20Anggraeni.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Pegadaian Cabang Radio Dalam

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16050/

Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Pegadaian Cabang Radio Dalam

Anwarsyah, Muhammad

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja karyawan di PT. Pegadaian (Persero) cabang Radio Dalam Jakarta Selatan
Penelitan ini merupakan penelitan kuantitatif dengan metode survei, populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh karyawan PT. Pegadaian (Persero) cabang Radio Dalam. Populasi dari penelitian ini berjumlah 85. Teknik pengumpulan data menggunakan populasi. Teknik pengumpulan data yang di lakukan adalah dengan menyebar kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data yang di lakukan dengan memberi seperangkat pernyataan tertulis kepada responden. Teknik pengolahan dengan menggunakan software SPSS (Stasistik Product and Service Solution) versi 22.0, dan analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial Kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung 2,882 tingkart signifikansi 0,000<0.05 dan koefisien regresi 0,278 atau 27,8%, disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 5,461 tingkat signifikan 0,000<0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,467 atau 46,7%. Secara simultan kompensasi dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan f hitung 21,964 tingkat signifikan dalam f tabel 3,11. Maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Pegadaian (Persero) cabang Radio Dalam Jakarta Selatan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16050/1/FEB_MNJ_1302015116_MUHAMMAD%20ANWARSYAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16053/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Tahun 2018

Adimahsyar, Agita

Menarche (menstruasi pertama) merupakan menstruasi yang pertama kali terjadi pada dinding rahim yang dikenal dengan istilah darah haid, haid pertama tanda kesiapan biologis, dan tanda siklus masa subur telah mulai. Kesiapan menghadapi menarche adalah keadaan yang menujukkan bahwa seseorang siap untuk mencapai salah satu kematangan fisik yaitu datangnya menarche, hal ini ditandai dengan adanya pemahaman pengetahuan yang mendalam tentang proses menstruasi sehingga siap menerima dan mengalami menarche sebagai proses yang normal. Ketidaktahuan anak tentang menstruasi dapat mengakibatkan anak sulit untuk menerima menarche. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan menghadapi menarche penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatf analitik dengan desain studi cross sectional (study potong lintang). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 5 dan 6 SDN Pakujaya 02 Tangerang sebanyak 273 orang dengan sampel sebanyak 73 orang dengan menggunakan metode non probability dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan Chi Square. Hasil uji univariat kesiapan menghadapi menarche, responden yang siap menghadapi menarche (78,1%), responden yang berpengetahuan baik (68,5%), responden yang memiliki pola komunikasi yang positif (54,8%), responden yang terpapar informasi (74,0%). Hasil uji bivariat menunjukkan variabel yang tidak berhubungan Pvalue ≤ 0,05 dengan kesiapan menghadapi menarche yaitu pengetahuan (Pvalue=0,134), pola komunikasi (Pvalue=0,197) keterpaparan informasi (Pvalue=0,132). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan sebagai bahan pertimbangan untuk memasukkan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi kedalam muatan lokal atau mata pelajaran tambahan yang sesuai, agar responden lebih mengerti dalam memahami pengetahuan tentang menarche.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16053/1/FIKES_KESMAS_%201405015004_%20AGITA%20ADIMAHSYAR.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Martha Beauty Gallery

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16057/

Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Martha Beauty Gallery

Nurrani, Adisti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Martha Beauty Gallery. Hipotesis penelitian ini yaitu 1).Untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Emosional secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Martha Beauty. Gallery 2). Untuk mengetahui pengaruh Komunikasi secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Martha Beauty Gallery. 3). Untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komunikasi secara simultan terhadap Kinerja Kryawan pada PT Martha Beauty Gallery..
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berhubungan dengan pengalaman kerja dan disiplin kerja. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, sedangkan jenis penelitiannya deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 89 responden. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi linier berganda dengan melakukan uji t dan uji F.
Variabel yang diteliti adalah Kecerdasan Emosional dan Komunikasi sebagai variabel independen dan variabel dependen adalah Produtivitas Kerja Karyawan. pada PT. Martha Beauty Gallery.
Hasil penelitian dengan menggunakan software SPSS 24.0 menunjukkan bahwa 1). Kecerdasan Emosional berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. 2). Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. 3). Kecerdasan Emosional dan Komunkasi berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan. Karena nilai t hitung Kecerdasan Emosional (3,494) lebih besar dari pada t tabel (1,662), dan Komunikasi (9,079) lebih besar dari pada t tabel (1,662) Dan f hitung variable independen (128,123) lebih besar dari f table (3,10). Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) diperoleh nilai sebesar 74,3% menunjukkan bahwa kontribusi pengaruh kecerdasan empsiona dan komunikasi secara bersama-sama dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 25,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar penelitian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16057/1/FEB_MNJ_1402015008_ADISTI%20NURRANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Aston Rasuna Hotel Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16055/

Pengaruh Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Aston Rasuna Hotel Jakarta

Ismail, Yogo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Aston Rasuna Hotel Jakarta, yang berjumlah 67 orang. Teknik dalam pemilihan sampel dilakukan dengan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel yang berjumlah 67 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 60,69 dengan standar deviasi sebesar 4,710. Variabel Kompetensi (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 45,90 dengan standar deviasi sebesar 4,440. Variabel Pelayanan Prima (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 49,41 dengan standar deviasi sebesar 5,496.Variabel Budaya Organisasi (X3) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 55,92 dengan standar deviasi sebesar 7,086.
Hasil model regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y = 0,883 + 0,357X1 + 0,340X2 + 0,141X3. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan residual berdistribusi normal, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak ada autokorelasi dan tidak terjadi masalah multikolinearitas, sehingga dapat diinterpretasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linier Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,665 artinya variabel independen Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi mampu mempengaruhi variabel dependen Kinerja Karyawan sebesar 66,5% sedangkan sisanya 33,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 39,374 > F 0.05 (3;55) = 2,77, maka dapat diinterpretasikan bahwa Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil uji statistik t yaitu variabel Kompetensi (X1) menunjukkan t hitung sebesar 4,820 > 2,004, maka Kompetensi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Selanjutnya nilai t hitung dari variabel Pelayanan Prima (X2) menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,371 > 2,004, maka Pelayanan Prima secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Serta nilai t hitung dari variabel Budaya Organisasi (X3) menunjukkan nilai sebesar 2,136 > 2,004, maka Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Kompetensi (X1) dengan Kinerja Karyawan sebesar 0,602 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pelayanan Prima (X2) dengan variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,622 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Budaya Organisasi (X3) dengan variabel Kinerja Karyawansebesar 0,643 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Analisis koefisen korelasi berganda diketahui bahwa nilai (R) = 0,826 berarti ketiga variabel yaitu Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang Sangat Kuat (berada pada interval 0,80 - 1,000) dan Positif terhadap Kinerja Karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16055/1/FEB_MNJ_1302015205_YOGO%20ISMAIL.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok Tahun 2014

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16056/

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok Tahun 2014

Sunarya, Riry Rachma Putri

Isu seksualitas yang tabu untuk dibicarakan menjadikan remaja cenderung mencoba-coba sehingga remaja beresiko pada perilaku seks yang beresiko dan berdampak pada kehamilan tidak diinginkan, married by accident, infeksi menular seksual, HIV dan AIDS serta masih banyak lagi. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok Tahun 2014. Penelitian dilakukan dengan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan oktober 2014 dengan responden sebanyak 189 responden. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan chi square. Dari hasil penelitian sebanyak (96,3%) responden berprilaku beresiko. Hasil uji Univariat yang didapa tmenurut perilaku beresiko dari pengetahuaan tinggi (61,3%), sikap positif (50,3%), yang memeiliki peluang tidak beresiko (68,8%), relasi lawan jenis yang tidak memiliki pasangan (58,2%), yang sedikit mendapatkan sumber informasi (62,4%), yang sedikit mengakses media pornografi (84,7%), dukungan teman yang tidak mendukung (86,2%), dukungan yang mendukung dari orang tua (83,1%). Hasil uji bivariate menyatakan bahwa variabel (Pvalue0,031), relasi lawan jenis (Pvalue 0,003), informasi seksualitas (Pvalue 0,002) merupakan variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan perilaku seks pranikah. Saran yang diberikan peneliti untuk Remaja di SMK YAPAN Indonesia Kota Depok yaitu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku positif tentang kesehatan reproduksi melalui keterlibatan remaja dalam pelayanan kesehatan peduli
remaja (PKRR) sehingga mendapatkan informasi yang jelas tentang adanya pelayanan dan memanfaatkan serta menyebarluaskan keberadannya pada teman sebaya.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16056/1/FIKES_KESMAS_1005015076_RIRY%20RACHMA%20PUTRI%20SUNARYA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada PT Bhakti Karya Distributor Indonesia Cabang Depok)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16059/

Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan
(Studi Kasus pada PT Bhakti Karya Distributor Indonesia Cabang Depok)

Sadono, Ahmad Dwi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan (Studi Kasus Pada PT Bhakti Karya Distributor Indonesia).
Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan variabel yang diteliti yaitu Pelatihan, Kompensasi dan Kinerja Karyawan. Sampel penelitian ini berjumlah 85 karyawan, dengan teknik pengambilan non probability sampling dengan teknik convenience sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan pernyataan tertutup 5 pilihan jawaban dan diukur menggunakan skala likert. Teknik pengolahan data mengunakan SPSS versi 20 dan teknik analisis data meliputi uji kualitas data (Uji Validitas dan Uji Reliabilitas), anilisis regresi linier berganda Model Regresi Linier Berganda dan uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, uji hipotesis, uji t, uji F dan analisis koefisien determinasi.
Model regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y = -0,006+ 0,464 X1 – 0,544 X2 – e, hasil uji asumsi klasi menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinieritas, tidak terjadi heteroskedastisitas dan tidak terjadi autokorelasi sehingga model regresi dengan metode kuadrat terkecil (Ordinary Least Square) merupakan BLUE (Best, Linier, Unbiased and Estimated).
Hasil analisis koefisien korelasi berganda antara variabel Pelatihan dan variabel Kompensasi dengan Kinerja Karyawan sebesar 0,967 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0.05, berarti terdapat hubungan kuat dan signifikan dan koefisienkolerasi parsial antara variable Pelatihan dan variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,557 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, berarti terdapat hubungan positif, sedang, dan signifikan. sedangkan koefisien kolerasi parsial antara variabel Pelatihan dan variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,444 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, berarti terdapat hubungan positif, sedang, dan signifikan. Jika variabel Kompensasi naik dengan asumsi variabel Pelatihan tetap maka variabel Kinerja Karyawan naik. Hasil uji statistik t dapat diketahui Pelatihan memiliki thitung sebesar 4.688 > t ( : 82) = 1.98932 dan signifikansi 0.000 < 0.05, berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan, dengan demikian H1 diterima. Sedangkan Kompensasi memiliki thitung sebesar 5,687 < t ( : 82) = 1.98932 dan signifikansi 0.000 < 0.05, berarti terdapat pengaruh positif antara Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan, dengan demikian H2 diterima. Berdasarkan hasil uji F secara simultan dapat diketahui bahwa tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 591.475 > F 0.05 (2:82) = 3.11, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa Pelatihan dan Kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Dengan demikian H3 diterima.
Hasil analisis koefisien Determinasi (R2) pada tabel 65 diatas, menunjukkan bahwa Adjusted (R2) adalah 0.935 yang artinya variabel Pelatihan dan variabel Kompensasi secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi Kinerja Karyawan sebesar 93.5%, sedangkan sisanya (100% – 93.5% = 6.5%) dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain diluar model.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh baik pelatihan maupun kompensasi adalah berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. BHAKTI KARYA, sehingga dapat di pertahankan bahkan harus lebih ditingkatkan dalam penerapan pelatihan dan pemberian kompensasi guna menghasilkan kinerja karyawan yang baik.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16059/1/FEB_MNJ_1402015016_AHMAD%20DWI%20SADONO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh CAR, LDR , dan BOPO terhadap Return On Asset (ROA) Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16062/

Pengaruh CAR, LDR , dan BOPO terhadap Return On Asset (ROA) Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Elisa, Lenny

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio, Loan to Deposit Ratio (LDR), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional terhadap profitabilitas (ROA) perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling Jumlah sampel terdiri dari 13 perbankan pada periode 2014-2018. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji asumsi klasik, korelasi, analisis koefisien, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. kemudian data diolah menggunakan spss 24. hasil penilitian ini menunjukkan bahwa variabel CAR,
LDR, dan BOPO secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA ditunjukkan dari nilai ௧௨ sebesar 7,788 > ௧ = 2,75. Hal ini dikarenakan
rasio keuangan saling berkaitan dalam pengelolaan modal perusahaan yang efektif dan efisien, walaupun hasil variabel LDR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16062/1/FEB_MNJ_1402015088_LENNY%20ALISA.pdf

Unduh!