Categories
Repo

Pengaruh Green Markerting dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk The Body Shop di Plaza Blok M Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16066/

Pengaruh Green Markerting dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk The Body Shop di Plaza Blok M Jakarta Selatan

Indriyani, Melanita

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Green Marketing dan Citra Kerja terhadap Keputusan Pembelian Produk The Body Shop Di Plaza Blok M Jakarta Selatan.
Penelitian ini menggunakan metode survei, dengan variabel yang diteliti yaitu Green Marketing, Citra Merek dan Keputusan Pembelian. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pelanggan The Body Shop Di Plaza Blok M Jakarta Selatan yang berjumlah 101 pelanggan. Sampel penelitian ini berjumlah 101 pelanggan, dengan teknik pengambilan non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pertanyaan tertutup 5 pilihan jawaban dan diukur menggunakan skala likert. Teknik pengolahan data menggunakan SPSS versi 20 dan teknik analisis data meliputi Uji Kualitas Data (Uji Validitas dan Uji Reliabilitas), Analisis Regresi Linier Berganda (Model Regresi Linier Berganda, Uji Asumsi Klasik,), Analisis Koefisien Korelasi, Analisis Koefisien Determinasi, dan Uji Hipotesis (Uji t, Uji F).
Model regresi liner berganda yang diperoleh yaitu Ŷ = 0.616 + 0.379 X1 + 0.342 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolonieritas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi sehingga model regresi dengan metode kuadrat terkecil (Ordinary Least Square) merupakan BLUE (Best Linier Unbiased Estimator).
Hasil analisis koefisien korelasi berganda menunjukkan bahwa Green Marketing dan Citra Kerja terhadap Keputusan Pembelian sebesar 0.675, dengan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, berarti terdapat hubungan kuat dan signifikan. Hasil analisis koefisien korelasi parsial antara Green Marketing dan Keputusan Pembelian sebesar 0.319, dengan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, berarti terdapat hubungan positif, sedang, dan signifikan. Hasil analisis koefisien korelasi parsial antara Citra Merek dan Keputusan Pembelian sebesar 0.290, dengan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, berarti terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan Adjusted adalah 0.444, sehingga 44.4% variasi Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen yaitu Green Marketing dan Citra Kerja, sedangkan sisanya (100% - 44.4% = 55.6%) dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain di luar model. Hasil uji statistik t menunjukkan bahwa nilai thitung Green Marketing sebesar 3.329 t 1.660 dan nilai signifikansi Green Marketing 0.000 0.05, sehingga Green Marketing secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dan H1 diterima. Nilai thitung Citra Merek sebesar 3.005 t ( 1.660 dan nilai signifikansi Citra Merek 0.000 0.05, sehingga Citra Merek berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dan H2 diterima. Hasil uji statistik F menunjukkan bahwa nilai Fhitung 40.954 F 0.05 (2;98) = 3.09 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga Green Marketing dan Citra Merek secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dengan demikian H3 diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh baik Green Marketing maupun Citra Merek adalah berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian The Body Shop Di Plaza Blok M Jakarta Selatan, sehingga perlu dipertahankan dan lebih ditingkatkan penerapan Green Marketing dan Citra Merek guna menghasilkan Keputusan Pembelian yang baik. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16066/1/FEB_MNJ_1402015097_MELANITA%20INDRIYANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16053/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Tahun 2018

Adimahsyar, Agita

Menarche (menstruasi pertama) merupakan menstruasi yang pertama kali terjadi pada dinding rahim yang dikenal dengan istilah darah haid, haid pertama tanda kesiapan biologis, dan tanda siklus masa subur telah mulai. Kesiapan menghadapi menarche adalah keadaan yang menujukkan bahwa seseorang siap untuk mencapai salah satu kematangan fisik yaitu datangnya menarche, hal ini ditandai dengan adanya pemahaman pengetahuan yang mendalam tentang proses menstruasi sehingga siap menerima dan mengalami menarche sebagai proses yang normal. Ketidaktahuan anak tentang menstruasi dapat mengakibatkan anak sulit untuk menerima menarche. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan menghadapi menarche penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatf analitik dengan desain studi cross sectional (study potong lintang). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 5 dan 6 SDN Pakujaya 02 Tangerang sebanyak 273 orang dengan sampel sebanyak 73 orang dengan menggunakan metode non probability dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan Chi Square. Hasil uji univariat kesiapan menghadapi menarche, responden yang siap menghadapi menarche (78,1%), responden yang berpengetahuan baik (68,5%), responden yang memiliki pola komunikasi yang positif (54,8%), responden yang terpapar informasi (74,0%). Hasil uji bivariat menunjukkan variabel yang tidak berhubungan Pvalue ≤ 0,05 dengan kesiapan menghadapi menarche yaitu pengetahuan (Pvalue=0,134), pola komunikasi (Pvalue=0,197) keterpaparan informasi (Pvalue=0,132). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan sebagai bahan pertimbangan untuk memasukkan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi kedalam muatan lokal atau mata pelajaran tambahan yang sesuai, agar responden lebih mengerti dalam memahami pengetahuan tentang menarche.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16053/1/FIKES_KESMAS_%201405015004_%20AGITA%20ADIMAHSYAR.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada MNC Group Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16070/

Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada MNC Group Jakarta

Akbar, Sulaiman

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada MNC Group Jakarta.
Penelitan ini merupakan penelitan kuantitatif dengan metode survei, populasi dalam penelitian ini merupakan karyawan MNC Group, di MNC Tower, Kebon Jeruk, Jakarta. Populasi dari penelitian ini berjumlah 135 orang yang di ambil dari beberapa anak perusahaan MNC Group di MNC Tower, Kebon Jeruk, Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 101 orang dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data yang di lakukan adalah dengan menyebar kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data yang di lakukan dengan memberi seperangkat pernyataan tertulis kepada responden. Teknik pengolahan dengan menggunakan bantuan software SPSS (Stasistik Product and Service Solution) versi 22.0, dan analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesos.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 4,378 tingkart signifikansi 0,000<0.05 dan koefisien regresi 0,275 atau 27,5%, disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 4,399 tingkat signifikan 0,000<0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,321 atau 32,1%. Secara simultan motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan f hitung 20,381 tingkat signifikan dalam f tabel 3,09. Maka dapatdisimpulkan bahwa motivasi dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan di MNC Group. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16070/1/FEB_MNJ_1402017002_SULAIMAN%20AKBAR.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Aston Rasuna Hotel Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16055/

Pengaruh Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Aston Rasuna Hotel Jakarta

Ismail, Yogo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Aston Rasuna Hotel Jakarta, yang berjumlah 67 orang. Teknik dalam pemilihan sampel dilakukan dengan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel yang berjumlah 67 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 60,69 dengan standar deviasi sebesar 4,710. Variabel Kompetensi (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 45,90 dengan standar deviasi sebesar 4,440. Variabel Pelayanan Prima (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 49,41 dengan standar deviasi sebesar 5,496.Variabel Budaya Organisasi (X3) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 55,92 dengan standar deviasi sebesar 7,086.
Hasil model regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y = 0,883 + 0,357X1 + 0,340X2 + 0,141X3. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan residual berdistribusi normal, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak ada autokorelasi dan tidak terjadi masalah multikolinearitas, sehingga dapat diinterpretasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linier Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,665 artinya variabel independen Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi mampu mempengaruhi variabel dependen Kinerja Karyawan sebesar 66,5% sedangkan sisanya 33,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 39,374 > F 0.05 (3;55) = 2,77, maka dapat diinterpretasikan bahwa Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil uji statistik t yaitu variabel Kompetensi (X1) menunjukkan t hitung sebesar 4,820 > 2,004, maka Kompetensi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Selanjutnya nilai t hitung dari variabel Pelayanan Prima (X2) menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,371 > 2,004, maka Pelayanan Prima secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Serta nilai t hitung dari variabel Budaya Organisasi (X3) menunjukkan nilai sebesar 2,136 > 2,004, maka Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Kompetensi (X1) dengan Kinerja Karyawan sebesar 0,602 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pelayanan Prima (X2) dengan variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,622 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Budaya Organisasi (X3) dengan variabel Kinerja Karyawansebesar 0,643 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan Positif, Kuat dan Signifikan. Analisis koefisen korelasi berganda diketahui bahwa nilai (R) = 0,826 berarti ketiga variabel yaitu Kompetensi, Pelayanan Prima dan Budaya Organisasi secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang Sangat Kuat (berada pada interval 0,80 - 1,000) dan Positif terhadap Kinerja Karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16055/1/FEB_MNJ_1302015205_YOGO%20ISMAIL.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Good Corporate Govarnance dan Ukuran Perusahan Terhadap Financial Distress pada Subsektor Asuransi di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16065/

Pengaruh Good Corporate Govarnance dan Ukuran Perusahan Terhadap Financial Distress pada Subsektor Asuransi di Indonesia

Mukhtar, Fildzah Haifah

Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Good Corporate Govarnance (GCG) Mekanisme Kepemilikan Intusional, dan Ukuran Perusahaan terhadap Financial Distress pada perusahaan subsektor Asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Indikator Financial Distress dalam penelitian ini menggunakan Model Altman Z-Score. Metode pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan mengunakan perangkat lunak eviews 10. Hasil penelitian menunjukan bahwa Good Corporate Govarnance mekanisme Kepemilikan Institusional pengaruhnya negatife tetapi tidak signifikan terhadap Financial Distress. Hasil ini dibuktikan dengan nilai nilai thitung = -0,38248 ttabel (0,05:37) = 2,02619 yaitu -2,02619 ≤ -0,382486 ≤ 2,02619 dengan nilai signifikasi = 0,7043 > 0,05 sehingga H1 ditolak.Variabel Ukuran Perusahaan pengaruhnya positife tetapi tidak signifikan terhadap Financial Distress. Hasil ini dibuktikan oleh thitung = 0,520236 dan ttabel (0,05;37) = 2,02619 yaitu -2,02619 ≤ 0,520236 ≤ 2,02619 dengan nilai signifikasi = 0,6060.> 0,05 sehingga H2 ditolak. Hasil Uji F menunjukkan bahwa Good Corporate Govarnance mekanisme Kepemilikan Institusional pengaruhnya tidak signifikan secara simultan terhadap Financial Distress. Hasil ini dibuktikan dengan nilai signifikasi sebesar 0,712330 > 0,05 maka H3 ditolak. Hasil koefisien determinasi menunukkan bahwa R Square sebesar 0,017805 menyatakan bahwa variabel Kepemilikan Institusional dan Ukuran Perusahaan dapat mempengaruhi Financial Distress sebanyak 1,7% sedangkan sisanya 98,3% dapat dijelaskan oleh Good Corporate Govarnance mekanisme lain seperti mekanisme Kepemilikan Manajerial, Ukuran Komite, Dewan Direksi, Komite Audit, Lavarage dan variabel independen lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16065/1/_FEB_MNJ_1602025256_Fildzah%20Haifah%20Mukhtar.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16052/

Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A

Wibowo, Satryo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Beban Kerja dan stress Kerja terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu
Beban Kerja dan Stress Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan Pengadilan Agama Cibinong Kelas 1.A, yang berjumlah 53 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 53 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 35,21 dengan standar deviasi sebesar 4,655. Variabel Beban Kerja (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,85 dengan standar deviasi sebesar 5,436. Variabel Stress Kerja(X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 35,32 dengan standar deviasi sebesar 4,424. Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ŷ
=-0,059 + 0,412X1
+ 0,604X2.Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak
terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai
sifat BLUE (Best Linear UnbiasedEstimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,939 artinya variabel independen Beban Kerja dan
Stress Kerja mampu mempengaruhi variabel dependen kinerja karyawan adalah
sebesar 93,9% sedangkan sisanya sebesar 6,1% dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 403,704 > F 0.05 (2;50) = 3,18,
maka dapat diinterpretasikan bahwa Beban Kerja dan Stress Kerja secara simultan
atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji
statistik t variabel yaitu Beban Kerja (X1) menunjukkan thitung sebesar 6,752 >
2,009, maka Beban Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitungvariabel yaitu Stress Kerja (X2)
menunjukkan thitungsebesar 8,938 > 2,009, maka Stress Kerja secara parsial
berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Beban Kerja (X1) dan variabel kinerja
karyawan (Y) sebesar 0,921 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000< 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif, SangatKuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Stress Kerja (X2) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,943 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif, sangat kuat dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) = 0,970 berarti kedua variabel yaitu Beban Kerja dan Stress Kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap kinerja karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16052/1/FEB_MNJ_1302015172_SATRYO%20WIBOWO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja PT Wika Realty

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16069/

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja PT Wika Realty

Yudhantara, Airil

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Gaya Kepemimpinan
dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan kerja.
Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu
Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja sebagai variabel independen dan
variabel Kepuasan kerja sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh karyawan perusahaan PT WIKA REALTY (CAWANG), yang
berjumlah 80 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh,
sehingga diperoleh sampel berjumlah 80 orang sebagai responden. Teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan
skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis
deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji
normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi,
pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), koefisien determinasi,
analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kepuasan kerja (Y)
mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,84 dengan standar deviasi sebesar
5,613. Variabel Gaya Kepemimpinan (X1) mendapati hasil rata-rata (mean)
sebesar 39,25 dengan standar deviasi sebesar 4,673. Variabel Lingkungan Kerja(X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,17 dengan standar deviasi
sebesar 6,268.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Y෡=0,278 + 0,721 X1
+ 0,349 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi
normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak
terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai
sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,932 artinya variabel independen Gaya
Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja mampu mempengaruhi variabel dependen
Kepuasan kerja adalah sebesar 93,2% sedangkan sisanya sebesar 6,8%
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji statistik t variabel yaitu Gaya Kepemimpinan (X1) menunjukkan
thitung sebesar 8,877 > 1,991, tingkat signifikansi 0,002 < 0,05 maka Gaya Kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan kerja. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Lingkungan Kerja (X2) menunjukkan thitung sebesar 5,771 > 1,991, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Lingkungan Kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan kerja. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 542,566 > F 0.05 (2:77) = 3,12 dengan
tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan kerja. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Gaya Kepemimpinan (X1) dan variabel Kepuasan kerja (Y) sebesar 0,711 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif kuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Lingkungan Kerja (X2) dan variabel Kepuasan kerja (Y) sebesar 0,549 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan.Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,932 berarti kedua variabel yaitu Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap Kepuasan kerja. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16069/1/FEB_MNJ_1402015213_AIRIL%20YUDHANTARA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16061/

Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Hidayat, Imam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan Food and Beverage Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi berupa laporan keuangan tahunan dari perusahaan yang diteliti oleh penulis. Populasi dalam penelitian ini adalah 18 perusahaan pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan 2012-2016. Metode pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel menggunakan 11 perusahaan. Penelitian ini diuji dengan aplikasi SPSS. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif berupa analisis regresi linier berganda, analisis manajemen keuangan dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi serta pengujian hipotesis terdiri dari uji T (Parsial) dan uji F (Simultan), kemudian terdapat koefisien determinasi (R2). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Profitabilitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16061/1/FEB_MNJ_1402015079_IMAM%20HIDAYAT.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Komitmen Organisasi pada Pengurus KM Uhamka di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16064/

Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Komitmen Organisasi pada Pengurus KM Uhamka di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Putera, Umarsyah

Penelitian ini untuk membuktikan pengaruh kecerdasan emosional terhadap komitmen organisasi, kecerdasan spiritual terhadap komitmen organisasi, komunikasi interpersonal terhadap komitmen organisasi dan kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan komunikasi interpersonal terhadap komitmen organisasi pada pengurus KM UHAMKA.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan SPSS 22. Populasi yang digunakan sejumlah 315 orang, dengan populasi 177 orang dengan menggunakan Judgement sampling.
Hasil penelitian ini menyaakan bahwa variabel independen secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen, dan dengan uji simultan variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16064/1/_FEB_MNJ_1602025252_Umarsyah%20Putera.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Merek Converse di Sports Station BSD Plaza Serpong Tangerang Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16060/

Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Merek Converse di Sports Station BSD Plaza Serpong Tangerang Selatan

Ridha, Ahmad Naufal

Dalam penelitian ini digunakan metode survey, yaitu untuk menjelaskan pengaruh antara variabel bebas yaitu kualitas produk, harga dan desain produk terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian dan menjelaskan hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli sepatu merek Converse di Sports Station BSD Plaza Serpong Tangerang Selatan. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik aksidental, yaitu pengambilan sampel dengan secara acak terhadap sampel yang bertemu pada hari itu. Bedasarkan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah uji kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data dengan mengajukan beberapa pernyataan langsung kepada sampel. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis korelasi, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi. Hasil uji statistik T menunjukkan bahwa Kualitas Produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, Harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, Desain Produk berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, sedangkan uji statistik F menunjukkan kualitas kualitas produk, harga dan desain produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16060/1/FEB_MNJ_1402015020_AHMAD%20NAUFAL%20RIDHA.pdf

Unduh!