Categories
Repo

Kompetensi Menulis Kisah Inspirasi Melalui Metode Atap Pada Asosiasi Guru Belajar.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15803/

Kompetensi Menulis Kisah Inspirasi Melalui Metode Atap Pada Asosiasi Guru Belajar.

Astutik, Rugi

Tesis ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi menulis guru di Asosiasi Guru Belajar dalam mendeskripsikan awalan, tantangan, aksi, dan pelajaran (ATAP) (dari kisah-kisah inspirasi guru). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yaitu dengan mendapatkan data secara ilmiah dan dengan teknik pengumpulan data studi kasus yaitu (yang meliputi) kejadian sesuatu, kondisi aktual dari keadaan atau situasi, dan lingkungan atau kondisi tertentu tentang orang atau sesuatu. Penelitian dilakukan pada karya para guru di Asosiasi Guru Belajar yang berjumlah 31. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kompetensi guru dalam mendeskripsikan bagian awalan masuk dalam kriteria kurang. Hal tersebut dibuktikan dengan peroleh persentase sebesar 48,39%. Namun demikian, Kompetensi guru dalam mendeskripsikan bagian tantangan, aksi dan pelajaran masuk dalam kriteria tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan peroleh persentase sebesar 83,87 %, 100 % dan 93.55 % secara berurutan. Diharapkan metode ATAP (awalan, tantangan, aksi, dan pelajaran) dapat menjadi teori inovasi tentang metode menulis kisah inspirasi. Selain itu, guru dapat mengaplikasikan metode ATAP dalam pengajaran di kelas untuk keterampilan menulis sehingga siswa dapat meningkatkan kompetensi menulis karena teori ini terbukti lebih mudah diterapkan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15803/1/SPS_INDONESIA_1809057063_RUGI%20ASTUTIK.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan metode skimming dan scanning pada siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15802/

Peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi
bacaan dengan metode skimming dan scanning pada siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung

Juariah, Juariah

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung dengan teknik skimming dan scanning. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah Teknik skimming dan scanning dapat meningkatkan
kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung. Teknik skimming dan scanning dapat meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung. Populasi penelitian ini adalah 42 siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian TindakanKelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan
(observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan wawancara. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui aktivitas pembelajaran siswa. Sedangkan tes dilakukan setiap akhir siklus untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan teknik skimming dan scanning. Dilihat dari persentase Tingkat kemampuan membaca mengalami peningkatan mulai dari siklus I sampai siklus II. Dari siklus I sebesar 45,23 % dan menglami peningkatan pada siklus II sebesar 100 % . peningkatan juga terlihat dari hasil tes kemampuan memahami isi bacaan dengan metode Skimming dan Scanning mulai dari siklus I sampai siklus II. Dari siklus I sebesar 50 % dan menglami peningkatan pada siklus II menjadi 100%. Dengan demikian di siklus II siswa dapat mencapai indikator ketercapaian kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan metode Skimming dan Scanning. Kemampuan siswa dalam membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan metode Skimming dan Scanning juga meningkat. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan membaca cepat dapat ditingkatkan melalui teknik
skimming dan Scanning. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dengan teknik skimming dan scanning ditentukan oleh peranan guru sebagai stimulator. Apalagi penelitian sempat terbentur dengan adanya Pandemi Covid- 19. Prinsip ini mengandung makna bahwa keberadaaan Pembelajaran dengan teknik skimming dan scanning ini akan menjadi sebuah metode pembelajaran yang baik untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan jika guru dapat mendorong semua pengetahuan awal yang dimiliki siswa dan
mengembangkannya.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15802/1/SPS_INDONESIA_1809057065_JUARIAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15801/

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

Nurkhaledazia, Nurkhaledazia

Kinerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau ke-lompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung ja-wab masine-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan oreanisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kinerja Pegawai di RSUD Pasar Minggu tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional melalui pengisian kuesioner yang langsung diisi oleh kar-yawan di RSUD Pasar Minggu dihadapan peneliti. Penelitian ini dilakukan di RSUD Pasar Minggu jarkata tahun 2017 dengan jumlah sampel 100 orang pega-wai. Hasil menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara kinerja dengan kompensasi (p Value 0.497), tidak ada hubungan yang signifikan antara kinerja dengan motivasi (p Value 1.000), hasil menunjukan ada hubungan yang signifikan antara kinerja dengan kepuasan kerja di RSUD pasar minggu (p Value 0.049). Saran dari hasil penelitian ini maka peneliti menyarankan kepada pihak manajemen rumah sakit untuk terus mempertahankan tingkat kepuasan karyawan yang sudah tinggi dan meningkatkan motivasi karyawan, kesempatan yang lebih luas bagi karyawan untuk terus berkembang dan mendapat peluang yang lebih terbuka untuk promosi. Memperbaiki kondisi kerja rumah sakit agar karyawan merasa aman dan nyaman dalam bekerja.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15801/1/FIKES_KESMAS_1305015111_NURKHALEDAZIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Model Kesantunan Berbahasa Siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung Jakarta (Kajian Etnografi Komunikasi).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15800/

Model Kesantunan Berbahasa Siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung Jakarta (Kajian Etnografi Komunikasi).

Saputro, Muhammad Yusuf

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara mendalam tentang model kesantunan berbahasa siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung Jakarta, dengan melihat model kesantunan berbahasa yang dipergunakan siswa Tionghoa dalam bertutur. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Peneliti mengumpulkan data penelitian dengan metode pengumpulan data kepustakaan/dokumentasi, rekam, wawancara, observasi langsung, dan FGD dengan pakar bahasa dan kesantunan berbahasa. Pengolahan data menggunakan metode analisis, tabel analisis. Data penelitian ini berupa tuturan siswa dan guru baik secara lisan maupun tulisan. Pada tuturan tersebut, diperoleh hasil penerapan sepuluh kesantunan Leech (2014), yaitu generosity maxim 5,3%, tact maxim 12,4%, approbation maxim 6,2%, modesty maxim 0,9%, obligation S to O maxim 18,6%, obligation O to S maxim 8,8%, agreement maxim 19,5%, opinion reticence maxim 20,4%, sympathy maxim 5,3%, dan feeling reticence maxim 2,7%. Berdasarkan hasil tersebut model kesantunan berbahasa siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung didominasi oleh opinion reticence maxim, agreement maxim, dan obligation S to O maxim. Petanda gramatikal yang digunakan dalam petuturan pun memiliki karakteristik yang khas pada setiap maksimnya. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa khususnya pada pemilihan diksi dalam keterampilan menulis dan berbicara. Dapat pula diimplikasikan dalam pembelajaran sastra khususnya menulis drama dan prosa. Pada percakapan-percakapan antartokoh dalam teks sastra tersebut dapat dimasukkan maksim-maksim kesantunan berbahasa yang dapat membentuk karakter siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15800/1/SPS_INDONESIA_1809057080_MUHAMMAD%20YUSUF%20SAPUTRO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

Gustiyana, Gustiyana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh standar dan etika profesi audit terhadap efektivitas pengendalian internal pada perbankan syariah yang terdaftar di BEI.
Dalam penelitian ini digunakan metode Survey. Variabel yang diteliti adalah standar audit, etika profesi audit sebagai variabel bebas dan efektivitas pengendalian internal sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor internal yang bekerja pada Perbankan Syariah yang terdaftar di BEI dengan kantor pusat di DKI Jakarta. Teknik pemilihan sampel menggunakan judgment sampling dan diperoleh sampel sebanyak 51 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, dan pengujian hipotesis.
Berdasarkan atas hasil pengolahan data dan analisis akuntansi, maka diperoleh hasil bahwa variabel standar audit (X1) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,3147 dengan nilai minimum sebesar 3,50 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,46209. Variabel etika profesi audit (X2) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4294 dengan nilai minimum sebesar 3,60 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,37110. Variabel efektivitas pengendalian internal (Y) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4941 dengan nilai minimum sebesar 3,70 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,38284.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/1/FEB_AKT_1102025121_GUSTIYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

Nurkhalizah, Siti

Pada masa remaja sering disebut dalam masa-masa transisi, yang mana pada masa ini sangat baik jika hubungan antara anak dan orang tuanya memiliki kelekatan yang mendalam dan berkualitas. Maka dengan demikian akan membantu anak dalam mengatasi perubahan-perubahan dalam dirinya.Parental Conditional Positive Regard (PCPR) ialah orang tua yang dianggap memberikan kasih sayang dan penghargaan yang lebih ketika anaknya memenuhi harapan orang tuanya. Tampaknya, orang tua yang memberikan kasih sayang bersyarat menjadi faktor penentu kualitas hubungan antara remaja dan mereka para orang tua. Hal ini akan mengacu pada hubungan kelekatan anak dengan orang tuanya, di mana orang tua yang melakukan kasih sayang bersyarat kepada anaknya akan menciptakan keadaan konflik dalam diri anak-anak dan remaja. Karena selain mereka memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap orang tuanya, anak memilki rasa tertekan pula kepada orang tua yang suka memberikan tuntutan kepadanya (Saeed & Hanif, 2014). Maka, dibuatnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Parental Conditional Positive Regard (PCPR) dengan Self Attachment terhadap remaja. Pada penelitian ini pula partisipan terdiri dari siswa/siswi Madrasah Aliyah Dail Khairaat Jakarta Barat yang berjumlah 125 partisipan dan 27 partisipan didambil secara daring (online) dengan menggunakan Google Form. Jumlah keseluruhan partisipan dalam penelitian ini berjumlah 152 partisipan dengan rata- rata usia partisipan 16 tahun. Partisipan laki- laki berjumlah N= 56 dan perempuan berjumlah N= 96. Seluruh subjek mengisi kuesioner Parental Conditional Positive Regard-Academic Domain (PCPR-AD) (Asor & Tal, 2011) dan The Inventory of Parent and peer Attachment (Armsden & Greenberg, 1987) Kemudian skala tersebut di adaptasi oleh peneliti sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan proses analisa korelasi dengan bantuan IBM statistic versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa PCPR memiliki hubungan yang signifikan negatif terhadap Self Attachment, dengan nilaikoefisien korelasi (R= -0.164) dan 0,44 p<0,05 mengartikan bahwa Semakin tinggi Parental Conditional Positive Regard orang tua maka akan semakin rendah attachment remaja kepada orang tuanya. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015051_SITI%20NURKHALIZAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pekerja Konveksi Sektor Informal Di Wilayah Kelurahan Cipadu Jaya Kota Tangerang Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15797/

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pekerja Konveksi Sektor Informal Di Wilayah Kelurahan Cipadu Jaya Kota Tangerang Tahun 2016

Angriana Laksono, Eva

Musculoskeletal Disorders atau yang dikenal dengan istilah MSDs merupakan sekumpulan gejala atau gangguan yang berhubungan dengan jaringan lunak yaitu berupa otot, tendon, ligament, sendi, kartilago yang dapat mempengaruhi hampir semua jaringan termasuk saraf dan selubung tendon dan keluhan pada bagian- bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Keluhan MSDs dapat terjadi karena beberapa faktor seperti faktor pekerjaan, individu, lingkungan dan psikososial. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada pekerja konveksi sektor informal di wilayah kelurahan Cipadu Jaya Kota Tangerang dengan jumlah sampel sebanyak 80 yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan februari sampai agustus 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keluhan Musculoskeletal disorders yang dialami oleh 80 pekerja, ada 58 pekerja (72,5%) diantaranya mengalami keluhan MSDs sedangkan sebanyak 22 pekerja (27,5%) tidak mengalami keluhan MSDs. Berdasarkan bagian tubuh, keluhan yang dirasakan pekerja paling banyak terjadi pada bagian pinggang (60,0%), punggung atas (35,0%), leher atas (31,2%), tangan kiri dan kaki kiri (25,0%) dan bahu kanan (23,8%). Keluhan MSDs lebih banyak dialami oleh responden dengan tingkat risiko ergonomi tinggi (76,5%) berjenis kelamin laki- laki (76,0%), berumur ≥35 tahun (78,8%), memiliki masa kerja lama di konveksi yaitu ≥6 tahun (95,%), memiliki kebiasaan merokok (80,0%), memiliki kategori indeks massa tubuh tidak normal (68,1%) serta memiliki kebiasaan olahraga yang cukup (75,0%). Hasil uji statistik bivariat menunjukkan adanya hubungan antara umur dengan keluhan MSDs (p=0,000), masa kerja dengan keluhan MSDs (0,001) dan kebiasaan merokok dengan MSDs (p=0,026).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15797/1/FIKES_KESMAS_1205015033_EVA%20ANGRIANA%20LAKSONO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Kesepian Dengan Kecemasan Kematian Pada Lansia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15796/

Hubungan Antara Kesepian Dengan Kecemasan Kematian Pada Lansia

Rokhmatunnisah, Khanifah

Pengaruh dari proses menua menyebabkan permasalahan bagi lansia (fisik, psikologis, sosial) dan mereka akan menghadapi segenap kehilangan yang menyebabkan lansia mengalami kesepian. Perasaan kesepian yang terus menurus dapat memberikan dampak negatif pada kondisi mereka, salah satunya yaitu kecemasan. Kematian menjadi sesuatu yg sangat diperhatikan karena lansia menganggap dirinya sudah mendekati kematian. Hal ini menyebabkan lansia mengalami kecemasan kematian. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kesepian dengan kecemasan kematian pada lansia. Penelitian ini melibatkan 200 lansia dengan rentang usia 60-70 tahun (Laki-laki = 42 orang, perempuan 158 orang). Pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala UCLA Loneliness Scale Version 3 (Rusell, 1996) untuk mengukur kesepian dan skala Death Anxiety Scale (Templer, 1987) untuk mengukur kecemasan kematian. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan Pearson Colleration dengan bantuan IBM Statistik Versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai koefisien kolerasi sebesar 0,363 (P<0,01) yang menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara kesepian dengan kecemasan kematian pada lansia. Sehingga, semakin tinggi kesepian yang dialami lansia maka kecemasan kematian yang dialaminya juga tinggi, dan begitupun sebaliknya. Selain itu, dari hasil tingkat kategorisasi menunjukkan bahwa kesepian yang dialami sebagian besar dalam tingkat yang sedang, dan kecemasan kematiannya sebagian besar pada tingkat yang tinggi. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15796/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015077_KHANIFAH%20ROKHMATUNNISAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Kematangan Emosi Dengan Penyesuaian Perkawinan Pada Usia Perkawinan 1 Bulan Sampai 5 Tahun Pertama

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15795/

Hubungan Kematangan Emosi Dengan
Penyesuaian Perkawinan Pada Usia Perkawinan 1 Bulan Sampai 5 Tahun Pertama

Permatasari, Juwita

Penyesuaian dalam perkawinan pada pasangan yang baru mengijak 5 tahun pertama perkawinan merupakan masa awal dalam perkawinan. Penyesuaian perkawinan merupakan suatu proses yang penting dalam suatu bahtera rumah tangga dalam menentukan keutuhan rumah tangga tersebut, untuk itu dalam proses penyesuaian perkawinan dibutuhkan kematangan emosi pada setiap individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kematangan emosi dengan penyesuaian perkawinan pada usia perkawinan tahun pertama. Responden pada penelitian ini berjumlah 214 pasang suami istri yang terdiri dari 107 suami dan 107 istri. Dalam melakukan pemilihan subjek peneliti menggunakan metode Nonprobability Sampling yang terdiri dari Skala Dyadic Adjustment Scale (DAS) yang disusun oleh Spanier kemudian dikemukakan oleh Spanier dalam Busby dkk sebanyak 13 item dengan nilai alpha cronbach sebesar 0,657. Skala Emotional Maturity Scale (EMS) yang disusun oleh Drs. Yashwir Singh & Mahesh Bhargave sebanyak 32 item dengan nilai alpha cronbach sebesar 0,839. Hasil analisa tersebut menujukkan nilai korelasi sebesar 0,465 yang kemudian di persenkan menjadi 46,5 dengan taraf sig ≤0,00 (≤0,05). Peneliti mengharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasangan suami dan istri agar dapat menghadapi atau menjalani kehidupan pernikahan dengan ketentuan yang ada.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15795/1/FPSI_PSIKOLOGI_1409015117_JUWITA%20PERMATASARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Upaya Minimisasi Limbah Pada Sistem Pengelolaan Limbah Padat Medis Dan Non Medis Di Rs Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15794/

Upaya Minimisasi Limbah Pada Sistem Pengelolaan Limbah Padat Medis Dan Non Medis Di Rs Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015

Nisara, Syifa

Limbah adalah buangan yang kehadirannya pada suatu saat tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungannya karena tidak mempunyai nilai ekonomis dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan dan melindungi investasi pembangunan. Pengelolaan limbah harus di lakukan secara komprehensif sejak hulur sampai hilir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengupayakan minimisasi limbah pada sistem pengelolaan limbah padat medis dan non medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penulis menganalisis bagaimana cara meminimisasikan limbah dan pengelolaan limbah padat medis dan non medis yang ada di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring variabel sumber limbah, volume limbah, jenis limbah, proses pengelolaan limbah, reduksi limbah
dan pemanfaatan limbah. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pedoman wawancara mendalam, pedoman observasi menggunakan, lembar check list dan telaah dokumen. Dalam penelitian ini Pedoman wawancara mendalam dibagi menjadi 5 bagian yaitu pedoman wawancara untuk Kepala bagian sanitasi, pelaksana sanitasi, bagian perunit (UGD,OK, VK, Rawat Jalan, Rawat Inap), Supervisor dan cleaning service. . Penelitian ini dilakukan Di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015 pada bulan Agustus hingga Desember 2015. Hasil penelitian di dapatkan bahwa Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring telah melakukan program minimisasi limbah dengan pemanfaatan limbah yaitu dengan penggunaan kembali (reuse) kertas yang dijadikan amplop serta dirigen dari sisa linen dijadikan sebagai tempat buangan alat jarum suntik dan alat tajam pengganti safety box dan Pot Tanaman. Pada pengelolaan limbah padat dari tahap pemilahan masih ada limbah yang bercampur antara medis dan non medis, pada pengangkutan masih ada transit atau tempat ditumpukan seharusnya aturannya limbah tersebut harus diangkut langsung ke TPS serta pada pemusnahan limbah medis belum dikelola sendiri oleh RS Muhammadiyah Taman Puring karena belum mempunyai insenerator untuk itu RS Muhammadiyah Taman Puring bekerjasama dengan PT Wastec International sebagai pihak ketiga. Agar pelaksanaan minimisasi berjalan lebih baik, diperlukan SOP mengenai minimisasi limbah berupa reduksi limbah pada sumbernya dan pelatihan khusus mengenai teknik pemilahan limbah sesuai jenisnya. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari manajemen atas terhadap pelaksanaan pengelolaan limbah rumah sakit.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15794/1/FIKES_KESMAS_1205017039_SYIFA%20NISARA.pdf

Unduh!