Categories
Repo

Hubungan tingkat pengetahuan siswa kelas 3, 4, dan 5 sekolah dasar tentang diare dengan perilaku cuci tangan di SDN Batu Ampar 02 Jakarta Timur Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15766/

Hubungan tingkat pengetahuan siswa kelas 3, 4, dan 5 sekolah dasar tentang diare dengan perilaku cuci tangan di SDN Batu Ampar 02 Jakarta Timur Tahun 2020

Afriani, Resti

Diare adalah suatu keadaan abnormal dari pengeluaran berak dengan frekuensi tiga kali atau lebih dengan melihat konsistensi lembek, cair dengan atau tanpa darah dan lendir dalam tinja. Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat di Negara berkembang seperti Indonesia, karena morbiditas dan mortalitas-nya yang masih tinggi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan di SDN Batu Ampar 02 JL. Batu Ampar III, RT 3 RW 4, Batu Ampar, Kec. Kramat Jati, Kota Jakarta Timur pada periode bulan November – Desember 2020. Untuk mengetahui populasi sampel yang akan di ambil maka pengambilan sampel dilakukan dengan cara klaster (Cluster Random Sampling) adalah melakukan randomisasi terhadap kelompok, bukan terhadap subjek secara individual, Penelitian menggunakan teknik ini disebabkan oleh populasi murid di Sdn Batu Ampar 02 yang terdiri dari klaster- klaster atau rumpun- rumpun ruangan kelas. Kemudian berdasarkan random terhadap 6 kelas di sekokah tersebut serta atas konsultasi dari pihak guru yang mengajar , maka diperoleh sampel 87 responden sebanyak 3 kelas yaitu pada kelas 3, 4, dan 5 yang sesuai dengan kriteria inklusi.Hasil penelitian menunjukan terdapat 4 varibel yang berhubungan yaitu variabel pengetahuan(p=0,000), peran teman sebaya(p=0,012), peran orang tua(p=0,000), peran guru(p=0,001), dan variabel yang tidak berhubungan yaitu variabel sikap(p=0,318)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15766/1/FIKES_KM_1605015180_RESTI%20AFRIANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Interferensi dan Campur Kode Dalam Interaksi Di Lingkungan SMA Negeri 1 Babelan Kabupaten Bekasi Kajian Sosiolinguistik

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15765/

Interferensi dan Campur Kode Dalam Interaksi Di Lingkungan SMA Negeri 1 Babelan Kabupaten Bekasi Kajian Sosiolinguistik

Fauziah, Syifa

Penelitian ini membahas mengenai interferensi dan campur kode. Studi kasus guru, siswa dan karyawan di SMA Negeri 1 Babelan.tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan bentuk interferensi dan campur kode serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya interferensi dan campur kode di lingkungan SMA Negeri 1 Babelan.penelitian ini diambil dengan cara merekam tanpa disadari oleh penutur ataupun lawan tutur. Masalah yang diangkat dalam peneltian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi dalam bidang fonologi, morfologi dan leksikal serta mendeskripsikan bentuk campur kode dalam bidang inner code mixing dan outer code mixing atau bentuk campur kode di dalam dan campur kode di luar. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dan data diambil mulai bulan November- Desember 2019. Teknik dalam penelitian dilakukan dengan Teknik menyimak, Teknik sadap dan Teknik rekam, data yang kemudian diidentifikasikan dan dianalisis berdasarkan teori sosiolinguistik khususnya interferensi dan campur kode dari teori Weinreich (1953) dialmbil dengan kajian interferensi dan teori Hoffman dan teori Poedjosoedarmo (2014), Nababan, dan Countone, Peneliti menekumkan adanya peristiwa interferensi dan campur kode antara Bahasa yaitu Bahasa Babelan dan Bahasa Indonesia, interferensi mencakup bentuk fonologi, morfologi dan leksikal dalam bentuk fonologi yaitu penggantian fonem vokal, penghilangan fonem konsonan,penghilangan fonem vokal konsonan, penggantian fonem konsonan, dan penambahan fonem konsonan. Campur kode mencakup campur kode di dadalam dan campur kode di luar atau inner code mixing dan outer code mixing dalam campur kode mencakup penyisipan kata, penyisipan frasa dan penyisipan klausa.serta faktor yang menjadi penyebab terjadinya campur kode yang diantaranya, keterbatasan pengguna kode, faktor sosial, mitra bicara atau lawan tutur, tempat tinggal waktu dan pembicaraan serta fungsdi dan tujuan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15765/1/SPS_INDONESIA_1809057027_SYIVA%20FAUZIAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata serta Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA (Kajian Pragmatik).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15764/

Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata serta Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA (Kajian Pragmatik).

Mulyani, Sri

Tujuan penelitian ini meliputi tiga hal: (1) mendeskripsikan dan menjelaskan tindak tutur yang muncul dalam novel Ayah karya Andrea Hirata, (2) mendeskripsikan dan menjelaskan strategi penutur merealisasikan kesantunaan berbahasa yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. (3) implikasi penelitian dalam pembelajaran sastra. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan melakukan pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan secara bersiklus dimulai dari tahap kodifisikasi, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teori. Hasil penelitian ini mencakup Tindak tutur dalam novel Ayah karya Andrea Hirata terdiri atas 63 tindak. Tindak tutur tersebut terbagi menjadi lima kelompok tindak tuturasertif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, tindak tutur komisif, dan tindak tutur deklarasi seperti terurai sebagai berikut: (1)Asertif :a) pernyataan menegaskan, b) pernyataan laporan, c) menyebutkan, d) pernyataan asumsi, e) mengingatkan, dan f) menyanggah. (2) Direktif : a) menyarankan, b) memutuskan, c) menyuruh, d) menanyakan, e) membujuk, f) meminta ijin, g) menegaskan, h) memperingatkan, dan g) meminta tolong. (3) Ekspresif :a) menolak, b) bahagia, c) penasaran, d) terpesona, e) tindakan, f) tidak percaya, g) memuji, h) meyakinkan, i) mengumpat, j) kecewa, k) menyangkal, l) menyindir, m) mengucapkan terima kasih, n) menyalak/menyanggah, o) menyesal, p) heran, q) malu, r) bingung, s) bangga, t) takut, u) marah, v) sedih, w) memberi saran, x) cemas, y) kaget, z) bersemangat, a2) percaya diri, b2) tidak mau kalah, c2) terkejut (4) Komisif mengancam (5) Deklarasi : a) mengijinkan, b) memberi maaf, c) memutuskan, d) menerima maaf, f) memuji, dan g) menolak. Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam novel Ayah karya Andrea Hirata terdapat dalam 6 tindak tutur 1) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam menerima maaf. 2) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam memberi maaf. 3) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam menawarkan 4) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam memuji 5) Strategi realisasikesantunan berbahasa dalam memberi saran 6) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam menyepakati. Realisasi keenam strategi tersebut dalam keenam maksim kesantunan berbahasa Leech : 1) Realisasi maksim kearifan 2) Realisasi maksim kedermawanan 3) Realisasi maksim pujian 4) Realisasi maksim kerendahan hati. 5) Realisasi maksim kesepakatan. 6) Realisasi maksim simpati.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15764/1/SPS_INDONESIA_1809057026_SRI%20MULYANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kepribadian Tokoh Utama dalam Kumpulan Cerpen Saia Karya Djenar Maesa Ayu (Kajian Psikologi Sastra).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15762/

Kepribadian Tokoh Utama dalam Kumpulan Cerpen Saia Karya Djenar Maesa Ayu (Kajian Psikologi Sastra).

Hartati, Lasmi

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang kepribadian tokoh utama dalam kumpulan cerpen Saia karya Djenar Maesa Ayu dengan struktur kepribadian Freud yang mencakup aspek id, ego, dan super ego serta faktor yang mempengaruhi kepribadian, sehingga dapat tergambar jelas kepribadian tokoh utama serta faktor yang mempengaruhinya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian berisi kutipan-kutipan dari kumpulan data yang memberikan gambaran untuk dianalisis oleh peneliti. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu bahwa para tokoh utama lebih mendominasikan sifat ego. Dari total 14 cerpen tokoh utama memiliki 14 sifat ego, 12 sifat id, dan 2 sifat super ego. Dapat disimpulkan dari tiga sifat kepribadian yaitu id, ego, dan super ego, jelas bahwa para tokoh utama dapat memuaskan diri tanpa mengakibatkan kesulitan bagi dirinya sendiri. Selain itu, para tokoh utama juga banyak menonjolkan sifat id, karena jelas bahwa para
tokoh utama selalu mencari kenikmatan dan menghindari ketidaknyamanan. Hal itu tergambar jelas saat beberapa tokoh utama masih anak-anak. Namun, dalam kumpulan cerpen tersebut, beberapa tokoh utama juga memiliki sifat super ego, karena pada beberapa cerita tokoh utama lebih mementingkan moral dibandingkan yang lainnya. Faktor yang mempengaruhi kepribadian tokoh utama dalam kumpulan cerpen Saia karya Djenar Maesa Ayu mencakup faktor internal dan
eksternal. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri seperti biologis. Sedangkan faktor eksternal seperti faktor teman, lingkungan, pergaulan, keluarga, media, dan lain sebagainya.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15762/1/SPS_INDONESIA_1809057017_LASMI%20HARTATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender dalam Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15761/

Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender dalam Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia

Sari, Ita Purnama

Peneliti ini bertujuan untuk Mendeskripsikan dan menjelaskan Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender yang terdapat dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia. kegiatan yang dilakukan adalah membaca, mencermati, menafsirkan dan menganalisis Novel Pesantren Impian. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif,dengan menggunakan teknik data analisis isi dan juga pada sumber kepustakan. Fokus penelitian ini adalah tinjauan konflik Batin Tokoh utama dan Ketidakadilan Gender dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia dan berdasarkan focus penelitian ini, maka peneliti dapat merumuskan subfokus dalam konflik batin tokoh utama sebagai berikut : Depresi, Obsesi, Cemas, Takut, Tidak Aman,
Bersalah, Tidak Mampu, Frustasi, Marah, Sakit Hati, Tidak Puas, dan Perhatian. Ketidakadilan Gender seperti Marginalisasi, Subordinasi, Stereotipe, Kekerasan, dan Beban Kerja. Sumber data yang digunakan adalah Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia, instrumen penelitian ini di bantu dengan menggunakan daftar tabel analisis data. Hasil penelitian penggambaran Unsur intrinsik yang terdapat dalam novel antara lain tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang dan amanat. Terdapat Dua belas Koflik Batin Tokoh Utama yaitu Depresi, Obsesi, Cemas, Takut, Tidak Aman,
Bersalah, Tidak Mampu, Frustasi, Marah, Sakit Hati, Tidak Puas, dan Perhatian. Tetapi setelah dibaca dan analisis, hanya terdapat Tujuh Konflik Batin Tokoh Utama yaitu Cemas, Takut, Tidak Aman, Rasa Salah, Marah, Sakit Hati dan perhatian. Terdapat Lima Ketidakadilan Gender yaitu Marginalisasi, Subordinasi, Stereotipe, Kekerasan, dan Beban Kerja. Tetapi setelah dibaca dan analisis, hanya terdapat Dua Ketidakadilan Gender yaitu kekerasan dan beban kerja. Hasil analisis ditemukan dalam Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender percakapan dan narasi. Penelitian ini diharap dapat bermanfaat bagi pembaca, khususnya mahasiswa dalam bidang sastra untuk mengetahui konflik batin tokoh utama dan ketidakadilan Gender pada novel serta dapat dijadikan masukan dan perbaikan untuk menunjang pengajaran dan pembelajaran sastra agar menambah wawasan belajar mengajar berjalan dengan baik serta dapat menghasilkan suatu hasil yang maksimal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15761/1/SPS_INDONESIA_1809057016_ITA%20PURNAMA%20SARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peningkatan Kemampuan Menulis Berita Melalui Media Pembelajaran Google Classroom Pada Siswa Kelas VIII SMP Pangudi Luhur Jakarta.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15760/

Peningkatan Kemampuan Menulis Berita Melalui Media Pembelajaran Google Classroom Pada Siswa Kelas VIII SMP Pangudi Luhur Jakarta.

Wardoyo, Gregorius Agung Dwi

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses pembelajaran keterampilan menulis berita siswa kelas VIII SMP Pangudi Luhur Jakarta dan meningkatkan hasil keterampilan menulis berita siswa kelas VIII SMP Pangudi Luhur Jakarta melalui Media pembelajaran google classroom. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah melalui model pembelajaran google classroom dapat meningkatkan proses pembelajaran menulis berita siswa kelas VIII SMP Pangudi
Luhur Jakarta. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Pangudi Luhur Jakarta yang berjumlah 27 orang. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan Telaáh Pustaka.
Hasil Penelitian proses pembelajaran menulis narasi siswa melalui model google classroom pada siswa kelas VIII SMP Pangudi Luhur Jakarta, yaitu siswa menuliskan apa yang mereka dapatkan saat pembelajaran dengan media google classroom, juga berimbas pada meningkatnya hasilnya kemampuan menulis berita pada siswa kelas VIII. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan
keterampilan menulis berita dari aspek pemahaman isi, ketepatan struktur kalimat, tata bahasa, ejaan dan tata tulis. Hasil Perolehan penelitian siklus I dari hasil tes siswa kompetensi inti 3 (pengetahuan) muatan pelajaran bahasa Indonesia materi menulis teks berita pada proses pembelajaran siklus I diperoleh skor rata-rata siswa kelas VIIIA SMP Pangudi Luhur Jakarta adalah 72 dan ketuntasan kelas mencapai 35%, ini artinya hasil rata-rata kelas dan ketuntasan kelas ini belum mencapai Kriteria Batas Minimum 75 berdasarkan KBM satuan pendidikan. Karena peningkatan hasil rata-rata kelas dan ketuntasan kelas belum maksimal, maka dilanjutkan ke siklus II. Dari Hasil Siklus II kemampuan menulis berita melalui model pembelajaran google classroom pada siswa kelas VIII SMP Pangudi Luhur Jakarta dari hasil nilai kognitif siswa pada pertemuan kedua untuk rata-rata kelas sudah mencapai KBM satuan pendidikan yaitu 78. Secara persentase jumlah siswa yang mencapai KBM dapat dinyatakan berhasil karena dari 27 siswa dinyatakan tuntas berdasarkan KBM satuan pendidikan, yaitu 100%.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15760/1/SPS_INDONESIA_1809057014_GREGORIUS%20AGUNG.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Ekologi sosial dalam novel di kaki bukit cibalak karya Ahmad Tohari (Ekokritik Sastra)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15759/

Ekologi sosial dalam novel di kaki bukit cibalak karya Ahmad Tohari (Ekokritik Sastra)

Hairunisa, Fidia

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ekologi sosial dan ekokritik sastra. Hasil
penelitian ini menggambarkan bahwa dalam novel di Kaki Bukit Cibalak terdapat empat aspek
dari ekologi sosial seperti way of life, social mental attitude, social baehaviour, life style, serta
ekokritik sastra yang meliputi : kerusakan hutan, dan perlawanan tokoh terhadap kerusakan hutan. Kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat desa Tanggir yaitu bekerja di ladang, bekerja di kantor, dan bahkan mereka melakukan kegiatan ringan untuk mengisi waktu santainya. Memiliki nilai-nilai terhadap moral sesama manusia, alam, dan Tuhan dengan ditunjukkannya rasa empati, terhadap sesame, dan lingkungan sekitar, sembahyang di surau, bertanggung jawab terhadap masalah yang telah dilakukan. Sosial behavior digambarkan bahwa keterampilan seorang Pambudi dalam memecahkan masalah yang menimpa Mbok Ralem sehingga dapat berobat dan sembuh dari penyakitnya. Gaya hidup yang digambarkan pada novel di Kaki Bukit Cibalak tentunya tidak jauh dari kehidupan yang kita lihat dan alami. Seperti pak Lurah Tanggir yang tidak takut mengeluarkan uang banyak untuk meminang Sanis untuk dijadikannya istri. Berbanding terbaik dengan Mbok Ralem dimandikan oleh perawat yang cantik-cantik, memakai sabun yang belum pernah dirasakan sebelumnya.sedangkan ekokritik sastra terdapat kerusakam-kerusakan ulah manusia seperti kepunahan binatang karena pembangunan masyarakat desa tanggir secara berlebihan, pencemaran lingkungan karena munculnya kendaraan bermotor yang menghasilkan polusi udara dan erosi tanah. Sehingga muncul perlawanan yang bisa dilihat dari sikap ideologis melalui tulisan kritisterhadap pemerintah. Oleh karena itu diharapkan dapat memberikan dorongan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan disekitar kita.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15759/1/SPS_INDONESIA_1809057013_FIDIA%20HAIRUNISA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Hasil Penelitian Terpublikasi Tentang Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Dan Determinannya Di Puskesmas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15758/

Gambaran Hasil Penelitian Terpublikasi Tentang Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Dan Determinannya Di Puskesmas

Alifah, Nurin Rachmadhina

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu yang mendasar yang penyediaannya wajib diberikan oleh pemerintah melalui fasilitas kesehatan. Pada survei tahun 2017 tentang kepuasan masyarakat yang dilakukan oleh Kemenkes RI didapatkan kepuasan pasien yang dikategorikan pada level B yaitu baik, penelaian tersebut mengalami peningkatan pada survei 2019 menjadi 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil penelitian terpublikasi tentang pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien dan determinannya di puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 60 artikel yang sudah terpublikasi. Dari 60 artikel terdapat 21 variabel. Populasi dan sampel penelitian ini adalah artikel terpublikasi. Artikel ditemukan dalam pencarian Google Scholar dan Portal Garuda dengan menggunakan kata kunci sesuai dengan judul kepuasan pasien, gambaran, karakteristik, hubungan dan faktor-faktor kepuasan pasien di puskesmas. Analisis yang digunakan adalah deskriptif berupa frekuensi. Hasil analisis rata-rata proporsi kepuasan pasien dari 60 artikel sebesar 67,96% dengan berkisar pada 26,1% sampai 98,92%. Didapatkan proporsi artikel yang memiliki nilai pvalue signifikan pada variabel jenis kelamin 25%, umur 25%, pendidikan 66,66%, ekonomi 33,34%, pelayanan apotek 66,66%, kualitas pelayanan 93,75%, bukti fisik 80%, kehandalan 72,22%, ketanggapan 83,33%, jaminan 70,58% dan empati 82,35%. Berdasarkan hasil penelitian disarankan puskesmas selalu memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dengan melengkapi fasilitas kesehatan, memberikan pelayanan sesuai dengan kemampuan petugas, pelayanan yang tepat dan cepat, selalu berprinsip pada etika adil dan selalu memberikan perhatian yang tulus dan faktor lainnya seperti lingkungan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15758/1/FIKES_KM_1605015177_NURIN%20RACHMADHINA%20ALIFAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peningkatan kemampuan berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 kecamatan Tambelang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15757/

Peningkatan kemampuan berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 kecamatan Tambelang

Sri Wahyuni, Eka

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses pembelajaran berbicara siswa melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang, meningkatkan kemampuan berbicara melalui melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah Melalui media gambar
seri dapat mengetahui proses pembelajaran berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang , Melalui media gambar seri dapat meningkatkan hasil kemampuan berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas III yang berjumlah 23 orang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan wawancara. Dilihat dari ketercapaian kemampuan berbicara siswa dalam Prapenelitian adalah hasil pencapaian siswa dalam berbicara menggunakan kalimat yang lengkap masih sangat rendah dan belum memenuhi nilai KKM yaitu 67. Secara individu masih ada sekitar 12 siswa dari 23 siswa yang belum mencapai nilai KKM, maka penelitia dilakukan dengan menggunakan media gambar seri agar kemampuan berbicara siswa lebih meningkat.Berdasarkan hasil penelitian siklus I, kemampuan berbicara siswa sudah melampaui KKM yaitu 93, karena siswa ketika maju kedepan untuk berbicara terbantu dengan gambar yang ditempel di papan tulis, namun masih ada sekitar 4 siswa yang belum berhasil melampaui nilai KKM, serta untuk memastikan pencapaian ini bukanlah hal yang kebetulan, maka peneliti memutuskan untuk melanjutkan ketindakan ke Siklus II. Berdasarkan Observasi siklus II hasil perolehan tes kelancaran berbicara siswa meningkat menjadi 97, begitu juga kemampuan berbicara siswa menggunakan artikulasi yang jelas, meningkat menjadi 96 dan pencapaian siswa dalam berbicara menggunakan kalimat yang lengkap juga meningkat menjadi 96. Hanya tersisa 2 siswa yang belum berhasil mencapai nilai KKM, hasil penelitian di Siklus II menunjukan adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa dan hal ini terjadi bukan karena kebetulan semata, namun karena proses serta ketepatan guru dalam memilih
media pembelajaran yang mudah, murah dan menyenangkan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15757/1/SPS_INDONESIA_1809057010_EKA%20SRI%20WAHYUNI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Efektivitas pemanfaatan sastra anak sebagai media penanaman karakter dan kesiapsiagaan terhadap bencana di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong Bekasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15756/

Efektivitas pemanfaatan sastra anak sebagai media penanaman karakter dan kesiapsiagaan terhadap bencana di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong Bekasi

Handayani, Anita Rachayu Eka

Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi bagaimana sastra anak dapat dimanfaatkan sebagai media mitigasi bencana. Menganalisis Bagaimana sastra anak dapat dimanfaatkan sebagai media penanaman karakter kesiapsiagaan terhadap bencana. Sastra anak dapat menanamkan karakter kesiapsiagaan terhadap bencana di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas I sampai kelas VI SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka.Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Muatan mitigasi bencana dalam cerita fabel yang terdapat pada buku sastra anak Muaragembong terdapat pada unsur-unsur intrinsiknya.Unsur intrinsik di dalam fabel tersebut antara lain tema, tokoh, alur,latar, dan amanat. Tema di dalam keempat cerita fabel ini adalah tentang penanganan bencana di daerah pesisir. baik sebelum, pada saat terjadi bencana, dan pasca bencana. Hasil penelitian ini selaras dengan amanat Undang-undang No. 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana yang harus terintegrasi ke
dalam program pembangunan termasuk dalam sektor pendidikan. Dalam undangundang tersebut dijelaskan pula bahwa pendidikan menjadi salah satu factor penentu dalam kegiatan pengurangan risiko bencana. Melalui sastra anak, siswa dilatih mengimplementasikan nilai-nilai karakter yang diperoleh dari hasil membaca, mendengarkan, menganalisis tokoh, mencari tema, menyimpulkan
pesan moral, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan. Melalui karya sastra anak yang mengetengahkan berbagai tema, siswa dapat diajak untuk mengenali dan memahami kualitas tingkatan watak atau karakternya sendiri. Setelah siswa mengenali dan memahami kualitas tingkatan karakternya, maka guru dan orang tua berkolaborasi membimbing atau mengarahkan kualitas tingkatan karakter ke arah yang lebih baik. Dengan begitu pendidikan karakter terinternalisasi dalam diri siswa dan dapat diaktualisasikan dalam perilaku seharihari. Hasil observasi menunjukan dari 18 butir nilai- nilai karakter yang telah dirumuskan oleh Depdiknas, yaitu Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokrastis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung jawab. Hanya 9 karakter yang berhasil ditanamkan melalui cerita fabel dalam buku Sastra anak Muaragembong yaitu Gemar membaca, bersahabat/ komunikatif, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, peduli lingkungan, cinta tanah air, Jujur dan cinta damai.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15756/1/SPS_INDONESIA_1809057005_ANITA%20RACHAYU%20EKA%20HANDAYANI.pdf

Unduh!