Categories
Repo

Potensi Limbah Cair Tahu Dengan Campuran Sludge Dari Kotoran Sapi Sebagai Substrat Tambahan Biogas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15755/

Potensi Limbah Cair Tahu Dengan Campuran Sludge Dari Kotoran Sapi Sebagai Substrat Tambahan Biogas

Anasta, Dyna Fithria

Limbah cair tahu memiliki beban pencemar yang tinggi. Pembuangan limbahnya secara langsung mempunyai akibat cukup membahayakan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode percobaan (eksperimen) yaitu dengan mencampurkan bahan baku utama limbah cair tahu dengan sludge dari kotoran sapi untuk melihat nilai rasio C/N bahan baku, seberapa besar gas metana (CH4) yang dihasilkan dari kedua campuran bahan serta kondisi pH dan suhu selama proses fermentasi. Pada penelitian bahan akan dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan dengan perbandingan antara limbah cair tahu dan sludge dari kotoran sapi (30:70, 50:50, 70:30) dengan waktu fermentasi 0, 7, 14, dan 21 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa limbah cair tahu dan sludge dari kotoran sapi memiliki nilai rasio C/N sebesar 32,31 dan 22,03. Kondisi pH dan suhu selama masa fermentasi pada setiap perlakuan mengalami peningkatan dan penurunan. Sedangkan untuk hasil produksi gas metana pada perbandingan bahan 50:50 memiliki potensi paling baik untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan biogas. Oleh karena itu, untuk mengefektifkan penerapannya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut sehingga dalam pelaksanaannya dapat diterapkan secara optimal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15755/1/FIKES_KESMAS_1305015038_DYNA%20FITHRIA%20ANASTA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Instrumen Evaluasi Berstandar Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15754/

Instrumen Evaluasi Berstandar Higher Order Thinking Skills
(HOTS) Pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X.

Witdianti, Yeni

king Skills), relevansi aspek HOTS terhadap KD pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013 SMA, kesesuaian instrumen evaluasi dengan kriteria buku teks yang baik berdasarkan standar kelayakan bahasa versi BNSP, dan kesesuaian instrumen evaluasi aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) dengan perkembangan kognitif siswa dalam instrumen evaluasi pada buku teks Bahasa Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi yaitu dengan cara mendeskripsikan aspek-aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang ada pada instrumen evaluasi buku teks bahasa
Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai, Solo. Data pada penelitian ini adalah aspek HOTS yang terdapat dalam BTBI SMA kelas X meliputi kemampuan berpikir kreatif, berpikir kritis, problem solving, dan membuat keputusan. Data tersebut diambil dari instrumen evaluasi berbentuk tes esai sebanyak 60 butir tes esai. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis isi model Philip Mayring. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebaran aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada BTBI SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai belum merata. Berpikir kreatif sebanyak 55, 33%, berpikir kritis 70 %. Sedangkan aspek problem solving dan membuat keputusan di bawah 50%, yaitu aspek problem solving 35% dan aspek membuat keputusan 30%. Juga ditemukan instrumen evaluasi pada BTBI SMA kelas X yang belum berstandar HOTS sebanyak 28,33%. Adapun relevansi aspek HOTS terhadap KI dan KD Kurikulum 2013 SMA kelas X adalah sesuai. Kesesuaian aspek HOTS pada instrumen evaluasi yang ada dalam buku teks Bahasa Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai terhadap kriteria buku teks yang baik versi BNSP aspek kebahasaan adalah juga sesuai. Instrumen evaluasi pada BTBI SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai sudah sesuai dengan perkembangan kognitif siswa SMA kelas X yang rata-rata usianya sudah mencapai 15 tahun

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15754/1/SPS_INDONESIA_1709057045_YENI%20WITDIANTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pemberian Smoothies Kailan terhadap Penurunan Tekanan Darah di Posbindu Kramat Pela

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15753/

Pemberian Smoothies Kailan terhadap Penurunan Tekanan Darah di Posbindu Kramat Pela

Nafiastuti, Latipah Catur

Hipertensi merupakan keadaan ketika tekanan dalam pembuluh darah meningkat yang dapat menimbulkan penyakit komplikasi seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal kronis. Pengobatan hipertensi umumnya diberikan dengan jangka waktu yang lama dan memberikan efek samping. Penelitian ini memberikan alternatif pengobatan lain yang meminimalisir resiko efek samping dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mengandung serat dan kalium yaitu dalam bentuk smoothies sebanyak 250 ml yang terdiri dari Kailan sebanyak 47,5 gr dengan campuran air kelapa muda 40 ml dan pisang 28 gr. Pemberian smoothies tersebut diberikan setiap hari selama 7 hari berturut-turut. Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimental. Analisis data dilakukan dengan Paired T Test. Penelitian dilakukan di Posbindu Mawar, Melati, dan Anggrek dengan jumlah responden sebanyak 32 orang. Hasil menunjukkan terdapat penurunan antara tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah diberikan Smoothies Kailan sistolik (p-value = 0,000) dan diastolik (p-value = 0,016). Hal ini menunjukkan pemberian Smoothies Kailan berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15753/1/FIKES_GIZI_%201405025063_%20LATIPAH%20CATUR%20NAFIASTUTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

Damarwulan, Dini

Tuberkulosis merupakan infeksi bakteri kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit Tuberkulosis di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah adalah observasional dengan pendekatan case control. Variabel yang diteliti diantaranya umur, jenis kelamin, perilaku merokok, pengetahuan, kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan matahari, suhu, dan kelembaban. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan observasi rumah. Data sekunder bersumber dari formulir TB-01 dan TB-06. Jumlah sampel adalah 30 untuk kasus dengan BTA (+) dan 60 untuk kontrol dengan BTA (-). Teknik pengambilan sampel dengan metode sampling quota. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil uji univariat menunjukkan proporsi penderita TB Paru sebagian besar adalah umur produktif (54,4%), berjenis kelamin laki-laki (54,4%), tidak merokok (75,6%), pengetahuan baik (62,2%), ventilasi baik (54,4%), pencahayaan matahari baik (52,2%), kepadatan hunian baik (65,6%), suhu baik (54,4%), dan kelembaban baik (57,8%). Hasil uji bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan
TB Paru yaitu variabel umur (Pvalue=0,001), perilaku merokok (Pvalue=0,000), pengetahuan (Pvalue=0,031), kepadatan hunian (Pvalue=0,000), ventilasi (0,000), pencahayaan matahari (Pvalue=0,000), kelembaban (Pvalue=0,000), dan suhu (Pvalue=0,000), sedangkan variabel jenis kelamin tidak berhubungan dengan kejadian TB Paru (Pvalue=0,231). Hasil uji multivariat menunjukkan variabel pencahayaan matahari merupakan faktor dominan dalam kejadian TB Paru, dimana responden dengan pencahayaan matahari buruk lebih beresiko 209,838 kali untuk terkena TB Paru dibandingkan responden dengan pencahayaan matahari baik. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar pihak Puskesmas Pesanggrahan menjalin lintas sektoral yang terkait dengan upaya program penanggulangan tuberkulosis berupa penyuluhan tentang faktor risiko penularan TB Paru dan meningkatkan kegiatan pengobatan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/1/FIKES_KESMAS_1305015036_DINI%20DAMARWULAN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15751/

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa

Hilmanuddin, Iman

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh antara model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi belajar terhadap keterampilan menulis eksposisi. Penelitian ini dilakukan di SMP MBS KS Bekasi, kelas VIII pada semester ganjil. Tahun ajaran 2019 – 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan deasin factorial. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pemberian hasil motivasi menulis dengan penyebaran angket motivasi menulis siswa. Analisis data terdiri dari pengujian instrument selanjutnya dilakukan uji persyaratan analisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Pengajuan hipotesis dengan uji Tukey Berdasarkan hasil hipotesis dan analisis data, disimpulkan bahwa: (1) keterampilan menulis eksposisi pada kelompok siswa yang diberi model pembelajaran GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model pembeljaaran STAD yaitu Thitung =5,22 > Ttabel = 1,73 (2) keterampilan menulis teks eksposisi siswa yang memiliki motivasi tinggi pada kelas eksperimen dan diberi model pembelajaran GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model pembelajaran STAD, yaitu Thitung = 3,31 > Ttabel = 1,73 (3) hasil keterampilan menulis siswa yang memiliki motivasi rendah pada kelas kontrol dan diberi model GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model STAD, yaitu Th = 2,11 > Ttabel = 1,73 (3) terdapat pengaruh antara model pembeleajaran koooperatif tipe group investigation (GI) dengan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis eksposisi siswa yaitu, Fh = 1,75 > Ft = 1,73 Secara umum, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe groupinvestigation dan motivasi menulis siswa berpengaruh terhadap keterampilan menulis eksposisi siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15751/1/SPS_INDONESIA_1609057030_IMAN%20HILMANUDDIN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

Agatha, Ropika

Hipertensi Merupakan Penyakit Yang Banyak Diderita Lansia, Dengan Prevalensi Yang Semakin Meningkat Setiap Tahunnya. Hipertensi Disebabkan Karena Status Gizi, Pola Makan Dan Kualitas Tidur Yang Kurang Efektif. Tujuan Penelitian Ini Untuk Mengetahui Hubungan Status Gizi, Asupan Makan Dan Kualitas Tidur, Dengan Tekanan Darah Pada Kelompok Usia >45 Tahun Di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan. Penelitian Ini Menggunakan Metode Cross
Sectional Dengan Sampel Sebanyak 47 Orang Yang Diambil Dengan Teknik Total Sampling. Data Berat Badan Dan Tinggi Badan Diambil Dengan Pengukuran Antropometri, Data Tekanan Darah Diambil Menggunakan Alat Sphymomano Meter , Data Pola Makan Diambil Dengan Metode Wawancara Menggunakan Form Semi Quantitatif Food Frequency Quesioner Dan Data Kualitas Tidur Diambil Menggunakan Kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (Psqi). Teknik Analisis Data Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Responden Dengan Tekanan Darah Tinggi Sebanyak 72,7%. Kualitas Tidur Buruk Sebanyak 61,7%. Status Gizi Normal Sebanyak 44,7%. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Asupan Natrium Dan Kualitas Tidur Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P<0,05). Sedangkan Status Gizi, Asupan Lemak, Dan Asupan Kalium Tidak Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P>0,05). Berdasaran Penelitian Ini Maka Saran Yang Diberikan Yaitu Mengadakan Penyuluhan Mengenai Pola Makan Gizi Seimbang, Pemantauan Berat Badan Agar Status Gizi Tetap Terkontrol Dan Edukasi Mengenai Kesehatan Psikologis Yang Sering Dialami Pra Lansia Dan Lansia Seperti Cemas, Depresi Dan Gangguan Tidur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/1/FIKES_GIZI_1505025133_ROPIKA%20AGATHA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Studi Korelasi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 242 Jakarta).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15749/

Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Studi Korelasi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 242 Jakarta).

Sugiyarti, Sugiyarti

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji kebenaran hipotesis Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek meliputi: 1) Hubungan Penguasaan Kosakata dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. 2) Hubungan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. 3) Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra Secara Bersama-sama dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen studi korelasi. Sampel
yang digunakan adalah 38 siswa terdiri dari kelas IX-G SMP Negeri 242 Jakarta, dengan teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes penguasaan kosakata bentuk pilihan ganda telah diuji validitasnya dengan koefisien reliabilitas = 0,90 > 0,7; dan angket minat baca siswa yang telah diuji validitasnya dengan koefisien reliabilitas = 0,86 > 0,7. Sedangkan untuk tes kemampuan menulis cerpen dengan siswa membuat cerpen dengan koefisien reliabilitas =0,798 > 0,7. Analisis data menggunakan teknik regresi. Hasil pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan positif penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis cerita pendek koefisien korelasi 56.628. Y = 56.628 + 1.958 X1 dengan sig sebesar = 0.000 < 0,05 dan thitung = 6,058. Koefisien determinasi sebesar 9,37% (2) Terdapat hubungan positif minat membaca sastra dengan kemampuan menulis cerita pendek koefisien korelasi 21.632. Y = 21.632+ 0,279 X2 dengan sig sebesar 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,028. Koefisien determinasi sebesar 9,12% (3) Terdapat hubungan positif penguasaan kosakata dan minat belajar sastra secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek, koefisien korelasi 41.214. Y = 41.214 + 1.207 X1 + 0,303 X2 nilai Sig = 0. 000 < 0,05 dan Fhitung = 390,317. Koefisien determinasi sebesar 9,78%. Penelitian ini berimplikasi untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen dengan menguasai kosakata dan mempunyai minat baca yang tinggi, hal ini terdapat interaksi pengaruh penguasaan kosakatadan minat belajar sastra terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Secara keseluruhan ditemukan bahwa kemampuan menulis cerita pendek akan meningkat ketika siswa mempunyai penguasaan kosakatadan minat belajar sastra yang baik. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15749/1/SPS_INDONESIA_1709057023_SUGIYARTI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Analsis Biaya Satuan Pelayanan Di Ruang Rawat Inap Kelas I Paviliun Arafah Atas Dengan Double Distribution Method Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2016.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15748/

Analsis Biaya Satuan Pelayanan Di Ruang Rawat Inap Kelas I Paviliun Arafah Atas Dengan Double Distribution Method Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2016.

Dewi, Deli Kusuma

Manajemen rumah sakit bertanggung jawab dalam memberikan jasa pelayanan yang bermutu lebih baik, penanganan pasien lebih cepat, harga relatif murah dan bermanfaat. Menghitung analisis biaya melalui perhitungan unit cost dapat digunakan rumah sakit sebagai dasar pengukuran kinerja, penyusunan anggaran, subsidi dan dapat dijadikan acuan dalam mengusulkan tarif pelayanan rumah sakit yang baru. Tujuan penelitian untuk memperoleh informasi terbaru biaya satuan rawat inap kelas I RSIJ Cempaka Putih Tahun 2017. Jenis penelitian adalah desain riset operasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode double distribution dengan bantuan spreadsheet aplikasi microsoft excel. Objek penelitian adalah biaya satuan pelayanan rawat inap Paviliun Arafah Atas yang dibatasi hanya pada biaya langsung dan tidak langsung dari bulan Januari sampai Desember 2016. Hasil penelitian didapat struktur biaya yang terdiri dari biaya investasi sebesar Rp. 151.440.261,- operasional sebesar Rp. 3.634.796,- dan pemeliharaan sebesar Rp. 30.807.624,-. Kesimpulan penelitian, dari biaya total Rp. 3.817.044.179,- dan jumlah hari rawat Paviliun Arafah Atas sebanyak 6.640 hari, didapatkan hasil unit cost sebesar Rp. 574.044.179,-. Hasil tersebut sangat jauh berbeda dengan besar tarif rawat inap Paviliun Arafah Atas tahun 2017 sebesar Rp. 400.000,-. Saran peneliti perlu adanya perbaikan sistem informasi keuangan yang dapat menampilkan biaya secara rinci pada setiap komponen di unit rumah sakit.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15748/1/FIKES_KESMAS_1305015031_DELI%20KUSUMA%20DEWI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Resonator Ortogonal untuk Pembangkit Polarisasi dengan Mengadaptasi Metode Integrasi Antena dan Filter

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15747/

Resonator Ortogonal untuk Pembangkit Polarisasi dengan Mengadaptasi Metode Integrasi Antena dan Filter

Cahyasiwi, Dwi Astuti

Polarisasi merupakan salah satu parameter antena yang telah banyak diteliti untuk menjawab kebutuhan aplikasi sistem komunikasi nirkabel. Polarisasi adalah parameter yang menunjukkan bagaimana medan listrik pada gelombang elektromagnetik beradiasi pada medan jauh. Keberagaman polarisasi menjadi salah satu cara dalam meningkatkan kapasitas transmisi sistem komunikasi nirkabel dan bergerak, karena penggunaan antena dengan polarisasi yang berbeda maka spektrum frekuensi dapat kembali digunakan. Beberapa metode untuk mengatur polarisasi telah diteliti baik untuk polarisasi linier maupun melingkar. Beberapa metode juga telah mengajukan pembangkit polarisasi dengan struktur yang serupa namun dengan tambahan rekonfigurasi dapat menghasilkan polarisasi linier dan melingkar. Dari metode terdahulu belum pernah menggunakan metode pembangkit polarisasi yang dapat juga menambahkan parameter antena dengan kemampuan seleksi sebagaimana sebuah filter. Kemampuan filter untuk melewatkan daya pada frekuensi operasi dan menahan daya di luar frekuensi operasinya merupakan fungsi yang penting untuk mencegah terjadinya interferensi pada sinyal telekomunikasi. Selama ini teknik pembangkit polarisasi dan teknik untuk menghasilkan selektifitas pada antena merupakan dua metode yang terpisah. Penelitian ini mengajukan sebuah metode yang menggabungkan teknik pembangkit polarisasi dan teknik pembentuk selektifitas menjadi satu metode yang sama, karena kebutuhan telekomunikasi nirkabel di masa yang akan datang adalah penggunaan perangkat yang terintegrasi dan multifungsi.
Disertasi ini mengajukan sebuah metode untuk membangkitkan polarisasi berdasarkan teori polarisasi umum. Medan listrik berjalan yang mewakili polarisasi antena sesungguhnya dapat diuraikan menjadi dua komponen medan listrik maya dengan arah vertikal dan horisontal, sehingga kedua medan listrik yang ortogonal ini dapat diwakili masing-masingnya oleh resonator dengan arah arus permukaan vertikal dan horisontal. Saat penggabungan kedua resonator ini dilakukan, maka polarisasi dapat dibangkitkan menjadi vertikal, 75, 45 serta melingkar dengan mengubah variabel panjang dan lebar radiator, jarak antara radiator dan resonator serta jarak antara resonator. Integrasi komponen radiator dan resonator ini mengadaptasi integrasi antena-filter menggunakan pencatu tunggal. Metode yang diajukan dimodelkan pada radiator berbentuk persegi dengan arus permukaan vertikal serta resonator yang memberikan arus permukaan horisontal yang dapat direpresentasikan antara lain oleh dua jenis resonator yaitu, interdigital dengan lubang via dan hairpin, dimana kedua resonator ini membentuk komponen ortogonal jika masing-masingnya diintegrasi dengan radiator persegi.
Pengujian model dilakukan secara simulasi dan diverifikasi dengan pembuatan sebuah purwarupa antena dengan polarisasi 45 dan dua buah antena dengan polarisasi melingkar serta divalidasi dengan pengukuran. Hasil desain antena-filter dengan resonator interdigital membuktikan bahwa metode yang diajukan berhasil membangkitkan polarisasi vertikal, 75, 45 pada frekuensi kerja 4.65 GHz, lebar pita impedansi -10 dB sebesar 300 MHz, dan perolehan masing-masing 5,4 dBi, 6,7 dBi dan 6,82 dBi. Antena-filter dengan polarisasi melingkar menggunakan sebuah resonator interdigital berhasil diperoleh dengan frekuensi kerja 4,65 GHz, perolehan 6,467 dBi, lebar pita impedansi -10 dB sebesar 224 MHz dan lebar pita rasio aksial 160 MHz. Antena-filter dengan polarisasi melingkar menggunakan sebuah resonator hairpin juga diperoleh dengan frekuensi kerja 2,58 GHz, lebar pita impedansi -10 dB sebesar 133 MHz, lebar pita rasio aksial 20 MHz dan perolehan 6,8 dBi yang dapat digunakan untuk aplikasi satelit broadcast. Seluruh antena juga memiliki respon perolehan seperti respon filter lolos-pita sebagaimana respon antena-filter. Maka dapat disimpulkan bahwa polarisasi dapat dibangkitkan dengan integrasi dua komponen resonator ortogonal mengadaptasi metode integrasi antena dan filter, dimana keseimbangan besar medan ortogonal dipengaruhi oleh panjang dan lebar radiator persegi, sedangkan perbedaan fasa dipengaruhi oleh besar celah antara radiator dengan resonator.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15747/1/Disertasi_kepangkatan.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Beban Kerja Sdm Administrasi Pasien Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2014

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15745/

Gambaran Beban Kerja Sdm Administrasi Pasien Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2014

Azharuddin, Azharuddin

Rumah Sakit merupakan organisasi yang paling kompleks dengan produksi yang beragam diantaranya memberikan pelayananan kesehatan pada masyarakat dengan teknologi tepat guna. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih merupakan rumah sakit swasta yang berorientasikan pada pelayanan kaum dhu‟afa. Salah satunya adalah program KJS (program sebelum BPJS), banyaknya masyarakat DKI Jakarta dengan status kurang mampu/miskin yang berobat ke Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih membuat volume kerja semakin tinggi di bagian administrasi pasien dan bagian penagihan di Keuangan. Penelitian ini menggunakan rancangan Deskriptif Kuantitatif dengan melakukan pencatatan kegiatan SDM Administrasi Pasien, kemudian kegiatan itu dibagi berdasarkan variabel penelitian yaitu waktu kegiatan produktif langsung, waktu kegiatan produktif tidak langsung dan kegiatan tidak produktif untuk mendapatkan gambaran beban kerja SDM Administrasi Pasien. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Jl. Cempaka Putih Tengah I No. 1 Jakarta Pusat. Objek penelitian ini adalah kegiatan administrasi pasien yang dilakukan oleh pegawai dengan mengamati kegiatan kerjanya. Peneliti akan mengukur waktu dan mencatat kegiatan dengan metode work sampling selama obyek melakukan aktifitas administrasi pasien. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah jam digital dan lembar formulir work sampling. Hasil penelitian menunjukan rata-rata beban kerja yang dilakukan oleh SDM Administrasi Pasien yaitu : Rata-rata beban kerja SDM Administrasi Pasien selama 2 shift yaitu: kegiatan produktif langsung shift pagi 704 menit dengan jumlah 87,78 %, kegiatan produktif tidak langsung 46 menit dengan jumlah 5,74% dan kegiatan tidak produktif 52 menit dengan jumlah 6,48%.Rata-rata kegiatan produktif langsung shift sore 448 menit dengan jumlah 86,32 %, kegiatan produktif tidak langsung 20 menit dengan jumlah 3,85% dan kegiatan tidak produktif 51 menit dengan jumlah 9,83%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui beban kerja terbilang tinggi. Saran peneliti adalah sebaiknya untuk Unit Kasir disarankan untuk lebih mengisi kegiatan yang kosong dengan membantu SDM Administrasi Pasien yang lain agar waktu kerja lebih produktif.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15745/1/FIKES_KESMAS_0905015004_AZHARUDDIN.pdf

Unduh!