Categories
Repo

Self-regulated learning and problem-solving ability of elementary school students in fraction during online learning

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15687/

Self-regulated learning and problem-solving ability of elementary school students in fraction during online learning

Alyani, Fitri

Online learning for students requires high self-regulated learning to maximize problem-solving skills, especially in fractional material. However, elementary school students have not widely seen self-regulated learning and problem-solving abilities. Therefore, this study aimed to determine the relationship between self-regulated learning and problem-solving skills, especially on fractions in online learning in fifth-grade elementary school. This research is included in a quantitative study that uses a sample of fifth-grade students in an elementary school in Depok City. A sample of 122 students (N = 67 female, N = 55 male) was obtained using a non-probability sampling technique. Data collection techniques were carried out through the distribution of a self-regulated learning questionnaire with as many as 29 statements and a problem-solving ability test instrument with as many as eight questions. The data obtained were measured and analyzed using Rasch modeling and assisted by Winsteps software version 4.4.2. Furthermore, the correlation and Effect Size tests were carried out to determine the relationship and influence between variables. The results showed a significant and interrelated relationship between self-regulated learning and problem-solving ability. In other words, the higher the quality of independence in students, the higher the quality of problem-solving abilities they have, and vice versa. That way, it can encourage students to maximize self-regulated learning when learning online to help improve problem-solving skills in learning.
Keywords: fractions; online learning; problem-solving ability; self-regulated learning

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15687/1/5708-20097-2-PB.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Correlation Between Social Attitude and Computational Thinking Ability

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15685/

Correlation Between Social Attitude and Computational Thinking Ability

Susilo, Susilo

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15685/2/selvi%20Susilo.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Pasca Tsunami Selat Sunda di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15684/

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Pasca Tsunami Selat Sunda di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang

Putri, Andini Maulida

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat pasca tsunami Selat Sunda di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga yang ada di Kecamatan Carita. Banyaknya sampel pada penelitian ini didapat berdasarkan populasi terjangkau yaitu sebanyak 456 KK, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 82 KK. Penetapan lokasi sampling menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis hasil data menggunakan analisis indeks berdasarkan parameter yang digunakan yaitu Pengetahuan dan sikap (KA), rencana tanggap darurat (EP), sistem peringatan dini (WS), dan mobilisasi sumber daya (RMC). Dari perhitungan angka indeks per paramater, selanjutnya mengukur tingkat kesiapsiagaan dengan rumus sebagai berikut : Indek gabungan ditimbang = (0,45×KA) + (0,35×EP) + (0,15×RMC) + (0,05×WS). Hasil penelitian diketahui bahwa, pengetahuan dan sikap masyarakat mempunyai nilai indeks sebesar 60 termasuk dalam kategori hampir siap, Rencana tanggap darurat mempunyai nilai indeks sebesar 70 termasuk kedalam kategori siap. Sistem peringatan dini mempunyai nilai indeks sebesar 60 termasuk kedalam kategori hampir siap, Serta mobilisasi sumber daya mempunyai nilai indeks sebesar 51 termasuk kedalam kategori kurang siap. Berdasarkan hasil pembahasan dari perhitungan nilai indeks per parameter, kemudian dihitung kembali menggunakan perhitungan indeks gabungan ditimbang yang berfungsi untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat, didapat nilai indeks sebesar 62. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tsunami di Kecamatan Carita termasuk dalam kategori hampir siap.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15684/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1601095027_ANDINI%20PUTRI%20MAULIDIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir Di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15683/

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir Di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor

Pratiwi, Finatiya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah semua kepala keluarga yang terkena dampak bencana banjir di Desa Bojongkulur yang berjumlah 6.669 kepala keluarga terdiri dari 27 RW. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 kepala kelurga yang diambil dari jumlah seluruh kepala keluarga di 27 RW tersebut dengan menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 10%. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel propotional random sampling. Variabel penelitian ini meliputi: pengetahuan dan sikap, rencana tanggap darurat, sistem peringatan bencana, dan mobilitas sumberdaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor tergolong pada kategori “hampir siap” rata-rata skor dari nilai keseluruhan responden yang menunjukkan angka 64,37.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15683/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1601095016_FINATIYA%20PRATIWI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Pendapatan Petani Pasca Adanya Pertambangan Batu Andesit (Studi Komparasi Pendapatan Petani di Desa Rengasjajar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Sebelum dan Sesudah Adanya Pertambangan Batuan Andesit)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15681/

Kajian Pendapatan Petani Pasca Adanya Pertambangan Batu Andesit (Studi Komparasi Pendapatan Petani di Desa Rengasjajar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Sebelum dan Sesudah Adanya Pertambangan Batuan Andesit)

Natasya, Melanita

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan ekonomi masyarakat Desa Rengasjajar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor sebelum dan setelah dibukanya pabrik pengolahan batu andesit. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penduduk yang bekerja sebagai buruh tambang batu andesit di Desa Rengasjajar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor. Sampel pada penelitian ini sebanyak 75 sebagian penduduk dari populasi 1.500 penduduk. Metode pengambilan sampel menggunakan metode deskriptif kuantitatif komparatif pengambilan sampel sumber data dilakukan secara random sampel. Analisis data menggunakan metode analisis deskripsi berdasarkan hasil data kuesioner. Hasil penelitian diketahui bahwa pendapatan ekonomi masyarakat Desa Rengasjajar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor sebelum adanya pertambangan pendapatan tertinggi yang dimiliki yaitu sebesar Rp 3.100.000 – Rp 4.000.000 sebanyak 9 jiwa dengan persentase 12%. Sementara itu, pendapatan terendah yang dimiliki yaitu sebesar Rp ≤ Rp 1.000.000 sebanyak 1 jiwa dengan persentase 1,3%. Sesudah adanya pertambangan pendapatan tertinggi yang dimiliki yaitu ≥ 6.100.000 sebanyak 7 jiwa dengan persentase 9,3%. Sementara itu, pendapatan terendah yang dimiliki yaitu sebesar Rp 3.000.000 sebanyak 19 jiwa dengan persentase 25,3%. Hal ini menunjukkan bahwa dampak yang ditimbulkan dari adanya pertambangan batuan andesit di desa yaitu terjadinya perubahan pada mata pencaharian masyarakat Desa Rengasjajar dari sektor pertanian ke sektor pertambangan dan pengangguran usia produktif di Desa Rengasjajar dapat bekerja di sektor pertambangan. Pertambangan juga menjadi peluang usaha bagi masyarakat di Desa. Terjadinya mobilitas pada masyarakat Desa Rengasjajar dalam bidang pekerjaannya yang menyebabkan terjadinya peningkatan pendapatan dan merubah taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15681/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1601095006_MELANITA%20NATASYA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Penerapan Penilaian Autentik Serta Teknik Dan Instrumen Penilaian Autentik Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMA&MA Negeri se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15680/

Penerapan Penilaian Autentik Serta Teknik Dan Instrumen Penilaian Autentik Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMA&MA Negeri se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur

Pamir, Pamir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran geografi sesuai standar penilaian di SMA&MA Negeri se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. (2).Teknik dan instrumen penilaian autentik dalam pembelajaran geografi sesuai standar penilaian serta kendala guru ketika menerapkan teknik dan instrumen penilaian autentik dalam pembelajaran geografi di SMA&MA Negeri se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini termasuk penelitian populasi adapun subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru geografi SMA&MA Negeri se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah angket, wawancara, dan analisis dokumentasi. teknik analisis data yang digunakan adalah statistik-deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Guru geografi di SMA&MA Negeri se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur 98% temasuk kedalam kategori sangat baik, kemudian untuk kategori setiap aspek seperti aspek perencanaan, aspek pelaksanaan, analisis dan pelaporan, serta teknik dan instrumen pengetahuan masuk kedalam kategori sangat baik. Sedangkan pada aspek teknik dan instrumen penilaian sikap masuk kedalam kategori kurang. Pada aspek teknik dan instrumen penilaian keterampilanmasuk kedalam kategori baik. (2) Teknik dan instrumen penilaian autentik pada penilaian keterampilan dan pengetahuan guru sudah menerapkannya dengan baik menggunakan teknik dan instrumen bervariasi, sedangkan untuk aspek teknik dan instrumen penilaian sikap guru belum menerapkan teknik penilaian yang bervariasi dan mengacu pada standar penilaian, kendala guru geografi di SMA&MA Negeri se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur dalam menerapkan penilaian autentik dalam pembelajarannya adalah jumlah siswa terlalu banyak tidak bisa mengawasi satu persatu, banyak variabel yang harus dibuat di setiap instrumen penilaian, terkendala dengan waktu dan terbentur dengan penilaian tugas lain serta pemilihan teknik yang pas untuk menilai keterampilan siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15680/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095045_PAMIR.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Prediksi Kebutuhan Air Bersih Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Provinsi Jawa Timur Pada Tahun 2029.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15679/

Prediksi Kebutuhan Air Bersih Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Provinsi Jawa Timur Pada Tahun 2029.

Setiawan, Rahmad Nur

Penelitian ini bertujuan Untuk memprediksi volume rata-rata kebutuhan Air bersih perorang perhari Penduduk Desa Pinggir Papas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Provinsi Jawa Timur pada tahun 2029. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan tujuan deskriptif. Pengumpulan data dengan teknik wawancara yang dipandu dengan kusioner dengan tujuan berupa analisis Deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian Kepala Keluarga di Desa Pinggirpapas. Penentuan banyaknya sampel menggunakan rumus Taro Yamane. Penentuan sampel dilakukan dengan Metode Proposional Random Sampling. Hasil penelitian menyimpulkan rata–rata kebutuhan air bersih perorang perhari musim Hujan tahun 2018 sebesar 52,68 liter perhari. Adapun rata-rata kebutuhan air bersih per-Kepala Keluarga pada musim hujan tahun 2018 sebesar 209,87 liter
per-Kepala Keluarga perhari. Dan rata–rata kebutuhan air bersih perorang perhari musim Kemarau tahun 2018 sebesar 43,99 liter perhari. sedangkan rata-rata kebutuhan air bersih per-Kepala Keluarga pada musim kemarau tahun 2018 sebesar 172,84 liter per-Kepala Keluarga perhari. Pemenuhan air bersih pada musim hujan bersumber dari PDAM dan air hujan yang di tampung oleh penduduk ke dalam bakbak untuk digunakan sehari-hari. Sedangkan pemenuhan air bersih pada musim kemarau hanya bersumber dari PDAM. Prediksi besarnya volume kebutuhan air bersih untuk seluruh penduduk pada musim hujan Desa Pinggirpapas tahun 2029 sebesar 362.754,5 liter perhari. Sedangkan Prediksi besarnya kebutuhan air bersih seluruh penduduk pada musim kemarau tahun 2029 sebesar 302.915,1 liter per hari. Apabila kekurangan pasokan air pada musim hujan tahun 2029, jenis penggunaan air yang diutamakan untuk memasak sebesar 14.510,18 liter (4%), minum sebesar 14.510,18 liter (4%), buang air sebesar 43.530,54 liter (12%), mencuci alat dapur 32.647,905 liter (9%). Sedangkan pada musim kemarau tahun 2029 jika kekurangan pasokan air bersih, jenis penggunaan air yang diutamakan untuk, minum sebesar 18.174,906 liter (6%), memasak sebesar 12.116,604 liter (4%), buang air sebesar 39.378,963 liter (13%), mencuci alat dapur 24.233,208 liter (8%).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15679/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095042_RAHMAD%20NUR%20SETIAWAN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir (Studi Kasus di Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15678/

Analisis Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir (Studi Kasus di Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung)

Ahmar, Zahrah Failami

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya-upaya kesiapsiagaan dan tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penduduk yang tinggal di daerah rawan bencana banjir di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir di Kelurahan Andir berdasarkan peta wilayah banjir oleh BPBD Kabupaten Bandung. Teknik analisis data ini menggunakan Instrumen kesiapsiagaan masyarakat yang telah dikembangkan oleh LIPI, yaitu alat ukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Kelurahan Andir termasuk dalam kategori rendah dengan indeks kesiapsiagaan yaitu 56,71. Nilai tertinggi yang diperoleh adalah parameter pengetahuan, akan tetapi tingginya pengetahuan tidak dimplementasikan dengan tindakan masyarakat. Persebaran tingkat kesiapsiagaan di Kelurahan Andir yaitu RW 06 dengan kategori rendah, dengan nilai 54,66, RW 07 dengan kategori rendah dengan nilai 55,32, RW 09 dengan kategori sedang dengan nilai 60,47 dan RW 13 dengan kategori rendah dengan nilai 52.61. Upaya masyarakat Kelurahan Andir dalam meningkatkan kesiapsiagaan yang telah dilakukan seperti menyiapkan peralatan untuk kondisi darurat, Menyiapkan kebutuhan pokok keluarga, menyiapkan tempat untuk mengungsi, dan memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15678/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095038_ZAHRAH%20FAILAMI%20AHMAR.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kesesuaian Kualitas Air Tanah Berdasarkan Standar Air Bersih Untuk Higiene Sanitasi (Studi Kualitas Air Tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15677/

Kesesuaian Kualitas Air Tanah Berdasarkan Standar Air Bersih Untuk Higiene Sanitasi (Studi Kualitas Air Tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat)

Wulandari, Yanti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di wilayah Kelurahan Kebon Kosong. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui sesuai atau tidak sesuainya kualitas air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat untuk keperluan higiene sanitasi berdasarkan standar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 23 tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan populasi seluruh air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Pengambilan sampel menggunakan teknik area sampling berdasarkan kepadatan permukiman. Dengan metode analisis deskriptif berdasarkan uji laboratorium kualitas air. Hasil penelitian diketahui bahwa air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat menurut kualitas air fisika di wilayah permukiman padat berbau, di wilayah permukiman sangat padat dan wilayah permukiman dengan kepadatan sedang tidak berbau, jumlah zat terlarut (TDS) berkisar antara 487 – 2304 mg/l, kekeruhan berkisar 0,1 – 1,2 mg/l, tidak berasa, warna <0,38 – 2,85 TCU, suhu berkisar 23,5 – 23,60C. Adapun kualitas kimia air tanah yaitu konsentrasi unsur arsen berkisar antara <0,001 – 0,2 mg/l, besi berkisar <0,048 – 0,092 mg/l, deterjen 0,0 – 0,026 mg/l, flourida 0,677 – 1,178 mg/l, kadmium sebesar <2,18 x 10-4 mg/l, kesadahan berkisar 201 – 263 mg/l, mangan berkisar 0,046 – 0,65 mg/l, nitrat sebagai N 0,23 – 4,50 mg/l, nitrit sebagai N 0,0039 – 0,0075 mg/l, pH berkisar 6,99 – 7,40, air raksa <3,13 x 10-4, selenium <2,67 x 10-4 - 3,0 x 10-4 mg/l, seng <0,048 mg/l, sianida <0,007 mg/l, sulfat berkisar 54,61 – 92,90 mg/l, timbal<3,57 x 10-3, zat organik berkisar 2,9 – 11,42 mg/l. Sedangkan kualitas biologi air tanah yaitu kandungan E.Colli berkisar antara 22 – 27 APM/100 ml, dan kandungan total coliform berkisar 350 - >1.600 APM/100 ml. Penelitian ini membuktikan bahwa seluruh air tanah di wilayah Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat tidak sesuai untuk air bersih keperluan higiene sanitasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.32 tahun 2017. Kesimpulan dari hasil uji laboratorium bahwa air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat sudah tercemar oleh unsur kimia dan unsur biologi yang terdapat dalam air tanah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15677/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095037_YANTI%20WULANDARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pendapatan Nasabah Bank Sampah Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ( Studi Kasus Bank Sampah Berlin 09, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren Tangerang, Banten).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15676/

Pengaruh Pendapatan Nasabah Bank Sampah Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ( Studi Kasus Bank Sampah Berlin 09, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren Tangerang, Banten).

Maharani, Tya Putri

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kegiatan bank sampah dalam pengelolaan sampah yang berasaskan ekonomi serta mengalisis pengaruh pendapatan nasabah bank sampah terhadap Pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen lapangan dengan teknik yang dipandu dengan kusioner dengan tujuan berupa analisis Deskriptif. Penentuan tempat penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Nasabah bank sampah Berlin 09. Sampel dalam penelitian ini adalah sample jenuh. Dari hasil penelitian yang diberikan tindakan pengelolaan yang diperoleh rentang nilai antara 77 sampai 103 dengan jumlah sampel 61 responden mean 134,5 dengan kategori baik dan simpangan baku 10,22. disimpulkan bahwa tingkat pendapatan hasil pengelolaan responden yang diberikan informasi dan tindakan. Ada pengaruh sangat tinggi yaitu sebesar 26,23 % dengan pendapatan. berpendapatan Tinggi sebesar 8,20%, berpendapatan sedang sebesar 11,48%, berpendapatan rendah sebesar 14,75% dan berpendapatan sangat rendah sebesar 39,34%. Sedangkan pengelolaan sampah yang tidak diberikan tindakan diperoleh rentang nilai antara 34 sampai 63 dengan jumlah sampel 61 responden dengan mean 61,62 dengan kategori cukup dan simpangan baku 9,3. bahwa tingkat pendapatan hasil pengelolaan sampah responden yang diberikan informasi berependapatan sangat rendah yaitu sebesar < Rp. 200.00-/Tahun jika itupun ada yang menyetor ke bank sampah. Adapun Hasil yang didapat dalam penelitian ini , uji t test variabel Pengelolaan sampah dengan Pendapatan Nasabah Rumah tangga yaitu Rhitung = 2,01 > Ttabel = 0,67655 maka dapat disimpulkan terdapat penaruh pengelolaan sampah dengan pendapatan nasabah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15676/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095036_TYA%20PUTRI%20MAHARANI.pdf

Unduh!