Categories
Repo

Kualitas Air Tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15675/

Kualitas Air Tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.

Amaliah, Sri Rizkiyatul

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Selain itu, untuk mengetahui belum atau sudah tercemarnya air tanah di Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang menurut standar persyaratan kualitas air bersih Permenkes No.416/Menkes/ Per/IX/1990. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang didasarkan pada analisis laboratorium kualitas air. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan area sampling. Jenis sampel dalam penelitian ini merupakan grab sample. Berdasarkan radius wilayah dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin diketahui bahwa kualitas air tanah di Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang menurut kualitas fisika yaitu kandungan jumlah zat padat terlarut (TDS) berkisar antara 2122-3350 mg/ℓ. Adapun kualitas kimia yaitu kesadahan berkisar antara 615,0-580,0 mg/ℓ, klorida berkisar antara 628,52- 900,71 mg/ℓ, mangan berkisar antara 0,145-3,76 mg/ℓ. Air tanah di Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang di wilayah radius lebih 100 meter dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin ke arah utara sudah tercemar menurut standar kualitas air bersih golongan B. Hal ini dibuktikan pada air tanah di wilayah radius lebih 100 meter dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin ke arah utara yaitu jumlah zat padat terlarut sebesar 3350 mg/ℓ, kesadahan sebesar 615,0 mg/ℓ, klorida sebesar 900,71 mg/ℓ dan mangan air tanah 3,76 mg/ℓ tidak sesuai dengan standar kualitas air bersih golongan B. Air tanah di wilayah radius lebih dari 100 meter dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin ke arah utara tercemar menurut standar kualitas air bersih golongan B. Adapun air tanah di wilayah radius 0 sampai 50 meter dari timbunan sampah TPA Desa Jatiwaringin ke arah utara belum ada parameter kualitas air yang melampaui standar kualitas air golongan B. Kesimpulannya bahwa wilayah radius 0 sampai 50 meter dari timbunan sampah Desa Jatiwaringin ke arah utara belum tercemar menurut standar kualitas air bersih golongan B.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15675/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095035_SRI%20RIZKIYATUL%20AMALIAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Pendapatan Nelayan Pasca Reklamasi (Studi Komparasi Pendapatan Nelayan di Kampung Nelayan Kelurahan Pluit Sebelum dan Sesudah Reklamasi Teluk Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15674/

Kajian Pendapatan Nelayan
Pasca Reklamasi (Studi Komparasi Pendapatan Nelayan di Kampung Nelayan Kelurahan Pluit Sebelum dan Sesudah Reklamasi Teluk Jakarta

Ilhami, Nida Cahya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pendapatan nelayan sebelum dan sesudah adanya reklamasi Teluk Jakarta di Kampung Nelayan Kelurahan Pluit. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan tujuan deskriptif. Penentuan wilayah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Nelayan Kelurahan Pluit. Banyaknya populasi 108 KK. Pengambilan sampel ditentukan menggunakan teknik Cluster Sampling (Area Sampling). Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara yang dipandu dengan daftar pertanyaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada perbedaan pendapatan nelayan sebelum dan sesudah reklamasi. Perbedaan pendapatan nelayan sebelum dan sesudah reklamasi hanya terdapat pada segi pendapatan bersih perbulan nelayan yang dimana terjadi perubahan pendapatan yang sangat signifikan. Hal ini dibuktikan dengan uji t-tes yang menunjukkan bahwa Thitung > Ttabel (21.324 > 2,040). Rata – rata pendapatan bersih perhari nelayan sebelum reklamasi di Kelurahan Pluit sebesar ± Rp. 2.000.000, dan pendapatan bersih perhari nelayan setelah reklamasi di Kelurahan Pluit sebesar ± Rp. 500.000. Dengan selisih pendapatan perbulan sebesar ± Rp 25.000.000. Hal ini menunjukan bahwa pendapatan bersih nelayan lebih rendah sesudah reklamasi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15674/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095026_NIDA%20CAHYA%20ILHAMI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Lahan Kritis di Kecamatan Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat Tahun 2019.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15673/

Kajian Lahan Kritis di Kecamatan Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat Tahun 2019.

Khanza, Nadya Aufa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat lahan kritis dan membuat peta sebaran lahan kritis di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat Tahun 2019 Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian lahan di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat yang diambil berdasarkan kemiringan lereng, penggunaan lahan, dan jenis tanah yang dinyatakan dalam satuan lahan. Penetapan sampling menggunakan area sampling berdasarkan, satuan lahan. Analisis data menggunakan BPDAS PS No.: P. 4/V-Set/2013 yaitu memberi skor pada setiap parameter penentu lahan sehingga diperoleh klasifikasi dan bobot untuk dijumlahkan melui kriteria lahan kritis di kawasan tertentu kemudian di semua parameter ditotal untuk mendapatkan tingkat lahan kritis di tempat penelitian. Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar lahan di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat mempunyai kondisi kritis sampai dengan sangat kritis, yaitu meliputi Desa Mekarsari bagian Barat, Desa Margajaya, Desa Cimareme, dan Desa Gadobangkong bagian utara. Terdapat juga lahan agak kritis yaitu meliputi wilayah Desa Cimanggu, Desa Cilame bagian Barat, Desa Tanimulya dan Desa Pakuhaji bagian Barat. Selain itu, lahan yang mempunyai klasifikai potensial kritis meliputi Desa Cmanggu bagian Utara, Desa Bojongkoneng bagian Utara, dan Desa Ngamprah bagian Barat. Namun terdapat lahan yang tidak kritis meliputi wilayah Desa Sukatani dan Desa Bojongkoneng.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15673/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095023_NADYA%20AUFA%20KHANZA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Study of Physical Condition of Residential Houses in the Village of Pinggirpapas, Kalianget District, Sumenep Regency, Madura, East Java Province.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15672/

Study of Physical Condition of Residential Houses in the Village of Pinggirpapas, Kalianget District, Sumenep Regency, Madura, East Java Province.

Sadewo, Muhammad Aji

This study aims to determine the physical condition of residential homes
in the village of Pinggirpapas, Kalianget District, Sumenep Madura, East Java
Province. This research is a descriptive study that describes the physical condition
of the population in accordance with the number of households. The number of
samples in this study obtained a sample of 94 samples (Head of the Family) of 5.6%
of the total population. Determination of the sample is done by Proposional Random
Sampling Method.
The results showed that most of the flooring materials used (66%) of
residents’ houses used ceramics. Most of the residents’ house wall materials
(76.6%) use limestone walls. (93.6%) wood is used as material for house horses,
(66.0%) the house of the resident of Pinggirpapas Village uses plywood for the
ceiling, the roofing material used (90.4%) of the houses is clay tile. All (100%) of
residents in the village of Pinggirpapas use wood as material for doors, windows
and frames. The availability of ventilation of most houses (89.4%) has ventilation
more than 10% of the floor area.
Most of the high-rise building area (83.0%) is between 21-36 m ^ 2,
while the area of most of the housing area (61.7%) is <10 m ^ 2. (43.6%) houses have 2 bedrooms and (45.7%) houses have clean room conditions with somewhat clean condition. All residents in the village of Pinggirpapas have kitchen facilities in their homes and most (51.1%) conditions of kitchen cleanliness are clean. Most of the MCK facilities (77.7%) houses have MCKs inside the house. Most (91.5%) of residential houses have electricity facilities with more than 450 watts of power. While the majority of clean water sources (97.9%) use PDAMs. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15672/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095020_MUHAMAD%20AJI%20SADEWO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Studi Tingkat Kerawanan Erosi di DAS Cileungsi Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15671/

Studi Tingkat Kerawanan Erosi di DAS Cileungsi Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat

Rizkia, Dela

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran tingkat kerawanan erosi DAS Cileungsi di Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat menggunakan Metode USLE. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan DAS Cileungsi di Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor. Sampel pada penelitian ini adalah lahan di wilayah DAS Cileungsi yang ada pada Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor yang diambil berdasarkan data kemiringan lereng, penggunaan lahan, dan jenis tanah. Penetapan lokasi sampling menggunakan area sampling dan purposive sampling sedangkan analisa hasil data menggunakan metode USLE (Universal Loss Soil Equation) yaitu memberi skor pada setiap parameter lahan sehingga diperoleh klasifikasi tingkat kerawanan erosi berdasarkan perhitungan menggunakan metode USLE. Hasil penelitian diketahui bahwa lahan di Wilayah DAS Cileungsi Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat mempunyai 2 klasifikasi tingkat kerawanan erosi yaitu tidak rawan pada satuan lahan SL 1 meliputi wilayah Dusun I Desa Leuwikaret bagian Utara dengan luas wilayah 8%, satuan lahan SL 2 meliputi wilayah Dusun I Desa Lulut bagian Utara dengan luas wilayah 21%, satuan lahan SL 3 meliputi wilayah Dusun I Desa Klapanunggal bagian Utara dan Dusun I Desa Kembangkuning bagian Selatan dengan luas wilayah 5%, satuan lahan SL 4 meliputi wilayah Dusun II Desa Nambo bagian Timur dengan luas wilayah 27%, satuan lahan SL 5 meliputi wilayah Dusun IV Desa Nambo bagian Utara dengan luas wilayah 16%. Sedangkan satuan lahan yang memiliki tingkat kerawanan erosi rawan yaitu satuan lahan SL 6 di wilayah Dusun I Desa Ligarmukti bagian Selatan dengan luas wilayah 19% dan satuan lahan SL 7 dengan luas wilayah 4% di wilayah Desa Ligarmukti daerah bukit sampai pegunungan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15671/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095006_DELA%20RIZKIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Promosi, Lokasi, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Tabungan Ib Hasanah Pada Bank BNI Syariah Kc. Kebun Jeruk

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15669/

Pengaruh Promosi, Lokasi, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Tabungan Ib Hasanah Pada Bank BNI Syariah Kc. Kebun Jeruk

Fajrin, Annisya

Peneliti Melakukan Penelitian Tentang Pengaruh Promosi, Lokasi, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Tabungan IB Hasanah. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Kuantitatif. Data Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Data Primer Dan Sekunder Dengan Teknik Pengumpulan Data Melalui Penyebaran Kuesioner. Subjek Penelitian Ini Adalah Bank Bni Syariah Kc. Kebun Jeruk. Populasi Nasabah Bank Bni Syariah Kc. Kebun Jeruk , Pengambilan Sampel Sebanyak 100 Responden Dengan Menggunakan Rumus Slovin Dan Diperkuat Dengan Teori. Teknik Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Teknik Probability Sampling Dengan Menggunakan Ca Simple Random Sampling. Metode Analisis Data Yang Digunakan Adalah Regresi Linier Berganda Dengan Menggunakan Alat Olah Data Spss Versi 19.0. Variabel Independen Dalam Penelitian Ini Adalah Promosi (X1), Lokasi (X2), Dan Kualitas Pelayanan (X3), Dan Variabel Dependen Adalah Keputusan Nasabah (Y). Dari Analisis Dengan Tingkat Signifikansi 5% Menunjukkan Bahwa Promosi Sebesar 0,000, Lokasi Sebesar 0,004 Dan Kualitas Pelayanan Sebesar 0,000 Berpengaruh Secara Parsial. Secara Simultan Dengan Signifikansi Sebesar 0,000. Dalam Penelitian Ini Variabel Independen Dapat Menjelaskan Variabel Dependen Sebesar 61,9%, Sedangkan 38,1% Dijelaskan Oleh Faktor Lain Yang Tidak Dijelaskan Dalam Penelitian Ini.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15669/1/FAI_%20PERBANKAN%20SYARIAH%20_%201407025027_%20ANNISYA%20FAJRIN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Latar Belakang Pendidikan, Pelatihan, Dan Motivasi Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank BNI Syariah Kantor Cabang Bumi Serpong Damai

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15668/

Pengaruh Latar Belakang Pendidikan, Pelatihan, Dan Motivasi Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank BNI Syariah Kantor Cabang Bumi Serpong Damai

Nurrahmah, Annisa Lutfia

Penulis Melakukan Penelitian Tentang Pengaruh Latar Belakang Pendidikan, Pelatihan, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank BNI Syariah Kantor Cabang Bumi Serpong Damai. Jumlah Populasi Dalam Penelitian Ini Adalah 75 Karyawan Bank BNI Syariah Kantor Cabang Bumi Serpong Damai Dengan Menggunakan Metode Sampel Jenuh. Penelitian Ini Menggunakan Metode Kuantitatif Dengan Teknik Pengumpulan Data Melalui Penyebaran Kuesioner. Tekhnik Analisis Data Yang Peneliti Gunakan Adalah Regresi Linier Berganda Dengan Menggunakan SPSS Versi 23.0. Hasil Dari Penelitian Ini Menunjukkan Bahwasanya Latar Belakang Pendidikan, Pelatihan, Dan Motivasi Secara Parsial Berpengaruh Signifikan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank BNI Syariah Kantor Cabang Bumi Serpong Damai. Sementara Itu, Hasil Uji Secara Simultan Menunjukkan Bahwa Latar Belakang Pendidikan, Pelatihan, Dan Motivasi Secara Simultan Berpengaruh Signifikan Terhadap Kinerja Karyawan Bank BNI Syariah KC Bumi Serpong Damai.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15668/1/FAI_%20PERBANKAN%20SYARIAH%20_%201407025025%20_%20ANNISA%20LUTFIA%20NURRAHMAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Pola Konsumsi Gluten dan Kasein, Kepatuhan Diet Gluten Free Casein Free (GFCF) terhadap Perilaku Autis di Rumah Autis Bekasi Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15667/

Hubungan Antara Pola Konsumsi Gluten dan Kasein, Kepatuhan Diet Gluten Free Casein Free (GFCF) terhadap Perilaku Autis di Rumah Autis Bekasi Tahun 2017

Faridi, Ahmad

Prevalensi anak autis semakin meningkat, sekitar tahun 2013 diperkirakan penyandang autis di dunia mencapai 1 per 160 anak atau berkisar 0,3%. Penyandang autis di Indonesia pada tahun 2015 diperkirakan terdapat mencapai 134.000. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola konsumsi gluten dan kasein, kepatuhan diet Gluten Free Casein Free (GFCF) terhadap perilaku autis di Rumah Autis Bekasi tahun 2017. Sampel penelitian adalah penyandang autis di Rumah Autis Bekasi sebanyak 25 orang. Responden dari penelitian ini yaitu orangtua dari penyandang autis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metoda penelitian survei dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Pengumpulan data untuk melihat pola konsumsi gluten dan kasein serta kepatuhan diet GFCF menggunakan FFQ. Pengumpulan data perilaku autis menggunakan kuesioner CARS2-ST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76% anak autis berjenis kelamin laki-laki, 88% terdiagnosis autis saat berumur <3 tahun, dan 68% anak sulung. Tingkat pendidikan ayah dan ibu masing-masing sebesar 92% dan 88% kategori tinggi, 100% ayah bekerja, 60% ibu bekerja bekerja, dan 68% pendapatan orang tua dalam kategori tinggi. Pola konsumsi gluten sebesar yaitu 52% jarang dan 48% sering, pola konsumsi kasein sebesar yaitu 56% jarang dan 44% sering, serta 88% tidak patuh diet GFCF. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan (P-value <0.05) antara pola konsumsi gluten dan kepatuhan diet GFCF terhadap perilaku autis. Tidak ada hubungan yang bermakna (P-value >0.05) antara pola konsumsi kasein dengan perilaku autis.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15667/1/FIKES_GIZI_1305025110_WAHYU%20PERMATA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Jumlah Bagi Hasil, Jumlah Kantor, Dan Biaya Promosi Terhadap Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2011-2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15666/

Pengaruh Jumlah Bagi Hasil, Jumlah Kantor, Dan Biaya Promosi Terhadap Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2011-2017

Eliana, Anita

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah bagi hasil, jumlah kantor, dan biaya promosi terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data triwulan periode 2011-2017. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Data Panel dengan menggunakan program komputer Eviews versi 9.0 dan Microsoft Excel 2013. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial jumlah bagi hasil, jumlah kantor, dan biaya promosi berpengaruh secara signifikan terhadap DPK. Hasil ini dibuktikan dengan nilai signifikan sebesar 0,0000 untuk jumlah bagi hasil, 0,0000 untuk jumlah kantor, dan 0,0000 untuk biaya promosi yaitu dibawah 0,05 dan memiliki arah positif. Sehingga semakin besar jumlah bagi hasil, semakin banyak jaringan kantor dan semakin besar biaya promosi, maka semakin besar pula DPK bank syariah di Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15666/1/FAI_%20Perbankan%20Syariah%20_%201407025024%20_%20ANITA%20ELIANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan antara Faktor Personal, Faktor Makanan, dan Faktor Lingkungan terhadap Daya Terima Makan Siang Asrama pada Siswa MTS Al Hamidiyah, Depok, Jawa Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15665/

Hubungan antara Faktor Personal, Faktor Makanan, dan Faktor Lingkungan terhadap Daya Terima Makan Siang Asrama pada Siswa MTS Al Hamidiyah, Depok, Jawa Barat

Sofyaningsih, Mira

Agar makanan yang disajikan tetap terjaga kualitasnya, maka makanan yang disajikan harus dievaluasi. Salah satu caranya adalah dengan mengevaluasi daya terima makanan. Keberhasilan suatu penyelenggaraan makanan dapat dilihat dari ada tidaknya sisa makanan. Sisa makanan merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan penyelenggaraan makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor personal, faktor makanan, dan faktor lingkungan terhadap daya terima makan siang pada siswa MTS Al Hamidiyah, Depok, Jawa Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa MTS Al Hamidiyah berjumlah 81 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel dengan teknik systematic random sampling, pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil uji statistic menunjukkan, ada hubungan antara jenis kelamin (pvalue 0,00) dan penampilan makanan (pvalue 0,011) dengan daya terima dan tidak hubungan antara rasa makanan (pvalue 0,515), pelayanan makanan (pvalue 0,267), dan kondisi ruang makan (pvalue 1,000) dengan daya terima. Disarankan perlu dilakukan evaluasi terhadap menu yang telah dibuat untuk menilai tingkat kesukaan, meliputi segi penampilan dan rasa makanan, agar daya terima makan siang siswa MTS Al Hamidiyah Depok, Jawa Barat dapat ditingkatkan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15665/1/FIKES_GIZI_1305025095_SILVIANI%20J%20PRISSA.pdf

Unduh!